Mengenal Ciri-ciri Penyakit Asma & Gejalanya

Mengenal Ciri-ciri Penyakit Asma & Gejalanya

Mengenal ciri-ciri penyakit perlu untuk dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam melakukan tindakan medis, sebelum penyakit tersebut semakin kronis. Data menunjukkan bahwa pravelensi di Indonesia mencapai 5 – 7 juta orang yang terserang , dan sekitar 2 juta penderita harus menjalani perawatan yang intensif disebabkan serangan akut yang berisiko tinggi.

Pada umumnya, mereka yang menderita akut disebabkan karena terlambat dalam mendiagnosa, dan kurang tepat dalam penanganan. Itu sebabnya, kita perlu mengetahui ciri-ciri dari penyakit .

Selama ini ada kecenderungan di kalangan masyarakat yang menganggap remeh penyakit , sehingga saat gejala awal muncul, penanganan yang diberikan hanya sekedarnya, tanpa ada upaya untuk melakukan diagnosa, apalagi melakukan penanganan medis secara intens.

Akibatnya, penyakit yang awalnya tidak membahayakan, karena terlambat dalam mendiagnosa dan keliru dalam penanganan, berkembang menjadi penyakit yang akut dan dapat mengancam jiwa seseorang.

Penyakit sendiri merupakan gangguan pada bagian bronkhial yang mengalami penyempitan, sehingga penderita mengalami gangguan pada saluran pernapasan yang membuatnya sulit untuk bernapas.

Mengenal Ciri-ciri Penyakit Asma & Gejalanya

Para penderita asma dengan tanpa diduga dapat kambuh sewaktu-waktu disebabkan oleh berbagai macam faktor. Kondisi tersebut tentunya akan sangat mengganggu aktifitasnya sehari-hari, karena dengan kondisi yang sulit untuk bernapas, membuatnya tidak mungkin mengerjakan sesuatu, bahkan pekerjaan yang ringan sekalipun. Itulah yang menjadi alasan utama, kenapa kita mesti tahu tentang .

Baca juga  Fakta Unik Lubang Hidung Kiri dan Lubang Hidung Kanan

 

1. Ciri-ciri Asma pada Bayi

Mengingat asma dapat menyerang siapapun tanpa memandang usia, maka yang pertama kali harus kita ketahui adalah pada bayi. Kesulitan bernapas yang dialami bayi tidak selamanya merupakan gejala penyakit asma.

Bayi yang mengidap asma biasanya mengalami sesak napas lebih dari empat kali tanpa disertai dengan demam. Bayi tersebut juga alergi terhadap beberapa jenis makanan tertentu seperti susu, telur, bubur instan, serta makanan yang lain, atau alergi terhadap benda-benda tertentu seperti debu, bulu binatang, serbuk sari, serta benda-benda yang lain.

Bayi yang terserang asma pada umumnya disebabkan karena faktor genetik, dan bahaya serangan asma terhadap bayi lebih besar dibandingkan pada orang dewasa. Bahkan menurut WHO, dari tahun ke tahun jumlah bayi yang menderita penyakit asma mengalami peningkatan.

Baca juga  Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Secara Natural tanpa Resep Dokter

2. Ciri-ciri Asma pada Anak-anak

Selain bayi, mereka yang rentan terhadap serangan asma adalah anak-anak. Adapun pada anak biasanya ditandai dengan sesak napas dan batuk pada malam hari atau terjadi secara musiman.

Setelah batuk berulangkali, meski tanpa diobati batuk tersebut sembuh dengan sendirinya. Anak yang terserang asma biasanya akan bernapas dengan cepat untuk mengatasi rasa sesak yang dirasakannya. Selain itu dia akan merasakan sakit pada bagian dada, bahkan tidak jarang muncul semacam memar berwarna kebiru-biruan di sekitar mulut yang diikuti dengan sulit berbicara.

3. Ciri-ciri Asma pada Orang Dewasa

Mengenal Ciri-ciri Penyakit Asma & Gejalanya

Secara umum ciri-ciri asma pada orang dewasa adalah obstruksi saluran pernapasan yaitu kondisi mengencangnya pita-pita otot di sekitar saluran pernapasan yang membuat udara pada saat bernapas tidak dapat bergerak bebas. Karena kurangnya udara yang masuk membuat penderita kesulitan saat bernapas serta mengeluarkan suara seperti bunyi siulan.

Sebagaimana disebutkan di atas, penyakit asma dapat kambuh sewaktu-waktu, sehingga kambuh perlu pula untuk diketahui, agar dapat dilakukan antisipasi sebelum asma yang kambuh tersebut berkembang semakin kronis.

Baca juga  Atasi Susah Nafas, 5 Tips Menjaga Pernafasan Kita Tetap Longgar

Penderita asma yang yang penyakitnya akan kambuh, biasanya akan mengalami batuk berkepanjangan dan terus menerus, apalagi pada malam dan dini hari disaat  cuaca sedang dingin.

Pada saat yang bersamaan, penderita akan mengeluarkan keringat dingin berlebihan, tubuh terasa lemas, tidak nafsu makan, dan tidur juga terasa sulit. Pada fase yang lebih parah, penderita akan merasakan sesak pada bagian dada dan sulit dalam mengatur napas, yang berdampak pada sulitnya untuk berbicara.

4. Ciri-ciri Asma Akut

Sementara untuk akut, ditandai dengan sesak napas yang persisten, bahkan rasa sesak tersebut tetap dirasakan pada saat tubuh dalam posisi berbaring. Posisi bahu penderita biasanya membungkuk dengan otot-otot leher serta perut yang tegang.

Penderita juga mengalami agitasi, bingung, dan tidak mampu berkosentrasi, serta sulit berbicara dengan kalimat yang utuh. Jika kondisi penderita sudah dalam keadaan demikian, langkah terbaik adalah membawanya ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan pertolongan medis.

Itulah yang perlu dikethui, sehingga kita bisa mengantisipasi saat penyakit tersebut datang menyerang. (*)

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

aguskurniawan