Menilik Pulau Kemaro, destinasi Kota Palembang yang melegenda


Menilik Pulau Kemaro, destinasi Kota Palembang yang melegenda 1

Kota Palembang merupakan kota yang identik dengan Jembatan Ampera, namun apabila sobat brisik menelusuri kota ini lebih dalam lagi maka kita akan menemui salah satu destinasi wisata yang cukup melegenda di masyarakat yakni Pulau Kemaro.

Pulau Kemaro itu sendiri merupakan pulau yang berada di tengah Sungai Musi dengan luas sekitar 32 hektare, berlokasi sekitar 6 kilometer dari Jembatan Ampera dan sekitar 40 kilometer dari Kota Palembang. Untuk pergi ke pulau tersebut kita perlu menyewa sebuah perahu yang dikenal dengan sebutan ketek atau dapat pula menyewa speedboat. Kisaran harga penyewaan ini bervariasi antara 150 ribu-200 ribu untuk ketek dan 300 ribu-350 ribu untuk speedboat. Harga tersebut sudah termasuk akomodasi pulang-pergi. Waktu yang ditempuh sekitar 30 menit hingga 45 menit. Penyewaan ketek dan speedboat ini tersebar di berbagai dermaga. Dermaga yang cukup besar dan ramai terletak di depan restoran riverside.

Sesampainya di sana, sobat brisik akan disambut dengan kemegahan Klenteng Kuan Im dan pagoda berlantai 9. Terdapat pula makam Tan Bun An dan Siti Fatimah yang terletak di depan klenteng. Keduanya merupakan sosok utama dalam legenda Pulau Kemaro. Tak perlu khawatir untuk biaya masuk, karena wisata Pulau Kemaro ini gratis.

Adapun legenda Pulau Kemaro yang menarik untuk dibahas. Diceritakan ada seorang putri raja bernama Siti Fatimah yang dipersunting oleh saudagar Tionghoa bernama Tan Bun An. Suatu ketika Siti Fatimah diajak ke daratan Tiongkok untuk bertemu dengan orang tua Tan Bun An. Setelah beberapa waktu, mereka berdua pulang dan dihadiahi 7 buah guci. Sesampai di perairan Sungai Musi dekat Pulau Kemaro, Tan Bun An ingin melihat hadiah yang diberikan, namun alangkah terkejutnya ia karena guci-guci tersebut hanyalah berisi sawi asin. Tanpa berpikir panjang ia pun membuang guci-guci tersebut ke sungai tetapi guci yang terakhir terjatuh dan pecah di atas dek kapal. Ternyata, ada hadiah yang tersimpan di antara sawi asin tersebut. Akhirnya Tan Bun An pun melompat ke sungai untuk mencari hadiah di dalam guci tersebut dibantu dengan dua pengawalnya. Melihat ketiganya tidak muncul ke permukaan, Siti Fatimah pun ikut melompat ke dalam sungai dan pada akhirnya ketiganya tidak pernah muncul kembali ke permukaan. Masyarakat sering berkunjung ke tempat ini untuk mengenang ketiga orang tersebut.

Menilik Pulau Kemaro, destinasi Kota Palembang yang melegenda 3

Jika mengunjungi Pulau Kemaro rasanya kurang lengkap apabila kita tidak mengabadikan momen lewat foto. Sobat brisik tak perlu khawatir karena banyak sekali orang yang menawarkan jasa foto di pelataran pagoda. Tak hanya jasa foto, kita pun akan diberikan arahan gaya dan spot foto yang bagus sehingga kita hanya tinggal berpose. Setelah berfoto, kita bisa mencetaknya dalam ukuran kartu pos ataupun ukuran besar. Jasa foto ini dibandrol dengan harga 20 ribu hingga 40 ribu.

Puas berfoto dan berkeliling Pulau Kemaro, cobalah untuk bersantai di halaman dekat klenteng ditemani dengan es kelapa muda yang segar dan seporsi pempek. Setelah mengisi tenaga, sobat brisik bisa melihat-lihat souvenir yang ditawarkan di sepanjang jalan keluar Pulau Kemaro. Tak perlu takut harga yang mahal, penjual disini sangat ramah sehingga pembeli boleh menawar harga hingga merasa cocok. Sobat brisik dapat kembali ke dermaga dengan ketek ataupun speedboat yang sudah disewa saat awal.

Biasanya saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Pulau Kemaro ramai dikunjungi masyarakat dengan membawa bunga. Tak hanya itu, Pulau Kemaro akan diisi acara-acara besar seperti pertunjukan barongsai yang dihadiri beberapa petinggi wilayah.

Apabila ingin singgah beristirahat, ada penginapan bernama Capital O 2064 Kartika Sriwijaya Hotel yang berjarak 602 meter dari dermaga riverside. Harganya pun cukup terjangkau antara 180 ribu hingga 200 ribu.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sylvianidya

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap