Mengenal tipe data RxJava


Mengenal tipe data RxJava 1

Halo sobat koding… Balik lagi nih gw, kali ini gw mau bahas tipe-tipe data yang ada di RxJava. Kalian yang pernah menggunakan RxJava pasti kalian familiar dengan Observable. Apa sih Observable itu? Observable adalah sebuah konsep model dimana, kita bisa melakukan stream data secara asynchronous dengan cara yang sederhana dan lebih mudah untuk dibaca. Semua peristiwa itu akan memancarkan nilai dari waktu ke waktu.

Selain Observable ada juga lho tipe-tipe yang lain seperti : Single, Completable, Maybe (RxJava2), Flowable (RxJava2).

Single adalah tipe yang mewakili Observable yang memancarkan nilai tunggal atau kesalahan. Contoh pemakaiannya antara lain permintaan data ke server, dan pengambilan data DataBase.

Completable adalah tipe yang mewakili Observable tapi tidak memancarkan nilai, hanya kejadian di terminal saja yaitu OnComplete(Berhasil) atau OnError(Gagal).

Maybe adalah tipe baru di RxJava2. Tipe ini adalah gabungan dari Completable dan Single. Dengan Maybe kita dapat memiliki beberapa nilai seperti Single atau tidak mengembalikan apa-apa – sama seperti Completable.

Contoh ambil data dari cache, kita belum tentu memiliki nilai di cache, jadi dalam hal ini, kita akan menyelesaikannya, sekarang kita akan mendapatkan onNext nilai dari cache. Ini juga layak untuk menangani nilai non-null dalam streaming dengan RxJava2.

Flowable adalah metode alternatif untuk mengurangi jumlah emisi. Fungsi Flowable  dalam banyak cara yang sama sepert Observable, namun dengan satu perbedaan utama: Flowable hanya mengirim item sebanyak permintaan pengamat. Jika kamu memiliki Observable yang memancarkan lebih banyak item daripada pengamat yang ditugaskannya bisa konsumsi, maka kamu mungkin ingin mempertimbangkan untuk beralih ke Flowable sebagai gantinya.

Kenapa menggunakan Flowable ketika kita bisa menggunakan Flowable ? jawabannya adalah Flowable menghasilkan overhead lebih banyak daripada Observable biasa, sehingga dalam kepentingan membuat aplikasi berkinerja tinggi, anda harus tetap dengan Observable kecuali jika anda menduga bahwa aplikasi anda sedang berjuang dengan backpressure. Backpressure adalah cara menangani situasi di mana data dihasilkan lebih cepat daripada pemrosesannya.

Demikian pembahasan dari saya, semoga artikel ini berguna untuk sobat koding semua, thank you…


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

silverTaurus11

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap