Mukbangers, profesi yang mempertaruhkan nyawa

Mukbangers, profesi yang mempertaruhkan nyawa 1

Dunia kreatif berbasis internet bekerja melampaui batas penalaran yang diajarkan di sekolah dan budaya timur kita. Perkawinan antara generasi milenial dan era industri 4.0 menghasilkan eksploitasi besar-besaran di semua aspek kehidupan manusia, bila tidak dikelola dengan bijak malah menjadi bumerang yang bisa menghantam kehidupan pribadi seseorang bahkan masyarakat tertentu.

It has become appallingly obvious that our technology has exceeded our humanity” (Albert Einstein) Terjemahannya: “Jelas sekali bahwa teknologi kita telah melampaui batas kemanusian kita sendiri.”

Salah satu konten yang sejak awal kemunculannya sangat digemari adalah ASMR Food atau Mukbang, yang jumlah viewers-nya bisa mencapai puluhan juta. ASMR adalah singkatan dari Autonomous Sensory Meridian Response bisa diartikan sensasi spontan seseorang ketika dipicu suara tertentu, bahkan ada yang menyebutkan sensasi suara pemicu orgasme otak. Dalam konten ASMR Food, kita bisa mendengar suara berdecak, mengecap, mengulum, menguyah, menelan, yang ketika kita dengar tanpa melihat akan membuat imajinasi otak berlari liar tanpa kendali. Itulah ASMR, tapi tulisan kali ini tidak bicara tentang itu.

Mukbang berasal dari bahasa Korea yang berarti menyiarkan makan porsi besar, maka di setiap konten Mukbang kita bisa melihat seseorang berusaha menjejalkan begitu banyak makanan dalam mulutnya, sembari mengekspos bunyi-bunyian yang muncul saat ia sedang memproses makanan dalam mulut. Prilaku yang di era sebelumnya dianggap tabu, kebangetan dan menjijikan, namun generasi milenial yang didukung arus industri 4.0 menganggap hal itu sarana untuk tampil beda, jadi sah-sah saja jika ada yang melakukannya, malah kalau bisa makin beda makin bagus, viewrs makin banyak, profit makin besar. Maka maraklah konten ASMR Food di seluruh penjuru dunia.

Dunia kesehatan menganggap konten ini sangat berbahaya bagi pelakunya.

Ada seorang konten kreator ASMR Food terkenal memulai karirnya tahun 2014, sampai artikel ini dibuat ia sudah mengunggah 577 video. Bila diestimasikan dengan matematika sederhana didapatkan hasil setiap 3 atau 4 hari sekali ia makan porsi sangat besar. Ada isu merebak bahwa seorang konten ASMR Food harus menahan lapar berhari-hari supaya pada saat membuat video ia bisa menghabiskan semua makanan dengan ekspresi lahap dan gembira, sambil meyakinkan penonton dengan menambahkan tampilan tulisan “Aku sangat lapar!” atau “Semua makanan ini membuatku senang!”

Mukbangers, profesi yang mempertaruhkan nyawa 3

Pada saat pelaku konten sedang menahan lapar berhari-hari, tubuh akan merubah pola kerja sistem supaya tuannya tetap sehat. Cara yang dilakukan adalah, otak akan mengambil semua cadangan protein dan glukosa dari otot untuk kebutuhannya sendiri, maka jangan heran para Mukbangers itu cenderung bertubuh kurus. Bisa jadi mereka olah raga, tapi untuk mengenyahkan ribuan kalori dalam tubuh belum cukup hanya dengan olah raga, diet ketat harus tetap dijalankan, termasuk tidak makan atau hanya makan porsi kecil-kecil.

Setelah acara pembuatan mukbang selesai, satu porsi besar atau sangat besar makanan tidak seimbang berhasil dihabiskan dalam waktu singkat, maka yang terjadi adalah perut terasa sangat penuh, tubuh lelah berlebihan dan bawaannya pingin tidur. Hal itu disebabkan mulut, faring, esofagus dan lambung kita sedang bekerja sangat keras merajang semua bongkahan makanan, yang tidak sempat dikunyah dengan sempurna, sembari melumurinya dengan enzim supaya siap dicerna.

Jangan percaya kalau ada yang bilang bahwa sistem pencernaan tubuh akan menyesuaikan diri dengan jumlah makanan yang masuk. Itu salah! Tubuh punya prinsip mempertahankan sistemnya supaya tuannya tetap sehat, jumlah enzim pencernaan yang dihasilkan tetap sama mau makan sedikit, standar atau banyak sekalipun. Analoginya begini, kita hanya punya satu sendok ragi untuk mengubah satu kilo tepung menjadi donat, tapi malah kita masukkan 2 kilo tepung, maka yang terjadi adalah adanya sisa tepung. Jika enzim yang berfungsi mengubah glukosa; protein; dan lemak menjadi energi tetap maka akan ada kelebihan glukosa, protein dan lemak disimpan dalam jaringan lemak. Para Mukbangers boleh saja bertubuh kurus atau berotot karena olah raga dengan sangat keras, tapi perlu dilakukan cek kesehatan untuk memastikan organ-organ penting dalam tubuh, seperrti jantung; hati; pankreas; ginjal; rahim; lambung; usus, tidak diselimuti lemak. Bila itu terjadi maka ancaman penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan seumur hidup di depan mata.

Dampak sosial yang sangat buruk, karena menyiarkan prilaku ganjil yang merusak kebiasaan baik di masyarakat. Penonton konten-konten di internet bisa diandaikan seperti spons, mereka menyerap informasi dan merekamnya dengan baik, karena otak lebih mudah menerima gambar visual daripada tulisan. Acara melebih-lebihkan pola makan dalam porsi berlebihan apalagi ditambah dengan objek makanan yang ekstrim seperti makan gurita hidup-hidup, kelabang, tarantula, seperti pendidikan baru yang membuat penonton penasaran dan mau nonton yang lebih lagi, lebih banyak makanannya, lebih ekstrim objeknya. Otak bawah sadar pasti merekam dan menyimpannya dengan baik dalam kolom hipothalamus, memori ini akan dimunculkan ketika syaraf tubuh mendapat ransangan untuk melakukan hal yang sama. Maka tidak heran jika acara mukbang makin hari makin menjadi wajar, normal dan biasa saja.

Otakku kemudian berimajinasi beberapa tahun ke depan, jika acara seperti ini terus marak, anak-anak kecil menonton, dan menganggap cara makan seperti itu keren, maka… mungkin yang terjadi ketika aku tua nanti, anak-anakku akan makan dengan cara mulut diisi sepenuh mungkin sampai menggembung mau meledak, mata melotot-lotot, dan menguyah dengan suara berisik. Aduhhh… tepok jidat dulu!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nana Hadinata

   

Setiap detik kehidupan untuk menghidupi hidup.