Mitos dan Fakta Jurusan IPA vs. IPS

Mitos dan Fakta Jurusan IPA vs. IPS 1

Seperti yang kita ketahui, masa yang indah adalah masa SMA. Apakah kalian ingat dulu bagi sekarang telah lulus dari bangku sekolah kemudian bekerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impiannya masing-masing bahwa untuk menentukan jurusan bukanlah perihal sepele dan gampang seperti menjentikkan tangan.

Yup, ada banyak proses yang harus ditempuh dalam pendaftaran masuk dunia sekolah terutama saat sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengacu pada lokasi tempat kita tinggal.

Tentunya banyak dong hal yang kita pertimbangkan dalam pemilihan jurusan tersebut misalnya suasana belajar, kesulitan mata pelajaran, fasilitas kelas, dan yang paling dikhawatirkan kaum muda sekarang ialah mitos yang berkembang di masyarakat.

Oleh karena itu, kita akan sedikit nih membahas dan mungkin bisa memorize ingatan kalian tentang mitos-mitos ini hehe. Let’s to the list!

1. Jurusan IPS lebih hits daripada jurusan IPA

Yah walaupun hal ini terkadang benar namun perlu kalian tahu faktor penilaian hits itu sendiri relatif berbeda pada setiap inidividu yang memiliki akal sehat. Ada yang berpendapat hits dinilai dengan outfit yang dikenakan seorang siswa di sekolah seperti sepatu, jam tangan, tas dan jaket.

Di sisi lain banyak pula yang berpendapat bahwa seseorang yang hits adalah seorang siswa yang tak hanya cemerlang di urusan akademik namun juga aktif berorganisasi.

2. Jurusan IPA sombong karena lebih pintar

Eitss, mungkin kita lihat dulu untuk urusan yang ini ya. Mungkin untuk sekolah-sekolah boarding atau bergengsi hal ini akan terjadi namun tidak menutup kemungkinan tidak hanya pada jurusan IPA tapi juga bisa terjadi pada jurusan IPS.

3. Anak IPS kuatnya hafalan dan anak IPA jagonya hitungan

Perlu diketahui jurusan IPS itu juga mempelajari ilmu ekonomi dan akuntasni yang pastinya akan bergulat dengan angka dan faktor-faktor yang terdapat dalam ilmu ekonomi.

4. IPA lebih hebat matematika daripada IPS

Wah.. Kayaknya untuk hal ini juga tidak selalu benar deh. Soalnya kemampuan matematikaa dan menghitung itu diperlukan dipelajari oleh kedua jurusan dengan substansi kadarnya masing-masing.

5. Jurusan IPA kalau masuk kuliah bisa masuk semua jurusan, anak IPS cuma berharap di soshum

Ternyata jurusan IPS juga bisa kok memasukki jurusan kuliah saintek. Namun, terdapat beberapa rumpun jurusan terutama di kesehatan yang mutlak tidak bisa dimasukki oleh jurusan IPS. Tapi ada Perguruan Tinggi yang melakukan pengecualian untuk hal ini dalam saat tertentu.

Gimana? Mitos-mitos ini yang sering beredar di sekitar kalian kan? Apa kurang atau kelebihan nih? Kalian bisa tambahin kalau ada mitos yang mungkin tidak ada di atas versi lingkungan kalian!

Sepatutnya mitos-mitos di atas tidak perlu menjadi gap untuk kita dapat berkembang dan malah justru menjadi kekahwatiran berlebih yang hanya merugikan kita. Setidaknya kita perlu berusaha sekuat tenaga untuk menepis hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi kita seperti mitos-mitos kecil ini.

Padahal seperti yang kita lihat tadi sudah terbukti bahwa beberapa mitos di atas cenderung tidak terjadi dan bahkan bukan merupakan fakta apalagi di era modern seperti sekarang, setiap orang tidak bisa dinilai hanya dia ada di jurusan IPA atau IPS saja. So, kita harus tetap maju break the limit untuk masa depan yang gemilang! Salam persatuan! Be kindly to your environment!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

andra_faris