Nabi Muhammad Jarang Tarawih Di Masjid

Nabi Muhammad Jarang Tarawih Di Masjid

Nabi Muhammad jarang tarawih di masjid? Benar atau salah? Simak tulisan di bawah

Solat tarawih sejatinya memang merupakan ibadah malam, jadi tidak ada keharusan ke masjid. Hal ini juga dipraktikkan oleh Nabi Muhammad. 

Pada saat itu Rasulullah ikut berjama’ah tarawih di masjid. Esok malamnya orang-orang yang tidak ikut pada malam sebelumnya mulai berdatangan.

Baca juga  Keunggulan Akuntansi Syariah dalam Mengelola Keuangan

Mesjid pun semakin ramai. Namun pada malam ketiga, saat masjid sedang ramai-ramainya Rasulullah sendiri yang tidak datang.

Ini tercatat dalam hadits:

Dari Aisyah RA, istri Rasulullah SAW, Rasulullah SAW melakukan shalat (tarawih) di masjid pada suatu malam. Orang-orang bermakmum kepadanya. Malam berikutnya, Rasulullah SAW kembali shalat tarawih dan jamaahnya semakin banyak. Pada malam ketiga atau keempat, jamaah telah berkumpul, tetapi Rasulullah SAW tidak keluar rumah. Ketika pagi Rasulullah mengatakan, ‘Aku melihat apa yang kalian perbuat. Aku pun tidak ada uzur yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian, tetapi aku khawatir ia (shalat tarawih) diwajibkan’,”(HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, Malik dan Ahmad).

Nabi Muhammad bukannya tidak melakukan tarawih sama sekali. Ia melakukannya di rumah, bukan di masjid.

Baca juga  5 Bahan Makanan Yang Paling Banyak Dicari Saat Bulan Ramadhan

Tujuannya adalah memberitahu ummat bahwa tarawih itu sunnah, bukan wajib

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Kemal Amaluddin Nasution