Mengintip Enam Perusahaan Vaksin Covid-19 Yang Akan Digunakan Di Indonesia

Mengintip Enam Perusahaan Vaksin Covid-19 Yang Akan Digunakan Di Indonesia

Setahun sudah -19 menyebar ke seluruh dunia. Lebih dari 70 juta orang terpapar dan ratusan ribu orang meninggal karena virus yang bermula dari Wuhan, Tiongkok ini. Saat ini penyebaran virus ini masih terjadi diseluruh dunia, dan belum ada tanda-tanda virus ini akan berhenti. Di beberapa negara yang sempat menunjukan penurunan penularan virus ini kembali menghadapi gelombang penularan ke dua atau bahkan yang ketiga kalinya.

Mengintip Enam Perusahaan Vaksin Covid-19 Yang Akan Digunakan Di Indonesia

Di sisi lain, para ahli dan ilmuwan bekerja keras untuk menciptakan vaksin yang nantinya akan menyelamatkan umat manusia dari ini. Beberapa negara maju bahkan ada yang telah melakukan vaksinasi terhadap warganya.Begitu juga dengan Indonesia yang juga sedang menyiapkan vaksinasi . Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI, Agus Terawan yang ditandatangani 3 Desember 2020 dengan Nomor HK.01.07/ Menkes/9860/2020, setidaknya ada 6 perusahaan baik dalam maupun luar negeri yang nantinya akan menyuplai vaksin -19 di Indonesia. Enam perusahaan tersebut adalah :

Sinovac Biotech Ltd

Sinovac merupakan perusahaan asal Tiongkok yang melakukan pengembangan vaksin untuk berbagai penyakit baik manusia maupun hewan. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2001 di Beijing, Tiongkok. Dalam perjalanannya Sinovac telah mengembangkan dan mengkomersilkan enam vaksin untuk manusia dan satu vaksin untuk hewan. Perusahaan ini juga merupakan pengembang vaksin untuk H1N1 pertama di dunia pada tahun 2009. Sinovac saat ini sedang mengembangkan vaksin baru untuk melawan enterovirus 71 yang menyebabkan penyakit tangan, kaki dan mulut (HFMD) yang parah di antara anak-anak.

Baca juga  Apa Saja Sih Perubahan-Perubahan Yang Kita Rasakan Setelah Adanya Pandemi COVID-19 Ini ?

AstraZeneca

Astra Zeneca merupakan perusahaan farmasi yang berkantor pusat di Cambridge, Inggris, Britania Raya. Perusahaan ini merupakan perusahaan merger antara perusahaan Swedia Astra AB dan perusahaan Britania Raya Zeneca Group PLC. Meskipun berkantor di Britania Raya, pusat penelitian AstraZeneka terletak di Södertälje, Swedia. Perusahaan ini didirikan pada 6 April 1999. AstraZeneca mengembangkan, memproduksi, dan menjual farmasi untuk perawatan pada masalah gastrointestinal, kardiologi dan vascular, neurological dan psikiatri, infeksi, pernapasan, radang. dan onkologi.

Sinopharm

China National Pharmaceutical Group Corp (CNPGC) atau lebih dikenal dengan Sinopharm merupakan perusahaan yang berasal dari Tiongkok. Perusahaan ini merupakan perusahaan penyedia vaksin terbesar ke-6 di dunia. Ia mampu menyediakan vaksin sebesar 80% untuk vaksinasi di Tiongkok . Perusahaan ini didirikan pada tahun 1998, dan berkantor pusat di Beijing, Tiongkok.

Baca juga  Vaksin Covid-19 Telah Tiba, Masyarakat harus Diberi Pemahaman

Moderna, Inc

Moderna merupakan perusahaan bioteknologi yang berfokus pada penemuan obat dan pengembangan obat berdasarkan mRNA. Perusahaan ini menciptakan mRNA sintetis yang dapat disuntikkan ke tubuh pasien untuk membantu pasien membuat terapi sendiri. Moderna didirikan pada tahun 2010, dan berpusat di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada Januari 2010, Pada Januari 2020, Moderna bermitra dengan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular guna mengembangkan vaksin -19.

Pfizer Inc & Biontech

Vaksin selanjutnya merupakan vaksin yang diproduksi oleh perusahaan Amerika Serikat Pfizer Inc dan perusahaan Jerman Biontech. Pfizer Inc merupakan perusahaan Amerika Serikat yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Salah satu cabang perusahaan ini juga berada di Indonesia. Pfizer berdiri pada tahun 1849 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. Kemudian Biontech atau Biopharmaceutical New Technologies adalah perusahaan yang bermarkas di Mainz, Rhineland-Palatinate, Jerman. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2008, dan berfokus pada pengembangan dan produksi  imunoterapi aktif untuk pengobatan penyakit. Perusahaan tersebut mengembangkan kandidat-kandidat farmasi yang berdasarkan pada RNA duta (mRNA) untuk pemakaian imunoterapi kanker, vaksin melawan penyakit menular dan terapi penggantian protein untuk penyakit langka, dan juga membuat terapi sel, antibodi novel dan imunomodulator molekul kecil sebagai pilihan pengobatan untuk kanker.

Baca juga  Pilkada Serentak di Tengah Pandemi, Bagaimana Pendapatmu?

Bio Farma

Penyedia vaksin -19 yang terakhir adalah perusahaan nasional dibawah BUMN, Bio Farma. Perusahaan ini didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tanggal 6 Agustus 1890. Pada mulanya perusahaan ini  Parc Vaccinogene. Sempat berulang kali berganti nama, kemudian pada tahun 1997 nama perusahaan menjadi PT. Bio Farma (Persero), perusahaan di bawah BUMN.

Mengintip Enam Perusahaan Vaksin Covid-19 Yang Akan Digunakan Di Indonesia

Tidak lama lagi, di Indonesia pun akan diadakan vaksinasi -19. Kabar terakhir seluruh warga Indonesia akan menperoleh vaksin ini secara gratis. Harapan besar tentunya agar vaksin-vaksin ini menjadi pemutus mata rantai penularan -19 yang selama setahun ini menghantui seluruh penduduk dunia. Dengan pemutusan mata rantai tersebut tentunya diharapkan agar perekonomian yang terdampak parah pada tahun ini akan segera kembali bangkit.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Elang

   

Semenjak lama suka menulis, kemudian mencoba untuk menuangkannya melalui media sosial atau blog. Sekarang sedang merawat blog di http://tanimillenial.com