Negara di Kawasan Asia yang Memiliki Kualitas Pendidikan Unggul

Negara di Kawasan Asia yang Memiliki Kualitas Pendidikan Unggul

merupakan salah satu hal pokok yang harus ada dalam suatu .

Untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, membutuhkan suatu sistem yang baik.

menjadi pilar terpenting dalam sebuah bangsa dan merupakan pusat ilmu pengetahuan serta pembangunan karakter.

Tanpa adanya , akan sulit untuk berkembang dan tertinggal dengan lainnya.

Menjadi bangsa dengan yang maju merupakan impian setiap di dunia, termasuk .

Namun sebagai yang besar dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, belum memiliki kualitas yang baik.

Apalagi di era milenial seperti saat ini berada di posisi yang sangat penting dalam perkembangan manusia.

Adanya kemajuan IPTEK membuat manusia dituntut untuk serba bisa dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Maka dari itu, perlu bagi untuk meningkatkan kualitas agar sumber daya manusia yang dimiliki ini tidak terbengkalai begitu saja.

perlu dari - lain yang sudah memiliki kualitas yang unggul dan diakui oleh dunia, contohnya seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Bagaimana sistem yang diterapkan di - tersebut dan apa kurikulum yang digunakan sehingga bisa menjadi dengan kualitas pendidikan yang baik?

Mari kita ulas sistem pendidikan yang ada di negara-negara tersebut!

1. Singapura

Singapura adalah salah satu negara termaju di kawasan Tenggara dan penduduknya merupakan multietnis.

Negara ini memiliki luas wilayah yang kecil dan penduduk yang sedikit, namun hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak maju.

Baca juga  5 Hal yang Membedakan Indonesia dengan Negara Lain

Dasar yang digunakan Singapura untuk memajukan negaranya adalah melalui pendidikan. Singapura memiliki empat lembaga utama dalam sistem pendidikannya (Batubara, 2021 : 13),  yaitu meliputi :

a) Pemerintah, dibiayai oleh pemerintah pada tingkatan dasar dan menengah.

b) Universitas lokal, pascapendidikan untuk tingkat menengah.

c) swasta, pendidikan untuk tingkat dasar dan menengah.

d) dengan sistem dari luar negeri dan internasional.

Kurikulum yang digunakan di Singapura tidak jauh berbeda dengan di .

Mereka juga memberlakukan Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam menjalankan pendidikan, Singapura memiliki 5 jenjang diantaranya yaitu, TK (Kindergarter School), SD (Primary School),  SMP-SMA (Secondary School), persiapan (Centralised Institute), masuk universitas (University).

Pada jenjang secondary school, kelas terbagi menjadi 3 sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing siswa, kelas tersebut antara lain Express, Normal Academic dan Normal Technical.

Kelas Express merupakan kelas yang diisi oleh siswa-siswa yang pintar dan memiliki kemampuan lebih dari siswa lainnya, siswa di kelas ini dapat menyelesaiakan secondary school dalam waktu 4 tahun.

Menurut Leni (2019 : 224), ada 3 faktor yang membuat pendidikan di Singapura menjadi maju, yaitu sebagai berikut :

a) Kurangnya sumber daya alam yang ada di wilayah tersebut membuat Singapura semakin termotivasi untuk meningkatkan sumber daya manusianya. Peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut dimulai sejak awal kemerdekaan dan langsung berfokus pada pendidikan.

b) Tujuan dari sektor pendidikan dan pendidikan tinggi tidak hanya untuk mengembangkan tenaga kerja namun juga dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi pemerintah.

Baca juga  Guru Butuh Fasilitas Yang Layak

c) Rencana pemerintah untuk menjadikan Singapura sebagai “Global Schoolhouse” yang bertujuan menarik mahasiswa atau para pelajar internasional.

Nah, hal-hal tersebut yang menjadi faktor mengapa Singapura dapat menjadi negara kecil yang memiliki pendidikan maju di kawasan Tenggara.

2. Jepang

 Jepang merupakan negara yang maju dan unggul dari berbagai aspek, salah satunya yaitu aspek pendidikan.

Pengembangan kemampuan dasar bagi generasi muda menjadi fokus dari pendidikan Jepang saat ini, dengan asumsi bahwa generasi muda harus siap dengan kemajuan IPTEK yang global.   

Kurikulum yang berlaku di Jepang ditentukan oleh menteri pendidikan dan kemudian dikembangkan oleh dewan pendidikan distrik.

Untuk menentukan kelulusan dan kenaikan tingkat di Jepang juga menyelenggarakan ujian bagi para siswanya.

Jika ada siswa yang nilainya kurang dari rata-rata atau kehadirannya kurang dari 5%, maka diharuskan untuk mengulang. Kurikulum di Jepang terbagi menjadi 3 aspek yaitu, subjects (kamoku), moral education (doutoukukyoiku), dan extracurricular.

Subjects meliputi mata pelajaran wajib SD serta mata pelajaran wajib dan pilihan di SMP-SMA.

Moral education atau pendidikan moral berupa guidance dan konseling yang dilakukan oleh wali kelas dengan durasi 1 jam dalam satu minggu.

Sedangkan extracurricular, terdiri dari kegiatan-kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran seperti halnya di yaitu, olah raga, seni, OSIS, dll.  

Menurut Leni (2019 : 224), terdapat beberapa faktor yang membuat Jepang menjadi negara unggul, diantaranya yaitu :

Baca juga  Antara Pendidikan, Kepemimpinan, dan Stereotip Negatif Kaum Hawa

a) Sebelum siswa diajarkan tentang ilmu pengetahuan, mereka dibekali terlebih dahulu dengan sikap dan akhlak yang baik.

b) Mengikuti kelas tambahan atau les menjadi kegiatan yang populer di kalangan siswa Jepang.

c) Dalam sebuah penelitian statistik di Jepang menyatakan bahwa 91%  siswa selalu memperhatikan dan fokus pada pembelajaran yang berlangsung di kelas.

3. Korea Selatan

Seperti halnya dengan negara kita, Korea Selatan juga memiliki 4 jenjang dalam pendidikan yaitu, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi atau tingkat universitas.

Dalam menjalankan pendidikan, Korea Selatan melimpahkan kewenangannya kepada menteri pendidikan kemudian diteruskan kepada dewan pendidikan yang ada pada tiap-tiap daerah.

Kurikulum pendidikan Korea Selatan dilaksanakan dengan mengkoordinasikan pembelajaran teknik dan pemanfaatan teknologi, dalam hal ini ada beberapa langkah yang perlu dikerjakan oleh yaitu meliputi, perencanaan pembelajaran, diagnosis murid, membimbing siswa dengan berbagai program, tes dan menilai hasil (Riyana, 2008 : 9).

Menurut Leni (2019 : 222), terdapat beberapa faktor yang menjadikan Korea Selatan memiliki pendidikan yang unggul, yaitu sebagai berikut :

a) Pengelolaan pendidikan di Korea Selatan dipegang dan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah.

b) Pendidikan di negara tersebut sangat keras ditekankan pada para pelajar, bahkan pembelajaran bisa dilaksanakan dari jam 8 pagi sampai malam karena setelah pelajar diharuskan mengikuti pendidikan khusus untuk meningkatkan kinerja akademik.

Nah, inilah ulasan mengenai negara dengan sistem pendidikan yang berkualitas di kawasan .

Menurut kalian apakah perlu dari negara-negara tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikannya?

Semoga bisa terus meningkatkan kualitas pendidikannya agar tidak tersaingi dengan negara lain.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Sumber bacaan :

Ismail Hanif Batubara, S. P. I. (2021). Kurikulum Di Negara Maju. umsu press. Diakses pada 4 Mei 2022

Leni, N. (2019, November). Faktor Yang Membuat 7 Negara (Finlandia, Korea Selatan, Hongkong, Jepang, Singapura, Belanda, Kanada) Diakui Memiliki Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia dalam Kajian Antropologi dan Matematika.

In Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika (Vol. 2, No. 2, pp. 219-229).

Riyana, Cepi. 2008. Kurikulum Cina, Korea dan Jepang. Universitas Pendidikan .

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rafikha Tuzz Zahro