Payudara Bengkak & Puting Retak: Kesulitan Menyusui & Cara Mengatasinya – Part 1


Payudara Bengkak & Puting Retak: Kesulitan Menyusui & Cara Mengatasinya – Part 1 1

Pada awal kehidupan bayi, Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi bayi yang lengkap yang diperlukan oleh bayi. Segala nutrisi yang dibutuhkan diusia sampai enam bulan didapatkan dari ASI.

Namun tidak semua ibu mudah memberikan ASI pada bayinya. Ada saja ibu yang mengalami kesulitan dalam menyusui. dibawah ini adalah jenis kesulitan yang sering ditemukan pada ibu dan bagaimana cara mencegahnya dan apa yang harus dilakukan.

1. Payudara bengkak

Gejalanya:

 Gejala yang sering ditemukan diantaranya pembengkakan pada kedua payudara, terasa lunak, hangat, terasa sakit, kemerahan, kulita terlihat mengkilat dan kencang, putting susu rata serta sulit untuk diisap bayi. Kondisi ini bisa terjadi pada hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan. Hal ini biasanya disebabkan karena produksi ASI meningkat tetapi anak belum bisa menyusu.

Cara mencegahnya:

Lakukan inisiasi menyusu dini atau kontak kulit antara ibu dan bayi. Mulailah memberikan ASI dalam satu jam pertama kelahiran. Sebisa mungkin segera setelah lahir. Pastikan pelekatannya baik. Ibu sebaiknya sering memberikan ASI sesering yang dibutuhkan bayi siang dan malam. Ibu bisa memberikannya 8 – 12 kali per 24 jam.

Apa yang harus dilakukan?

Apabila kondisi payudara ibu sudah bengkak, maka harus dilakukan penanganan supaya tidak menjadi sakit. Sering sekali ibu menghentikan memberikan ASI pada bayi apabila payudara bengkak dan sakit. Namun hal berikut bisa dilakukan untuk menangani payudara bengkak pada ibu menyusui. Perbaiki pelekatan ketika menyusui. pastikan mulut bayi menggapai sampai daerah kehitaman (areola) pada saat menyusu.

Berikanlah ASI sesering mungkin kepada bayi. Usap payudara dengan lembut untuk merangsang aliran ASI. Ibu boleh menekan dengan lembut sekitar areola untuk mengurangi pembengakan sekaligus membantu bayi mengisap. Berikanlah ASI bergantian pada kedua payudara. Apabila bayi sedang tidak menyusu, ibu bisa saja memerah ASI gunanya untuk mengurangi tekanan sampai bayi menyusu kembali dari payudara.

Kompres payudara dengan air hangat untuk membantu aliran ASI sebelum diperas dan kompres dengan air dingin untuk mengurangi bengkak setelah diperah.

2. Puting retak atau sakit

Kadang – kadang seorang ibu menyusui juga dapat mengalami puting retak Ketika menyusu. Tentu saja hal ini akan menyebabkan rasa sakit pada ibu.

Gejalanya:

Pada puting retak, payudara khususnya bagian puting akan terasa sakit. Akan ditemukan retak pada ujung puting ibu. Kadang-kadang payudara ibu akan berdarah dan bisa menyebabkan terjadinya infeksi.

Pencegahannya:

Kondisi puting yang retak biasanya disebabkan oleh pelekatan menyusui yang tidak tepat. Oleh karena itu lakukan pelekatan yang baik untuk menghindari terjadinya putting luka atau retak. Sebaiknya tidak menggunakan botol pada saat memberikan susu.

Karena cara menghisap puting berbeda dengan menggunakan botol. Hal ini bisa menyebakan anak menjadi bingung putting. Ketika membersihkan sebaiknya tidak menggunakan sabun atau krim pada putting.

Apa yang harus dilakukan?

Pada saat putting retak, biasanya ibu akan menghentikan memberikan ASI pada bayi. Namun kondisi ini tidak akan banyak menolong ibu. Oleh karena itu, tetaplah menyusui dengan memperbaiki pelekatan dengan baik. Pastikan mulut bayi terbuka lebar dan menjangkau Sebagian besar payudara ibu. Mulailah menyusui dari payudara yang kurang terasa sakit.

Ibu juga dapat mengubah posisi saat menyusui. Pada saat menyusui, biarkan bayi melepas sendiri isapannya. Oleskan cairan asi ke putting yang luka. Sebaiknya ibu tidak menggunakan krim atau sabun pada putting yang luka. Ibu juga tidak menunggu sampai payudara penuh untuk menyusui kembali. Hindari penggunaan botol pada waktu memberikan ASI, memberikan ASI perah bisa dengan sendok atau mug/gelas kecil untuk bayi.

Seorang ibu memberikan sumber kehidupan bagi bayinya.oleh karena itu perlu diberikan dukungan dan bantuan praktis untuk memastikan bayi dan ibu mendapatkan haknya dalam satu proses menyusui. Apabila anda menemukan ibu dengan kondisi payudara bengkak dan puting retak pada saat menyusui, segeralah meminta bantuan pada dokter dan konselor ASI kesayangan anda. Membantu mereka dalam memberikan ASI pada bayinya sama dengan memberikan dukungan pada satu orang calon pemimpin di Negara ini pada masa yang akan datang.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Bawang Merah

   

Seorang yang menumpahkan kekesalan, sedih, amarah, bahagia dan rasa syukur dengan menulis. Menulis adalah teman suka duka. Juga seorang Konselor Menyusui, Pegiat Anak, dan peduli dengan seputar anak.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap