Penegakan Hukum Illegal Fishing Yang Kian Marak

Penegakan Hukum Illegal Fishing Yang Kian Marak 1

Indonesia mengalami masalah besar dalam 5 tahun terakhir ini ketika marak adanya illegal fishing yang dilakukan oleh kapal-kapal asing yang berada di wilayah zona ekonomi eksklusif atau ZEE.

Tindakan tersebut tentunya mengakibatkan kerugian dari sisi material maupun non material, dari segi imaterial negara Indonesia sudah dilecehkan dari kedaulatan negara.

Sementara dari segi materiil, Indonesia telah dirugikan setidaknya per tahun rata-rata senilai 20 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar 240 Triliun Rupiah.

Akibat perbuatan tersebut, membuat Indonesia mengalami masalah serius di bidang Kelautan dan Perikanan.

Penegakan Hukum Illegal Fishing Yang Kian Marak 3

Illegal fishing sendiri merupakan suatu tindakan yang diatur dalam undang-undang perikanan dan kelautan mengenai suatu tindakan yang di luar aturan melakukan kegiatan penangkapan ikan dan atau kegiatan memanfaatkan potensi kelautan.

illegal fishing ini marak terjadi di wilayah perairan Indonesia mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan mayoritas wilayahnya adalah perairan.

Tindakan-tindakan tersebut dilakukan oleh kapal-kapal asing di dalam wilayah zona perairan Indonesia.

Sebenarnya suatu negara sudah diberikan aturan zona ekonomi eksklusif atau ZEE dengan batas 200 mil laut dari pangkalan laut suatu negara.

Namun faktnya illegal fishing ini tetap dilakukan oleh sejumlah oknum, dan beberapa kasus nya mulai ditangani, dengan melakukan penangkapan lalu kemudian diadili.

Sebagai contoh dalam kasus illegal fishing pada tahun 2015, saat kapal asing China bernama Zhu Nian dengan Nahkoda kapal bernama M.V. Hai.Fa.

Ia didakwa dengan pasal 100 Jo. pasal 7 ayat (2) Undang-undang tentang perikanan  nomor 31 tahun 2004 sebagaimana juga telah diperbaharui dengan Undang-undang nomor 45 tahun 2009.

Di Pengadilan Perikanan di Ambon, Maluku, amat putusan terdakwa berbunyi menetapkan denda kepada terpidana dnegan dihukum untuk membayar Rp 200 juta rupiah kepada Negara.

Namun dirasa vonis ini tidak begitu berat bagi pelaku, dan memberikan efek jera kepada pelaku.

Jika melihat dari perbuatannya, serta potensi kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan tersebut maka semestinya ia mendapat vonis yang fair.

Penegakan Hukum Illegal Fishing Yang Kian Marak 4

Berdasarkan tindakan akibat yang terjadi, ia melakukan  aktivitas penangkapan terhadap 15 ton ikan hiu koboi atau carcharhinius longimanus. 

Sementara hiu martil atau sphyma spp tanpa adanya Surat Layak Operasi atau SLO.

Hal tersebut merupakan suatu tindakan yang jelas-jelas merugikan potensky kekayaan alam Indonesia dari sektor sumber daya laut serta secara imaterial telah melanggar kedaulatan suatu negara dengan sengaja memasuki area ZEE.

Hal seperti inilah yang secara jelas dan nyata terjadi di Indonesia, kasus ini hanya sebagian kasus dari banyak kasus yang terjadi di perairan Indonesia.

Penindakan lain yang bisa dilakukan merujuk pada aturan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2004 sebagaimana telah diibah dalam Pasal 69 Ayat 4 UU Nomor 45 Tahun 2009 adalah dengan upaya untuk menenggelaman dan meledakkan kapal asing yang telah memasuki zona terlarang.

Hak tersebut dapat di lakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP tanpa dilakukan penindakan di Pengadilan.

 Mengenai ketentuan dalam undang-undang tersebut menjelaskan tentang otoritas dan kewenangan suatu negara dalam hal menjalankan sebagaimaa fungsi dari kebijakannya dibidanh perikanan dan kelautan.

Sebagaimana dijelaskan dalam aturan tersebut bahwa penyidik dan/atau pengawas perikanan dapat melakukan tindakan khusus berupa pembakaran dan/atau penenggelaman kapal perikanan yang berbendera asing berdasarkan bukti permulaan yang cukup.”

Namun implementasi aturan tersebut juga harus diselaraskan dengan ketentuan hukum laut internasional. Dan sebenarnya negara memiliki kedaulatan masing-masing, tanpa adanya campur tangan negara lain. 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

BLUTS