Milenial atau “Kaum Capek”?


Milenial atau "Kaum Capek"? 1

Apakah anda seoarang millenial (lahir pada kisaran 1980 hingga 2000-an) dan anda sering merasa lelah? Jika iya maka anda tidak sendirian ada puluhan artikel di google yang mengungkap hubungan antara milenial dan rasa lelah.

Sebuah survey menyatakan bahwa generasi muda saat ini dua kali lebih mungkin mengalami kelelahan dibandingkan dengan generasi muda pada 20 tahun yang lalu. Secara umum hal ini disebabkan oleh stres dan kurangnya waktu tidur.

Berikut ini alasan kenapa milenial cenderung kelelahan, yuk disimak!

1. Teknologi

Milenial atau "Kaum Capek"? 3

Milenial dan teknologi adalah hal yang tidak dapat dipisahkan bahkan sampai ke tempat tidur. Lebih dari 8 dari 10 milenial menyatakan bahwa mereka tidur dengan meletakkan ponsel disamping tempat tidurnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa cahaya dari ponsel dapat menggangu proses tidur. tubuh merespon cahaya tersebut sebagai sinyal kewaspadaan.

Selain itu membanjirnya informasi yang diterima oleh kaum milenial saat ini sangat berdampak pada fisiologis. Berita buruk yang terus menerus diterima akan meningkatkan kecemasan yang kemudian membuat stres kaum milenial.

Cara mengatasinya berhentilah antara 20 sampai 80 menit menggunakan ponsel sebelum tidur dan jauhkan ponsel dari tempat tidur anda. Hal ini akan membantu merangsang tubuh anda untuk tidur dengan nyaman.

2. Hustle Culture

Milenial atau "Kaum Capek"? 4

Apa itu Hustle Culture? Hustle culture adalah sebuah gaya hidup yang mendorong seseorang untuk bekerja terus menerus, kapan pun dan di mana pun atau juga di sebut gila kerja. “Semakin banyak yang dikerjakan akan semakin tinggi pendapatan” yah itulah pola pikir yang berkembang pada kaum milenial. Hampir rata – rata kaum milenial mempunyai side job yang sudah tentu dikerjakan diluar jam kerja. hal ini akan menggangu durasi istrihat yang dibutuhkan tubuh dalam sehari, sehingga mengakibatkan kaum ini cenderung kelelahan.

Cara mengatasinya cobalah memberi waktu luang lebih banyak untuk memberi kesempatan pada tubuh untuk meregenerasi energi kembali. Hal ini akan sangat berdampak pada produktivitas kerja dibandingkan memaksakan diri dalam kelelahan. Memilih side job sesuai dengan hobby juga membantu anda tetap bersemangat.

3. Kekhawatiran Keuangan

Milenial atau "Kaum Capek"? 5

Uang dan keuangan adalah sumber stres terbesar bagi kaum milenial. Berkerja dengan upah yang dianggap  rendah serta tingginya kebutuhan yang harus ditanggung menurunkan energi positif dalam diri kaum milenial.

Cara mengatasinya, bicara masalah keuangan yakinlah anda tidak sendiri, cobalah ceritakan masalah keuangan anda dengan orang yang anda percaya. Hal ini akan membantu anda lebih baik.

4. Kebiasaan Kurang Sehat

Milenial atau "Kaum Capek"? 6

Kecenderungan milenial menggandrungi makanan cepat saji, minuman beralkohol dan kafein secara berlebihan adalah malapetaka bagi siklus tidur. selain itu kurangnya mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin dan mineral juga berpengaruh pada produksi energi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas.

Cara mengatasinya, cobalah mulai mengonsumsi makan yang sehat, yang kaya akan serat, vitamin dan mineral. Hal ini akan membantu mencegah kelelahan.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Sutikno Darwanto

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap