Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment Jadi Sorotan

Nur Rohmawati

Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment Jadi Sorotan

Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment baru-baru ini menjadi sorotan hangat para penggemar K-Pop di seluruh dunia. Pengakuan jujur ini terungkap lewat dokumenter solonya yang berjudul Always Lalisa. Dokumenter tersebut tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF).

Penggemar langsung dikejutkan oleh cerita masa lalu sang idola. Lisa membeberkan pengalaman pahit selama menjadi trainee di agensi lamanya. Pengalaman tersebut berdampak besar pada kesehatan mental dan rasa percaya dirinya.

Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment Soal Pengalaman Trainee Pahit

Selama berada di bawah naungan agensi, Lisa mendapat dorongan kuat untuk fokus pada kemampuan rap. Namun, situasi kurang menyenangkan terjadi saat proses rekaman video latihan menari.

Lisa sempat menyanyi dalam video latihan tersebut. Pihak agensi justru meminta rekam ulang seluruh video hanya karena Lisa menyanyi, bukan melakukan rap. Kejadian ini membuat rasa percaya dirinya runtuh seketika.

Kritikan Mentor Agensi

Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment termasuk memperburuk kondisi mentalnya. Lisa pernah merekam lagu cover milik Bruno Mars untuk evaluasi bulanan. Pelatih vokalnya memberikan pujian tinggi atas kemampuan vokal tersebut.

Namun, saran berbeda datang dari mentor agensi. Mentor tersebut meminta Lisa untuk tetap fokus pada jalur rapper saja. Kritik ini mengikis semangatnya untuk terus mengasah suara.

Kehilangan Keberanian Bernyanyi

Akibat dua kejadian tersebut, Lisa merasa ragu terhadap bakat vokalnya sendiri. Kepercayaan diri dalam bernyanyi hilang dalam waktu yang cukup lama.

Lisa bahkan sempat enggan mengeksplorasi kemampuan vokal selama bertahun-tahun. Ketakutan akan kritik membuatnya terus membatasi diri di dalam grup.

Bangkit Kembali Melalui Karya Solo

Lisa baru bisa membangun kembali rasa percaya dirinya saat mengambil jeda dari aktivitas grup. Masa rehat selama satu tahun memberi ruang untuk menyembuhkan luka lama. Reaksi emosional langsung berdatangan dari para penggemar setelah mendengar kabar ini. Banyak pihak menyayangkan batasan ketat yang pernah diterapkan oleh agensi. Penggemar memberikan dukungan penuh agar Lisa terus mengeksplorasi seluruh bakat seni yang dimiliki.

Kini, Lisa tampil lebih bebas dan percaya diri dalam mengolah vokal. Karya solonya menjadi bukti nyata keberanian lepas dari bayang-bayang masa lalu.

Pengakuan Lisa BLACKPINK tentang YG Entertainment membuka mata publik mengenai sisi kelam industri hiburan. Meski sempat kehilangan rasa percaya diri, keberaniannya untuk bangkit kini menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.