Menghindari dan Mencegah Konten Negatif, KPI Akan Awasi Konten Facebook, Netflix dan Youtube

Menghindari dan Mencegah Konten Negatif, KPI Akan Awasi Konten Facebook, Netflix dan Youtube

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah mulai bergerak dan mengupayakan akan adanya regulasi baru untuk mengawasi konten digital dan media yang akan masuk di dalam stasiun penyiaran indonesia. Beberap media tersebut seperti , dan .

Yuliandre Darwis selaku Komisioner KPI Pusat mengatakan bahwa ini adalah langkah KPI untuk menanggapi penyebaran media baru yang berbau negatif. Dia juga menjelaskan kalau ini adalah program lanjutan dari masa jabatannya yang sebelumnya menjadi Ketua KPI Pusat periode 2016 – .

Baca juga  Review Film : Love and Monster

Menghindari dan Mencegah Konten Negatif, KPI Akan Awasi Konten Facebook, Netflix dan Youtube

Dilansir dari laman Okezone bahwa “Sebenarnya KPI sudah mendesain lama regulasi ini, namun baru diajukan pada periode baru ini (periode – 2022). Definisi broadcasting atau penyiaran inilah yang akan menjadikan KPI melakukan perubahan. Karena sekarang banyak media baru yang sudah seperti televisi”, ujar Yuliandre Darwis.

Baca juga  Pria Asal Jepang Ini Buat USB Unik Dengan Ikan Teri

Selain itu, untuk saat ini juga dia mengatakan jika undang – undang dimasukan kedalam undang – undang penyiaran dan diharapkan DPR bisa merevisinya, serta merevisi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Karena jika media baru juga akan di awasi langsung oleh KPI maka akan lebih terasa adil juga untuk media mainstream lainnya.

Baca juga  Hellbound, Antara Ego dan Kebenaran Atas Penghakiman Tuhan

“Jadi tidak hanya media mainstream saja yang di awasi. Selain itu juga untuk pola – pola edukasi yang lebih baik lagi”, sambungnya.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rendy Ng