Mimpi Dalam Islam Bab. Mimpi Bagian Dari Iman

Mimpi Dalam Islam Bab. Mimpi Bagian Dari Iman

Setiap orang pernah mengalami ketika , namun pemahaman yang berkembang di masyarakat, bisa terbagi beberapa macam, ada orang yang bermimpi indah dan ada orang yang bermimpi buruk.

Jika seseorang bermimpi indah, maka itu di yakini datangnya dari allah swt dan jika seseorang bermimpi buruk, maka itu di yakini datangnya dari setan.

Kemudian pemahaman yang berkembang di masyarakat selanjutnya adalah tidak ada kaitannya dalam keimanan dalam beragama apalagi dengan kehidupan nyata.

Padahal di dalam telah ada secara khusus membahas masalah , inilah sebagai bukti bahwa agama yang sempurna, permasalahan apapun ada penjelasannya di dalam , misalkan masalah kesehatan, sains, akhlak, dll.Semuanya ada penjelasannya di dalam , termasuk masalah .

Baca juga  LGBT Berhubungan Dengan Pengalaman Masa Lalu?

Masalah sudah di terangkan Sebagaimana di dalam firmannya :

لَهُمُ الْبُشْرٰى فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۗ لَا تَبْدِيْلَ لِكَلِمٰتِ اللّٰهِۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۗ

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. [Yunus : 64]

Ayat ini bisa di pahami dengan tafsiran dari nabi muhammad saw, sebagaimana riwayat dari Abu Darda’ dia berkata.

أَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ مَا تَقُولُ فِي قَوْلِ اللَّهِ { لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ } قَالَ لَقَدْ سَأَلْتَ عَنْ شَيْءٍ مَا سَمِعْتُ أَحَدًا سَأَلَ عَنْهُ بَعْدَ رَجُلٍ سَأَلَ عَنْهُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بُشْرَاهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ وَبُشْرَاهُمْ فِي الْآخِرَةِ الْجَنَّةُ

Baca juga  Aneh, Bagaimana Bisa Orang Bermimpi saat Tidur?

“Seorang laki-laki datang kepadanya dan berkata, “Apa pendapatmu dengan firman Allah: ‘(Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan Akhirat) ‘ Abu Darda’ berkata, “Sungguh kamu telah menanyakan sesuatu yang belum pernah aku mendengar seorang pun bertanya seperti itu, setelah laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang hal itu, beliau bersabda: “Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan dunia, yaitu benarnya seorang atau yang dimimpikan oleh seorang , sedangkan kabar gembira dikehidupan akhirat adalah dengan surga.

[Musnad Ahmad : 26250]

Dari keterangan Al-Qur’an & hadist artinya adalah kabar berita gembira di dunia dari allah swt, sehingga umat perlu memperhatikan isi pesan di dalam mimpinya.

Baca juga  5 Tradisi Menjelang Ramadhan di Berbagai Daerah

Artinya mimpi berkaitan dalam keimanan dan kehidupan nyata, namun barang siapa yang tidak mau beriman kepada mimpi baik & benar, maka seorang Shaikh Abdul Ghani al-Nabulisi memberikan penekanan dalam penjelasannya :

“Barangsiapa yang tidak mempercayai mimpi yang baik dan benar, “R’uya al-Saliha” pastinya tidak beriman dengan Allah dan Hari Kiamat.” [Nabulisi, Ta’teer al-Anaam fi tafseer al-Ahlaam Muqaddama ms 3]

Artinya jika salah menyikapi bisa membahayakan dalam keimanan, maka sudah sepantasnya umat mengimani petunjuk Al-Qur’an dan hadits.

Semoga penjelasan singkat ini bisa di pahami dan bermanfaat, bahwa seorang wajib mengimani mimpi di karenakan petunjuk dari Al-Quran dan hadits.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Indra noferian