Mengenal Jahe Si Rimpang Dengan Banyak Manfaat

Mengenal Jahe Si Rimpang Dengan Banyak Manfaat 1

Mendengar Jahe sudah tidak asing lagi bagi masyarakat, tanaman yang memiliki nama latin (Zingiber officinale) saat ini tengah diburu berbagai kalangan. Kondisi pandemi yang sedang terjadi membuat meningkatnya permintaan jahe yang ada di pasar tradisional ataupun swalayan. Biasanya jahe digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan obat tradisional. 

Tanaman yang dikategorikan rimpang ini dapat tumbuh pada daerah tropis ataupun subtropis dengan ketinggian 0 – 2.000 mdpl. Di Indonesia biasanya jahe tumbuh pada ketinggian 200 – 600 mdpl. Jahe menyukai keadaan tanah yang subur, gembur dan pastinya banyak mengandung humus.

Foto Jahe: Wikipedia
Foto Jahe: Wikipedia

Berdasarkan jenisnya tanaman jahe dapat dibedakan menjadi 3 kategori yaitu jahe merah, jahe gajah dan jahe putih. Ketiga jenis jahe tersebut memiliki beberapa ciri yang berbeda seperti jahe merah yang memiliki rimpang dengan warna merah berukuran lebih kecil dari jahe gajah. Biasanya jahe merah dipanen setelah tua. Kandungan minyak atsirinya sama dengan jahe putih sehingga cocok dijadikan ramuan dalam membuat obat.

Jahe gajah darinamanya jenis jahe ini sudah pasti memiliki ukuran yang besar. Rimpangnya yang berwarna putih kekuningan dan menggembung. Jenis ini biasanya dikonsumsi saat muda ataupun tua. Rasanya kurang pedas dan aroma nya tidak terlalu kuat, biasanya dijadikan olahan ketika memasak sayur, pembuatan permen, minuman.

Berikutnya ada jenis jahe putih kadang orang menyebutnya jahe emprit. Rimpangnya lebih kecil dibanding jahe gajah akan tetapi lebih besar dari jahe merah. Jahe ini biasanya dipanen ketika berumur tua. Memiliki kandungan atsiri yang lumayan banyak mejadikan jahe ini bisa dimanfaatkan sebagai ramuan bahan obat-obatan. Rasanya juga pedas dibanding jahe gajah.

Dalam penelitian disebutkan jika jahe memiliki kandungan zat gizi dan senyawa aktif yang berfungsi sebagai preventif (upaya pencegahan) dan kuratif (upaya pengobatan). Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat pada jahe antara lain karbohidrat, serat, protein, vitamin A C dan B6. Sedangkan beberapa senyawa kimia yang berefek obat bagi kesehatan seperti minyak atsiri dengan kandungan zat aktif zingiberin, shogaol, sineol, fellandren, zingiberol, gingerol.

Manfaat jahe yang dapat kita peroleh antara lain dapat yaitu mengatasi rasa nyeri pada otot, mengurangi mual-mual, membantu menyembuhkan penyakit osteoarthritis, mengurangi rasa sakit pada wanita ketika menstruasi, untuk masuk angin, menambah imun tubuh, melancarkan pencernaan serta menurunkan resiko penyakit berbahaya seperti jantung dan diabetes. Selain itu sebagian orang mengonsumsi jahe untuk tujuan menurunkan berat badan. 

Foto: Wedhang Jahe 
Foto: Wedhang Jahe 

Melihat banyaknya manfaat pada jahe alangkah baiknya mula sekarang kita lebih giat mengonsumsi jahe yang merupakan rempah alami yang memiliki segudang manfaat. Mudahnya kita dapat meracik sendiri olahan dari jahe. Salah satunya kita dapat membuat wedhang jahe hangat dirumah. Bahan yang digunakan tentunya jahe, kayu manis, gula jawa dan air. Jahe dan kayu manis dikupas kulitnya setelah itu dicuci bersih kemudian kita tiriskan. Langkah berikutnya merebus air, jahe dan kayu manis yang sudah digeprek pada panci serta mencampurkan dengan gula jawa dan diaduk sampai rata. Setelah matang jahe siap untuk dinikmati, mudah bukan? Selamat mencoba! 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Dian Anggun W