Menjaga Kewarasan Mahasiswa di Tengah Tekanan Deadline

Menjaga Kewarasan Mahasiswa di Tengah Tekanan Deadline

Pasti kamu pernah berpikir kalau itu menyenangkan atau itu enak. Bisa bangun lebih siang, punya banyak waktu luang, atau karena sesuai passion. Kalau kalian pernah berpikir seperti itu, bagaimana? Sekarang sudah merasakan sendiri kan sebagai . Yap! bener banget. itu penuh perjuangan dan tekanan. Tekanan apalagi kalau bukan deadline tugas. Banyaknya tugas dengan deadline sebentar atau berdekatan bisa bikin stres. Belum lagi tugas dan kegiatan dari organisasi. Duh! pusing nggak tuh.

Hal itu dapat mempengaruhi kondisi mental dan psikologis . Selain dapat menyebabkan stres, juga dapat mengakibatkan depresi, cemas, bahkan yang lebih parah  bunuh diri. Ngeri banget bukan sih kalau sampai bunuh diri hanya karena tugas. 

Tugas terkadang memang bikin kepala pusing. Bagaimana tidak, dalam satu minggu harus mengerjakan beberapa tugas dengan deadline yang saling berdekatan. Apalagi kalau semua mata memberikan tugas. Parahnya lagi jika deadline yang diberikan tidak sebanding dengan berat tugasnya. Sehingga, terkadang jatah weekend harus dikorbankan. Alih- alih waktu weekend digunakan untuk bersantai, refreshing, eh malah harus berkutat dengan layar monitor. Tahu-tahu esoknya sudah Senin lagi.

Baca juga  Jangan Sepelekan Hal Ini Agar Wisuda Online Kamu Tetap Berkesan

Ya, itulah salah satu problema dalam dunia perkuliahan. Bosan, capek, kesal pasti pernah dirasakan. Apalagi bagi semester akhir, pasti sudah kenyang dengan kondisi demikian. Satu tugas selesai, muncul tugas yang lain. Terus berlanjut seperti tak ada habisnya, tak berkesudahan. Ternyata dunia perkuliahan tidak seindah yang dibayangkan ya.

Bagi kamu yang disiplin dan dapat mengatur waktu dengan baik, mungkin akan jarang merasakan kondisi itu. Namun, kesibukan tiap berbeda. Tidak semua dapat mengatur waktu dengan baik. Tugas akan terasa memberatkan bagi yang punya banyak kesibukan. Jika tidak dapat mengatasinya, maka akan rentan mengalami stres bahkan depresi.

Namun, itu semua tidak serta-merta dapat dijadikan alasan untuk tidak mengerjakan tugas loh ya. Ada kok cara-cara agar tidak stres menghadapi

Baca juga  Tips Mengatasi Beban Pembanyaran SPP/UKT Bagi Mahasiswa Online Akibat Pandemi
deadline.

Pertama, jangan menunda-nunda setiap tugas yang diberikan. Karena semakin ditunda, akan semakin dekat dengan deadline, dan tugas itu malah jadi tertumpuk dengan tugas lainnya. Saat mendekati deadline, kamu akan kebingungan karena saking banyakya tugas yang harus dikerjakan. Jadi, upayakan untuk selalu langsung mengerjakan tugas jika memungkinkan.

Kedua, menjaga pola tidur dan hindari begadang. Terkadang karena kesibukan kita yang lain, begadang dijadikan alteratif untuk mengerjakan tugas. Padahal itu berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental kita. Menurut dr. Fadhli Rizal pada halodoc.com, begadang sering terjadi karena seseorang yang memiliki gangguan sulit tidur atau insomnia.

Insomnia disebabkan kecemasan dan beban pikiran yang berlebihan. Jika tidak segera ditangani, dapat mengakibatkan stres atau depresi. Oleh karena itu, upayakan tidur cukup 6-8 jam. Jangan sering begadang, masih ada hari esok!

Ketiga, selain menjaga pola tidur, pola makan juga harus diperhatikan. Karena otak butuh supply energi dari makanan. Kalau kamu butuh berpikir keras, tapi makanmu kurang ya nanti otakmu jadi tidak encer. Bisa bikin stres karena stuck dengan tugas yang kamu kerjakan.

Baca juga  Cara Meningkatkan Skill Bahasa Inggris

Keempat, olahraga secara teratur. Meskipun banyak deadline menumpuk, coba sempatkan di sela-sela waktumu untuk olahraga. Dikutip dari lifestyle.kompas.com berbagai telah menunjukkan bahwa olahraga yang teratur dapat menurunkan stres seseorang. Hal ini terjadi karena olahraga dapat menurunkan hormon kortisol dan epineprin serta hormon norepineprin sebagai antidepresan. Jadi ketika kamu mulai penat dengan tugas, cobalah berolahraga ya.

Kelima, lakukan hobi. Kegiatan hobi dapat menenangkan perasaan seseorang. Orang yang melakukan hobi akan merasa bahagia. Karena ia melakukan kegiatan yang disukai. Jadi, ketika kamu mulai merasa stres, letakkan tugasmu, dan berpalinglah sebentar untuk hobimu. Tapi, tetap pastikan tidak mengganggu pengerjaan tugasmu ya.

Terakhir, pergilah berlibur, jalan-jalan ke tempat-tempat yang kamu inginkan. Ini kegiatan yang paling menyenangkan untuk menghindari stres. Upayakan dilakukan di akhir pekan setelah tugasmu selesai ya. Dengan berlibur kamu dapat sejenak melupakan beban itu. Aktivitas ini dapat melepaskan stres dan mengembalikan energi serta semangat dirimu.

Itulah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari stres di kala deadline tugas melanda. Sebagai , tentu kita memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas dari dengan sebaik-baiknya. Namun, jangan sampai kita abai dengan kesehatan fisik dan mental kita sendiri.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

nurul azizah