Pemasaran Luar Negeri yang Patut Kita Ketahui & Pahami Agar menjadi Cuan

Pemasaran Luar Negeri yang Patut Kita Ketahui & Pahami Agar menjadi Cuan

Pemasaran internasional adalah metode mempromosikan produk dan layanan di banyak negara.

Hal ini dilakukan agar korporasi dapat meningkatkan jangkauan bisnis globalnya. Pemasaran internasional didefinisikan sebagai pemasaran barang dan jasa lintas batas.

Beberapa profesional mendefinisikan pemasaran internasional sebagai berikut.

· Pemasaran global, menurut Kotabe dan Helsen, mengacu pada tindakan tegas yang menekankan inisiatif standardisasi, koordinasi lintas pasar, dan integrasi dunia untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

· Pemasaran internasional, menurut Michael E. Czinkota, adalah proses perencanaan dan pengorganisasian transaksi lintas batas negara untuk menghasilkan pertukaran yang memenuhi tujuan individu dan organisasi yang terlibat.

· Pemasaran global, menurut James E Keegan, adalah serangkaian operasi pemasaran yang dilakukan oleh bisnis yang mengutamakan efektivitas biaya dan upaya yang melintasi batas-batas nasional dan regional.

James menggarisbawahi kemungkinan mentransfer produk, merek, dan ide-ide lain di seluruh negara, serta memenuhi kebutuhan pelanggan global dan mengembangkan kerjasama antara infrastruktur pemasaran nasional dan infrastruktur pemasaran global.

Strategi pemasaran perusahaan harus dikembangkan secara global, yang memerlukan sistem manajemen pemasaran terpadu di seluruh dunia.

Hal ini diperlukan agar pelaku usaha dapat menguasai dan mempersiapkan diri.

Karena manajemen pasar internasional berbeda dari manajemen pasar lokal, yang mungkin sudah akrab dengan organisasi.

Beberapa langkah manajemen pemasaran internasional adalah sebagai berikut.

  • Memahami situasi lingkungan global saat ini.
  • Memiliki tujuan dan kebijakan yang ditetapkan.
  • Mengetahui pasar luar negeri yang Anda tuju.
  • Memiliki strategi pemasaran.
  • Memiliki tim pemasaran.
  • Melaksanakan prosedur pengendalian dan evaluasi.
  • Strategi Pemasaran untuk Pasar Internasional.

Setiap perusahaan dapat memilih cara yang paling tepat untuk produk dan pasar sasarannya ketika mengembangkan rencana pemasaran internasional.

Perusahaan bersaing di pasar global dengan menggunakan berbagai teknik.

1. Nilai Pelanggan Seiring Waktu (Customer Lifetime Value-CLV)

Nilai sekarang dari arus kas masa depan (keuntungan) yang diberikan oleh klien sehubungan dengan hubungannya dengan organisasi disebut nilai seumur hidup pelanggan.

Strategi CLV ini menyoroti kemampuan pemasar untuk memberikan kesenangan klien jangka panjang dan memaksimalkan layanan.

Baca juga  Apa saja Organ PT ?

2. Pemasaran melalui Pengalaman

Dalam pemasaran pengalaman, fokusnya adalah pada pengalaman yang akan dimiliki pelanggan saat menggunakan produk.

Untuk menjadi penghubung antara produk dan konsumen, pemasaran ini memadukan logika, emosi, dan tindakan.

3. Kembangkan Strategi Samudra Biru

Metode ini bertujuan untuk membangkitkan permintaan pasar yang segar.

Permintaan diproduksi, bukan ditangkap, di bawah strategi samudra biru. Akibatnya, bisnis memiliki banyak ruang untuk tumbuh dan untung.

Beberapa prinsip yang digunakan dalam strategi samudra biru ini adalah sebagai berikut.

  • Bersaing di pasar baru.
  • Membuat sistem persaingan menjadi usang.
  • Buat permintaan baru dengan menangkapnya.
  • Mengambil pertukaran nilai-biaya dari persamaan.
  • Menggabungkan keunikan dengan biaya terjangkau.

4. Reputasi Merek (Brand Equity)

Konsumen dapat mengadopsi berbagai sikap sehubungan dengan merek sebagai berikut.

  • Mengubah merek karena biaya
  • Tidak ada alasan kuat untuk berpindah merek.
  • Jika Anda mengubah merek, itu akan menjadi kerugian.
  • Pertimbangkan merek untuk menjadi teman Anda.
  • Terikat pada merek

Beberapa faktor ini dapat mempengaruhi kinerja merek dalam hal persepsi konsumen.

Perusahaan juga bisa mendapatkan keuntungan dari merek dengan banyak ekuitassebagai berikut.

· Stabilitas harga, harga yang telah ditetapkan sebelumnya di pasar tidak akan mudah terganggu oleh harga baru yang diperkenalkan oleh pesaing.

· Penetapan harga yang lebih tinggi, Produk dengan ekuitas merek yang kuat dapat memerintahkan harga yang lebih tinggi daripada produk lain karena kepercayaan konsumen dan pandangan positif.

· Biaya pemasaran yang lebih rendah, Jika suatu produk telah mendapatkan tempat di hati konsumen, upaya dan biaya untuk mempertahankan citra tersebut akan jauh lebih rendah daripada pesaing yang masih harus membangun citra untuk produk mereka.

Perputaran produk yang lebih cepat dengan ekuitas merek yang baik mungkin lebih berharga di mata distributor dan pengecer, sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.

Akibatnya, distributor dan pengecer lebih cenderung berurusan dengan produk dengan ekuitas merek yang mapan.

Baca juga  Kesalahan, Kegagalan, dan Persoalan dalam Marketing

Perusahaan dengan ekuitas merek yang kuat dapat dengan mudah menghasilkan produk turunan berdasarkan merek saat ini.

Ada juga kemungkinan besar produk baru akan diterima dengan baik dan menarik perhatian konsumen.

5. Keunggulan Layanan (Service Quality)

Keunggulan kompetitif perusahaan dapat dicapai dengan strategi ini dengan menyediakan layanan pengiriman produk yang sangat baik.

Elemen layanan, daripada aspek fisik produk, mendominasi seluruh proses pemasaran.

hal ini adalah bahan-bahan yang membentuk elemen-elemen, seperti: fasilitas fisik (berwujud), penampilan staf, alat dan perlengkapan yang digunakan, serta penampilan fisik pendukung semuanya termasuk.

Penyampaian layanan tepat waktu dan sesuai jadwal itulah yang dimaksud dengan reliabilitas.

Saat bertransaksi, kepercayaan, dan keamanan (assurance) mengacu pada rasa bebas dari tekanan, risiko, ketidakpastian, dan kenyamanan.

Kesediaan dan kesiapan karyawan untuk melayani pelanggan didefinisikan sebagai daya tanggap.

Kemampuan pekerja untuk memahami tuntutan konsumen tergantung pada pendekatan pribadi mereka (empati).

Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam melayani dan memuaskan pelanggan didasarkan pada kemampuan personelnya.

Metode ini mengasumsikan bahwa jika karyawan senang dengan lingkungan kerja dan gaji mereka, mereka akan berkinerja baik dan memberikan layanan pelanggan yang sangat baik.

6. Tanggung Jawab Sosial Korporasi (Cooperate Social Responsibility-CSR)

Kebijakan CSR ini menginstruksikan bisnis untuk mengelola bisnis mereka sesuai dengan hukum yang berlaku, norma etika, dan peraturan internasional.

Perusahaan juga harus mengikuti konsep dasar yang telah ditetapkan selama perjalanannya sebagai berikut.

  • Berkonsentrasi pada topik yang paling penting untuk operasi perusahaan.
  • Terus menerapkan langkah-langkah yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari operasi perusahaan.
  • mengaitkan semua upaya tersebut dengan kampanye pemasaran merek agar tercipta sinergi positif antara kegiatan CSR dan merek di mata pelanggan.

7. Mengelola Hubungan Pelanggan (Consumer Relationship ManajementCRM)

CRM mengacu pada strategi untuk mengelola kontak perusahaan dengan pelanggan dan pelanggan masa depan.

Ada banyak tingkat hubungan antara bisnis dan pelanggan mereka di CRM, termasuk:

Baca juga  Dua Tugas HRD Ini, Bisa Menjadi Lebih Efisien

Karena hanya berdasarkan transaksi, obligasi keuangan merupakan bentuk interaksi tingkat terendah antara bisnis dan konsumen.

  • Ikatan sosial, hubungan kedua pihak terikat oleh lingkungan sosial tempat mereka tinggal.
  • ikatan bisnis, interaksi antara pengusaha dan konsumen diperluas hingga mencakup hubungan bisnis yang saling menguntungkan dan saling menguntungkan.
  • Ikatan struktural, hubungan yang terbentuk antara pengusaha dan pelanggan bersifat struktural, mencakup semua faktor berikut.

Untuk memungkinkan pembangunan hubungan yang solid dengan konsumen, pengembangan infrastruktur teknologi informasi sangat penting dalam strategi ini.

8. Jaringan

Multi-level marketing adalah istilah untuk teknik ini. Metode ini pada dasarnya merupakan strategi penjualan langsung dengan struktur pengusaha tertentu.

Setiap pengusaha bertanggung jawab tidak hanya menjual produk, tetapi juga mengembangkan jaringan di sekitarnya yang akan memberikan imbalan finansial di masa depan.

Dari mulut ke mulut adalah mode utama komunikasi dalam pemasaran multi-level, dan strukturnya didasarkan pada kepercayaan antara pemilik bisnis.

Agar pemasaran multi-level berhasil dan berhasil bagi bisnis dan pengusaha, sejumlah prinsip harus diikuti.

Ini berisi mekanisme rekrutmen, serta sistem remunerasi dan peringkat.

  • Produk: ini mengacu pada kualitas, harga, dan manfaat produk.
  • Manusia: ini mengacu pada karakter yang direkrut serta tingkat kekaguman yang mereka terima atas pekerjaan mereka.

Konsep Pemasaran Internasional

Sebagai bagian dari fungsi manajemen pemasaran internasional, konsep diterapkan dan dikembangkan.

Berikut ini adalah empat ide pemasaran internasional:

1. Orientasi Etnosentris

Menurut sudut pandang etnosentris, nilai-nilai negara asal seseorang lebih unggul daripada nilai negara lain.

Mereka percaya bahwa strategi domestik lebih unggul dan lebih baik daripada strategi asing.

Perusahaan internasional adalah bisnis etnosentris yang melakukan bisnis secara internasional.

2. Orientasi yang polisentris

Perusahaan multinasional sering digunakan untuk menggambarkan bisnis polisentris.

Sudut pandang polisentris ini menyatakan bahwa setiap negara memiliki identitasnya sendiri yang berbeda.

Setiap anak perusahaan berdiri sendiri, dengan tujuan dan strategi pemasarannya sendiri.

3. Orientasinya Regiosentris.

Perusahaan dengan sikap regiosentris tidak hanya dapat mendeteksi perbedaan ciri khas pasar internasional, tetapi juga mengalami kesamaan.

Alih-alih hanya menumbuhkan pasarnya di seluruh dunia, bisnis regiosentris meningkatkan daya saing regionalnya.

4. Orientasinya geosentris.

Perspektif geosentris adalah hibrida dari pemikiran etnosentris dan polisentris yang meneliti persamaan dan perbedaan pasar dan negara untuk mengembangkan strategi di seluruh dunia yang menjawab tuntutan dan aspirasi pasar lokal.

Pendekatan ini dianggap mampu mengidentifikasi persamaan dan kontras untuk mengembangkan rencana pemasaran lokal dan global.

Dengan pemaparan mengenai cara pemasaran luar negeri yang patut kita ketahui agar menjadi cuan, semoga artikel ini dapat memudahkan pembaca dalam menjalankan bisnisnya agar mudah mendapatkan cuan.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

12_Fauzan Nurrahman