Misteri Ruang Bawah Tanah Tersembunyi pada Taj Mahal di India


Misteri Ruang Bawah Tanah Tersembunyi pada Taj Mahal di India

Taj Mahal yang merupakan salah satu dari Keajaiban Dunia diyakini merupakan makam dari salah satu raja terkenal di India yang tidak lain adalah Shah Jahan dan istrinya Mumtaz Mahal.

Namun dibalik cerita tersebut tersimpan beragam misteri mengenai berbagai aspek mengenai Taj Mahal, salah satunya adalah mengenai kemungkinan adanya ruangan bawah tanah yang tersembunyi dibawah makam tersebut.

Bukti dari adanya ruang tersembunyi adalah diluar bangunan utama Taj Mahal, terdapat sebuah lubang persegi empat yang cukup besar.

Lubang tersebut saat ini ditutup dengan menggunakan pintu besi dan kayu sehingga orang tidak bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

Sementara itu lubang serupa juga ditemukan di bagian dalam Taj Mahal, yang sama juga ditutupi dan bahkan diberikan papan peringatan dilarang memfoto lubang tersebut.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah benar terdapat ruang bawah tanah misterius di Taj Mahal ? dan jika benar, mengapa otoritas setempat menyegel rapat ruang bawah tanah tersebut? 

Alasan Pemerintah Menyegel Ruang Bawah Taj Mahal

Pemerintah atau otoritas setempat membenarkan bahwa terdapat ruang bawah tanh di Taj Mahal yang menurut mereka di ruangan tersebu tersimpan makam dari Shah Jahan dan istrinya, Mumtaz Mahal, yang membuat ruangan tersebut disegel untuk mencegah udara dari luar masuk dan merusak apa yang ada di dalamnya.

Namun hal ini tidaklah benar karena di dalam Taj Mahal dapat ditemukan makam kedua pasangan tersebut.

Bukti lain jika memang ruangan bawah tanah tersebut bukan menyimpan mumi adalah terdapat beberapa lubang di lantai luar Taj Mahal yang mengarah ke ruang bawah tanah.

Berdasarkan dari berbagai sumber ternyata diketahui bahwa sebenarnya Taj Mahal tidak dibangun di atas lahan kosong, namun dari sebuah bekas bangunan yang sudah ada ratusan tahun.

Alasan dari mengapa Taj Mahal tidak dibangun dari sebuah lahan yang kosong adalah proyek pembangunan dari Taj Mahal sendiri merupakan proyek besar monumental yang bahkan menurut rumornya hampir membuat Raja Shah Jahan hampir bangkrut.

Dengan dibangun diatas bekas sebuah bangunan, maka biaya dapat dihemat. Itulah mengapa jika dilihat dari atas akan terlihat perbedaan yang mencolok antara bangunan utama Taj Mahal yang terbuat dari marmer putih dan kompleks disekitarnya yang sebagian besar terbuat dari batu bata merah.

Kemiripan yang ditemukan antara Taj Mahal dan Agra Fort

Namun hal ini belum menjawab mengenai ruangan bawah tanah tersebut, walaupun kemungkinan memiliki kaitan dengan bekas bangunan yang saat ini menjadi dasar dari Taj Mahal.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar ruang bawah tanah tersebut dahulunya merupakan kuil kuno untuk menyembah dewa tertentu yang dikenal sebagai Badalgarh dan lorong yang tersembunyinya menyebar sampai berkilo-kilometer.

Sementara jika ditelusuri di dekat Taj Mahal tidak terdapat kuil kuno namun terdapat obyek wisata terkenal yang tidak lain adalah Agra Fort. Menariknya nama asli dari Agra Fort menurut para ahli sejarah dan arkeolog adalah Badalgarh.

Sama seperti Taj Mahal, secara historis bangunan dari Agra Fort sebelumnya telah dimodifikasi sedemikian rupa oleh kakek dari Shah Jahan yang adalah Raja Akbar.

Pada Agra Fort juga ditemukan jalan menuju lorong bawah tanah, yang juga sama dalam keadaan tertutup oleh pintu teralis besi dan terkunci, namun yang menjadi keanehan pintu tersebut dikunci tidak dari luar melainkan dari dalam.

Ini artinya bahwa seseorang telah masuk dalam lorong tersebut dan mengunci lorong tersebut dari dalam lalu keluar dari ujung lorong yang entah mengarah kemana, apakah ke Taj Mahal atau bangunan kuno lainnya.

Banyak kesamaan yang ditemukan antara Taj Mahal dan Agra Fort selain lorong bawah tanah, tetapi juga bekas bangunan kuno yang banyak ditutup oleh bangunan yang lebih baru yang sepertinga dibangun pada masa Dinasti Mughal di India.

Berbeda dengan ruang bawah tanah di Taj Mahal yang benar-benar tertutup rapat sehingga tidak tersisa celah sedikitpun untuk melihat apa yang terdapat didalamnya, ruang bawah tanah di Agra Fort masih dapat dilihat melalui celah-celah ventilasi.

Di sana bahkan terlihat dengan cukup jelas terdapat ruangan bawah tanah yang cukup besar, yang terdapat tembok dan sebuah pilar, namun dapat terlihat bahwa pilar dan tembok tersebut tidak dibangun dalam waktu yang sama.

Tembok tersebut terlihat seperti bangunan yang lebih baru, semenntara pilar tersebut merupakan pilar kuno multi-segi yang dalam teks kuno India disebut sebagai astakona skhamba yang banyak dijumpai pada kuil-kuil kuno di India.

Pilar kuno tersebut terbuat dari batu pasir merah, material yang sama untuk membuat pondasi dari Taj Mahal dan kompleks disekitarnya.

Ini mengindikasikan bahwa kemungkinan di bawah Taj Mahal terdapat bangunan kuno yang entah mengapa keberadaan termasuk apa yang terdapat di dalamnya dirahasiakan oleh otoritas setempat.