Merubah Mindset Ujian Menjadi Berkah

Merubah Mindset Ujian Menjadi Berkah 1

Berbicara soal ujian, setiap manusia pasti memiliki ujiannya masing-masing, tak hanya kita sendiri yang memiliki ujian atau diberikan ujian. Ujian seseorang itu tentunya berbeda-beda, dan yang akan kita bahas adalah tetang ujian berupa penderitaan. Ujian ini contohnya berkaitan dengan ujian mengenai pekerjaannya, asmara, keluarganya, hartanya, kesehatannya.

Namun tahukah anda bahwa sebagian orang menganggap ujian sebagai sebuah kondisi penderitaan dan menyedihkan. Ini pola pikir yang kuno menurut saya, karena tidak semua ujian penderitaan itu dianggap sebagai suatu hal yang menyakitkan dan menyedihkan.

Tuhan semesta alam adalah sutradara dari skenario kehidupan manusia, Dia yang telah mengatur kehidupan manusia dan alam semesta sedemikian rupa, sehingga terjadi keseimbangan ekosistem tersebut.

Begitu juga jalan hidup seseorang, pasti semua sudah ada yang mengatur, namun manusia cenderung enggan mempelajari satu demi satu setiap peristiwa yang menimpa dirinya, dan hikmah apa saja yang sebenarnya terkandung di balik peristiwa tersebut, begitu juga dengan ujian yang sedang ia hadapi.

Sebenarnya manusia dituntut untuk banyak bersyukur, dan harus sadar diri, bahwa ia diciptakan bukan untuk menjadi yang sempurna, melebihi kesempurnaan Tuhan, namun ia diciptakan dengan kondisi yang berbeda-beda, baik dari segi karakter atau sifat, dengan kelebihan maupun kekurangannya, Ia sanggup untuk melewati fase-fase kehidupan yang beraneka ragam. 

Apabila setiap manusia itu dia selalu ingat bahwa setiap kejadian, atau peristiwa yang ia alami sebagai wujud kekuasaan Tuhan, maka selayaknya manusia itu menganggap semua peristiwa baik senang maupun sedih sebagai suatu hal yang biasa.

Tak hanya kesenangan saja yang membuat dia lupa akan kekuasaan Tuhan, justru adanya ujian ini, yang seharusnya kita lebih banyak mendekatkan diri dengan sang Penguasa.

Setiap rentetan peristiwa satu demi satu di roda kehidupan setiap manusia, semuanya memiliki makna, dan kita harus menganggap ujian ini muncul, karena kita akan mendapatkan sesuatu yang terbaik untuk kita, kala kita mampu melewati ujian ini dengan baik.

Karena sesuatu akan menjadi baik ketika kita sebelumnya tidak baik. Dengan adanya ujian ini, kita dituntut untuk selalu ingat kepada Tuhan, karena kebanyakan manusia itu lupa ketika dirinya lebih menikmati dunia.  Perlu kita tahu, bahwa berkah datang terkadang berupa keberhasilan atau kenikmatan yang Tuhan berikan kepada umatnya dalam menghadapi ujian. Terkadang juga, berkah datang menjelma menjadi kelapangan dada untuk sabar dan ridha menerima ujian dari Tuhan. Tidak ada alasan untuk kita berprasangka buruk kepada Tuhan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

BLUTS