Mungkin Ini yang Terbaik

Mungkin Ini yang Terbaik 1

Rani, dia berkuliah di universitas swasta Pekanbaru dengan jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Sekarang ini dia sudah memasuki semester 4. Tentunya ini bukanlah perjalanan yang sangat mudah. Mengingat dunia perkuliahan tidak sama dengan sekolah dahulu. Seperti pada tugas misalnya, tiba – tiba saja langsung saja dosen memberikan dengan jumlah yang di luar akal pikiran. Juga tugas – tugasnya pun kebanyakan diri kita sendirilah yang harus banyak memahami. Sungguh, dunia perkuliahan penuh dengan tantangan.

Namun, mengingat perjuangan. Rani teringat akan perjuangannya mendapatkan kampus negeri. Tetapi tidak berhasil. Semua kejadian memang cepat berlalu. Apalagi mengingat Mama sungguh marah besar dengan tingkah laku Rani yang cenderung buru – buru dalam mengambil tindakan.

Ah sudahlah, nyatanya Rani juga sudah masuk universitas swasta. Dia juga merasa sudah nyaman dan teman – temannya pun juga sangat banyak. Membuat dirinya semakin tidak menyesal dengan kehidupannya sekarang ini. Terlebih jurusan yang dia inginkan sejak lama, terwujud. Dia pun semakin bahagia dan tidak pernah di dalam hatinya untuk mengganti jurusan dan menyesal yang begitu dalam dengan jurusannya tersebut.

Memang kemarin sebelum Rani masuk kuliah, dia sempat ragu. Apalagi dia sempat ada pertengkaran dengan Mamanya sendiri. Dia takut akan kejadian yang tidak diinginkan selama di perkuliahan berlangsung. Namun, dia terus berdoa agar perkuliahannya berjalan dengan lancar dan Mamanya juga ikut bahagia dengan pilihan anaknya. Walaupun tidak sesuai dengan apa yang Mamanya inginkan.

Tetapi inilah takdir. Sampai saat ini, Rani sudah memasuki semester 4. Semua berjalan dengan baik – baik saja. Mungkin ada saja cobaan dari tugas yang menumpuk ataupun teman yang terkadang membuat jengkel. Namun, itu adalah hal yang biasa. Kehidupan pastinya tidak selalu berjalan dengan mulus, ada saja yang membuat kita ragu namun kita sendiri lah yang harus mengendalikannya agar ke depannya dapat lebih baik lagi.

Harapan Rani sekarang ini adalah dia bisa membahagiakan orang tuanya. Dia juga bisa lulus tepat waktu dan bisa dengan cepat mendapatkan pekerjaan. Makanya untuk sekarang ini dia sangat serius dalam menjalani perkuliahan agar nantinya dia tidak banyak bingung ketika sudah semester akhir.

“Tak banyak yang ingin dibicarakan kepada orang lain saat ini. Hanya pembuktian lah yang orang lain ingin lihat. Aku akan buktikan kepada orang lain bahwa aku bisa sukses dan bisa dengan cepat mendapatkan pekerjaan.” Ujar Rani dalam hati.

Jadi, kampus swasta maupun negeri semua itu sama saja. Tergantung dari diri sendiri, nyaman atau tidaknya. Apalagi jika sudah sesuai jurusan. Tidak akan ada cerita merengek kepada orang tua untuk merubah jurusan dan kampusnya sekalipun. Seperti Rani, dia nyaman saja di kampusnya sekarang ini. Tidak banyak yang dia sesalkan. Dia bersyukur dengan kehidupannya sekarang. Jadi, kalian semua mulai sekarang ini berhenti ya untuk menjelek – jelekkan orang karena hanya kampusnya. Semua pastinya sama dan setiap orang punya kenyamanannya masing – masing.           

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.