Meningkatkan Imunitas di Masa Pandemi Dengan Menjaga Pola Tidur

Meningkatkan Imunitas di Masa Pandemi Dengan Menjaga Pola Tidur 1

Pandemi COVID-19 telah melanda dunia selama setahun, merenggut banyak nyawa. Pandemi ini menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga manusia dituntut memiliki daya tahan tubuh yang baik. Banyak hal yang bisa dilakukan agar daya tahan tubuh pada manusia meningkat, misalnya seperti berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, mengatur pikiran dengan baik, dan menjaga pola tidur. Pemerintah telah memberikan upayanya kepada masyarakat dalam meningkatkan sistem kekebalan dan selalu mengedepankan protokol kesehatan. Oleh karena itu, setiap warga negara harus memiliki kesadaran akan kesehatan.   

Tidur merupakan salah satu aktivitas manusia dalam mengistirahatkan tubuhnya. Ini bisa dilakukan ketika manusia sudah selesai bekerja keras atau sedang lelah. Tidur memiliki manfaat dalam sebuah kehidupan, ada yang mengatakan untuk bertahan hidup, mengembalikan energi tubuh atau memulihkan energi, dan memperbaiki sel yang rusak. Ada banyak sekali manfaat tidur, tapi tidur manakah yang dikatakan bermanfaat? Tentunya tidur sesuai pola tidur yang baik.

Pola tidur tentunya memiliki banyak variasi berdasarkan faktor usia, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Pola tidur yang dilakukan oleh setiap orang yaitu pola dalam beberapa jam dan dilakukan dalam waktu tertentu. Kebutuhan tidur pada diri manusia sudah ditentukan menurut usianya. Misalnya, orang dewasa harus tidur setidaknya 7-8 jam sehari. Dokter menganjurkan hal ini jika ingin hidup sehat. Selain itu, banyak masalah jika seseorang kurang tidur, seperti stres yang meningkat, kondisi tubuh yang memburuk, kehilangan konsentrasi, dan lain sebagainya. Jika dikaitkan dengan pandemi, pola tidur yang nyenyak menjadi sangat penting agar daya tahan tubuh setiap orang akan meningkat dan tentunya diiringi dengan aktivitas lain yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurut Dr. Tirta banyak pertanyaan tentang bagaimana mendapatkan pola tidur yang baik atau berkualitas. Kebanyakan orang pernah mengalami sesuatu ketika mereka tidur tetapi ketika mereka bangun mereka tidak segar. Hal ini bisa terjadi karena tidur yang Anda lakukan tidak berkualitas dan disebut ritme sirkadian, karena tubuh kita sudah memahami kapan harus tidur. Misalnya, pada malam hari tubuh kita perlu istirahat atau memulihkan kerja otak, memperbaiki energi, memperbaiki otot yang rusak, protein penyusun tubuh, dan sel tubuh kita juga untuk mengisi ulang atau memulihkan. Hal yang bisa dilakukan agar kualitas tidur menjadi baik yaitu jangan membiasakan bermain di ponsel 1 jam sebelum tidur.

Kualitas tidur tidak ditentukan oleh durasi tidur atau bukan lamanya tidur, melainkan mencapai tiga fase yaitu light sleep, deep sleep, dan rapid eye movement (mimpi yang terjadi atau biasanya akan terjadi 90 menit setelah seseorang tidur. fase ini membuat nafas seseorang menjadi lebih cepat dan tidak teratur, sampai detak jantung dan tekanan darah kita berada pada level seperti mereka akan bangun lagi). Selain itu, rapid eye movement harus mencapai 4 hingga 5 siklus deep sleep. Hal yang bisa dilakukan agar melalui fase itu adalah sebagai berikut:

1. Jauhkan benda-benda yang terang, karena otak dan melanosit kita akan tertidur dalam gelap dan jika ada cahaya tidak mencapai fase deep sleep.

2. Jauhkan mengonsumsi makanan yang kaya zat aktif seperti kafein dimana tubuh akan tidur, namun otak tetap bekerja secara normal.

3. Kita harus buang air kecil sebelum tidur keempat

4. Jika tidak cukup tidur, kita bisa mencurinya di siang hari. Itu akan menjadi berkualitas.

Ada sebuah istilah alarm tubuh, jadi kita mau tidur jam berapapun bangunnya jam segitu dengan alasan kita harus masuk deep sleep. Kalau biasa begadang, jadwal tidurnya pasti kacau. Oleh karena itu, jika berjaga malam atau begadang, jika memungkinkan saat siang hari harus istirahat. Sleep paralysis atau tindihan merupakan fase di mana otak bangun karena kita tidak tidur nyenyak, tetapi tubuh kita belum siap dan energi belum tercapai. Ini akan mengakibatkan tubuh kita tidak dapat melakukan apa pun selama 15 menit atau kebanyakan orang mengatakan bahwa mereka itu ketindihan demit. Itu merupakan fakta unik tentang tidur.

Saat ini, pandemi COVID-19 belum usai. Padahal, kasus positif virus Corona terus meningkat setiap hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar virus ini. Oleh karena itu, pada saat terjadi pandemi ini, dianjurkan untuk menjaga pola tidur agar tidur kita bisa berkualitas. Tidur yang berkualitas akan membuat tubuh kita tetap sehat yang tentunya akan meningkatkan kekebalan tubuh. Hal inilah yang menjadikan pola tidur penting selama pandemi ini, selain itu juga harus dibarengi dengan olahraga, makan makanan bergizi, hidup sehat, dan lain sebagainya yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita sehingga cukup untuk melawan virus COVID-19.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Adityarda