Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Corona ada pada tahun 1965. DA Tyrell dan ML Bynoe mereka mengisolasi corona dari saluran pernapasan orang dewasa dengan flu biasa di Sakit Harvard, America Serikat. Pada akhir tahun 2019, wabah terbaru corona pertama kali terjadi di Wuhan, Propinsi Hubei, China. Coronavirus Diseases 2019() adalah penyakit jenis terbaru yang sebelumnya belum pernah diidentifikasi oleh .Tanda dan gejala umum infeksi yaitu gejala gangguan pada pernapasan seperti demam, batuk, dan sesak napas. Di Negara sendiri pada tanggal 2 Maret 2020 menyampaikan kasus yaitu, terdapat dua orang yang dinyatakan positif corona, hingga tanggal 30 Oktober 2020 kasus positif bertambah 2.897 menjadi 406.945, pasien sembuh bertambah 4.517 menjadi 334.925, pasien meninggal bertambah 81 menjadi 13.782 (detikhealth).

Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Begitu berbahayanya penyakit ini, sehingga pemerintah berupaya keras menanggulangi penyebaran . Sampai saat ini obat serta vaksin belum ditemukan, sehingga cara yag paling ampuh untuk memutus rantai penyebaran wabah ini adalah dengan melakukan pembatasan sosial dan pembatasan fisik (Tim Kerja Kementrian Dalam Negri 2020). Pemerintah dengan tegas mengeluarkan berbagai kebijakan di segala bidang, terutama kebijakan di bidang . Pada tanggal 24 Maret 2020  Mentri dan Kebudayaan Republik mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 mengenai pembelajaran dari /melakukan pola pembelajaran jarak jauh().

Baca juga  HPV, Contoh Virus Penyebab Kanker Pada Manusia!

dengan jarak jauh

Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Proses pembelajaran merupakan alat kebijakan publik sebagai peningkatan pengetahuan dan skill. Tetapi sekarang kegiatan yang bernama berhenti dengan tiba-tiba karena gangguan . Kementrian di bawah naungan Kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim, menyampaikan semangat peningkatan produktivitas bagi siswa untuk mengangkat peluang kerja ketika menjadi lulusan sebuah . Namun degan adanya wabah yang sangat mendadak, maka perlu mengikuti alur yang sekiranya dapat menolong kondisi dalam keadaan darurat. perlu memaksakan diri menggunakan media . Namun penggunaan teknologi bukan tidak ada masalah, banyak varians masalah yang menghambat terlaksananya efektivitas pembelajaran dengan metode diantaranya adalah:

  1. Kurangnya Kefahaman dalam Teknologi Informasi terhadap Guru dan Siswa
Baca juga  Tim Misi Kemanusiaan Berbagi Ditengah Pandemi

Kondisi guru tidak semua faham dalam penggunaan teknologi, bisa dilihat dari guru-guru yang lahir sebelum tahun 1970-an. Begitu juga dengan siswa yang kondisinya hampir sama dengan guru-guru yang dimaksud dalam pemahaman penggunaan teknologi.

  1. Sarana dan Prasarana yang kurang memadai

Perangkat pendukung teknologi jelas mahal. Banyak di daerah guru yang kondisi ekonominya masih menghawatirkan. Kesejahteraan guru maupun murid yang serba terbatas dalam menikmati sarana dan prasarana teknologi informasi sangat diperlukan dengan musibah ini.

  1. Akses Internet yang terbatas
Baca juga  Inilah Tips Mengajarkan Anak Untuk Disiplin Saat #DiRumahAja

Jaringan internet yang benar-benar masih belum merata di pelosok negeri. Tidak semua lembaga baik dasar maupun menengah dapat menikmati internet. Jika pun ada jaringan internet tetapi kondisinya masih belum mampu menyamai media .

  1. Kurang siapnya penyediaan Anggaran

Biaya juga sesuatu yang menghambat, karena aspek kesejahteraan guru dan murid masih jauh dari harapan. Ketika mereka menggunakan kuota internet untuk memenuhi kebutuhan media , jelas mereka tidak sanggup membayarnya. Ada dilema dalam pemanfaatan media , ketika Menteri memberikan semangat produktivitas harus melaju, namun disisi lain kecakapan dan kemampuan vinansial guru dan siswa belum melaju ke arah yang sama. Negara pun belum hadir secara menyeluruh dalam memfasilitasi kebutuhan biaya yang dimaksud.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Azka annisa Bilqis