Muslim Dunia, Agama, Politik Serta Masyarakat


Muslim Dunia, Agama, Politik Serta Masyarakat

Persentase Besar Muslim Di Banyak Negeri Menginginkan Hukum Islam( Syariah) Jadi Hukum Formal Negeri, Bagi Survei Di Segala Dunia Oleh Pew Research Center. Namun Banyak Pendukung Syariah Berkata Itu Wajib Berlaku Cuma Buat Populasi Muslim Di Negeri Mereka.

Tidak Hanya Itu, Umat Islam Tidak Sama Amannya Dengan Seluruh Aspek Syariah: Sedangkan Sebagian Besar Menunjang Pemakaian Hukum Agama Dalam Perselisihan Keluarga Serta Properti, Lebih Sedikit Yang Menunjang Pelaksanaan Hukuman Berat– Semacam Cambuk Ataupun Potong Tangan– Dalam Permasalahan Pidana. Survei Tersebut Pula Menampilkan Kalau Umat Islam Sangat Berbeda Dalam Menafsirkan Aspek- Aspek Tertentu Dari Syariah, Tercantum Apakah Perceraian Serta Keluarga Berencana Bisa Diterima Secara Moral.

Survei Tersebut Mengaitkan Total Lebih Dari 38. 000 Wawancara Tatap Muka Dalam Lebih Dari 80 Bahasa. Ini Mencakup Muslim Di 39 Negeri, Yang Dipecah Jadi 6 Daerah Dalam Laporan Ini– Eropa Selatan Serta Timur( Rusia Serta Balkan), Asia Tengah, Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah Serta Afrika Utara, Serta Afrika Sub- Sahara.

Kala Muslim Di Segala Dunia Berkata Mereka Mau Syariah Jadi Hukum Negeri, Kedudukan Apa Yang Mereka Bayangkan Buat Hukum Agama Di Negeri Mereka? Awal, Banyak, Namun Tidak Berarti Seluruh, Pendukung Syariah Yakin Kalau Hukum Islam Sepatutnya Cuma Berlaku Buat Umat Islam. Tidak Hanya Itu, Mereka Yang Menggemari Syariat Islam Cenderung Sangat Aman Pelaksanaannya Pada Perkara Keluarga Serta Harta Barang.

9 Di Sebagian Wilayah, Lebih Sedikit Yang Menunjang Pemberlakuan Hukuman Berat Dalam Permasalahan Pidana, Semacam Potong Tangan Untuk Pencuri– Sesuatu Wilayah. Syariah Yang Diketahui Dalam Bahasa Arab Selaku Hudud( Amati Catatan Sebutan). Namun Di Asia Selatan Serta Timur Tengah Serta Afrika Utara, Lebih Dari Setengahnya Menunjang Hukuman Pidana Berat Serta Hukuman Mati Untuk Muslim Yang Meninggalkan Kepercayaan Mereka.

Perilaku Muslim Terhadap Hak- Hak Wanita Bermacam- Macam. Di Sebagian Besar Dunia, Muslim Berkata Kalau Seseorang Perempuan Wajib Bisa Memutuskan Apakah Hendak Menggunakan Kerudung. Tetapi Kala Menyangkut Kehidupan Individu, Mayoritas Muslim Berkata Seseorang Istri Wajib Senantiasa Mematuhi Suaminya. Terdapat Banyak Perbandingan Komentar Menimpa Apakah Seseorang Istri Wajib Bisa Mengajukan Perceraian Serta Apakah Seseorang Anak Wanita Wajib Bisa Menerima Peninggalan Yang Setara Dengan Anak Pria.

Di 5 Dari 6 Daerah Utama Yang Tercantum Dalam Riset Ini, Kebanyakan Muslim Di Sebagian Besar Negeri Berkata Seseorang Perempuan Wajib Bisa Memutuskan Sendiri Apakah Hendak Menggunakan Kerudung Di Depan Universal. Median Dekat 7 Dari 10 Ataupun Lebih Mengambil Pemikiran Ini Di Eropa Selatan Serta Timur( 88%), Asia Tenggara( 79%) Serta Asia Tengah( 73%).

Namun Lebih Sedikit Yang Berkata Kalau Wanita Wajib Mempunyai Hak Ini Di Asia Selatan( 56%) Serta Kawasan Timur Tengah- Afrika Utara( 53%). Afrika Sub- Sahara Merupakan Salah Satunya Daerah Di Mana Rata- Rata Kurang Dari Separuh( 40%) Berkomentar Kalau Seseorang Perempuan Wajib Bisa Memutuskan Sendiri Apakah Hendak Menggunakan Kerudung.

Walaupun Banyak Muslim Menunjang Hak Seseorang Perempuan Buat Memilah Gimana Ia Tampak Di Depan Universal, Kebanyakan Di Sebagian Besar Daerah Berkata Seseorang Istri Wajib Senantiasa Mematuhi Suaminya. Median Lebih Dari 8 Dari 10 Muslim Mengatakan Pemikiran Ini Di Asia Tenggara( 93%), Asia Selatan( 88%), Serta Timur Tengah Serta Afrika Utara( 87%).

Apalagi Di Asia Tengah, Daerah Yang Diisyarati Dengan Tingkatan Ketaatan Beragama Yang Relatif Rendah Serta Sokongan Yang Kokoh Terhadap Hak Wanita Buat Memutuskan Apakah Hendak Menggunakan Kerudung, 7 Dari 10 Muslim Sepakat Kalau Seseorang Istri Wajib Menuruti Kemauan Suaminya. 11 Cuma Di Eropa Selatan Serta Timur Kurang Dari Separuh( Median 43%) Berbagi Pemikiran Ini.

Exit mobile version