Pengalaman Bersama Kereta Api Luxury!

Pengalaman Bersama Kereta Api Luxury! 1

Melakukan bepergian jauh memang sangatlah menyenangkan tapi juga melelahkan. Perjalanan yang jauh hingga beratus-ratus kilometer yang membutuhkan waktu berjam-jam terkadang membuat kita sakit pinggang dan pantat yang memanas bila duduk terus menerus. Dewasa ini banyak sekali pilihan moda transportasi yang dapat kita pilih. Seperti pesawat, kapal, kereta api, bus, shuttle bus, travel, atau membawa kendaraan pribadi. Tapi kali ini kita akan bepergian menggunakan kereta api kelas Luxury dan dijamin tidak membuat pantat menjadi panas! 

Kereta api saat ini memang menjadi primadona bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat. Harga yang terjangkau dan jadwal keberangkatan yang semakin banyak membuat ini menjadi tambah populer. Penataan stasiun yang makin rapi, bersih, dan aman juga menjadi salah satu alasan pelanggan kereta api meningkat. Apalagi di saat pandemi seperti ini, PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) menerapkan Rapid Antigen dan Gennose yang tergolong mudah dan cepat prosesnya. 

PT. KAI memiliki beberapa kelas kereta api, salah satunya adalah kelas Luxury. Dari namanya saja kita sudah bisa menilai bahwa kelas ini adalah kelas yang mewah. Namun apakah betul semewah namanya? Yup! Pertanyaan bagus. Karena disini akan kita temukan jawabannya.

Kali ini yang akan saya review adalah gerbong Luxury milik kereta api Taksaka dengan perjalanan Stasiun Kutoarjo –  Gambir (Jakarta). Perjalanan ini saya lakukan pada awal Juni tahun 2021. Harga tiket yang dipatok adalah sebesar 900 ribu. Cukup mahal bagi harga kereta api, harga pesawat pun hanya sekitar 400 – 500 ribuan pada saat itu. Namun rasa penasaran saya cukup tinggi hingga akhirnya rela membayar lebih untuk menjajal kelas Luxury ini. 

Gerbong Luxury berada di paling depan dan paling belakang rangkaian kereta api dengan setiap gerbong hanya berisi 18 kursi. Begitu masuk ke dalam gerbong, kita akan disambut oleh Pramugari (Prami) kereta api dan setelah duduk kita diberi masker, tisu basah, makanan ringan, makan besar, dan minuman hangat. Wow, baru duduk saja sudah diberikan banyak sesajen. 

Kita akan diberi tempat duduk satu – satu pada kelas ini, dengan kursi yang dapat diatur hingga 180 derajat alias kita bisa rebahan selama perjalanan sehingga pinggang dan pantat tidak menjadi korban. Kita juga disediakan sebuah layar untuk menikmati Audio Video seperti musik, film, rute perjalanan, info wisata, dan lain sebagainya. Pada setiap kursinya juga disediakan stop kontak dengan loker untuk meletakkan barang-barang kecil kita. Juga ada sebuah tempat sampah di bawah kursi kita. 

Kurang lebih seperti ini lah penampakan tempat duduk luxury itu tapi sayangnya saya tidak punya banyak foto yang menggambarkan dengan jelas. Ngomong-ngomong yang berada di atas meja adalah tablet milik saya sendiri jadi tidak termasuk dalam fasilitas gerbong luxury ya! Hehe

Kereta Api Taksaka Luxury
Kereta Api Taksaka Luxury

Lalu apakah ada kekurangan dari kelas ini? Jawabannya adalah terletak pada masing-masing penggunanya. Bagi saya sendiri, semuanya bagus, hanya saja mungkin karena gerbong ini sudah lama  jadi perlu ekstra perawatan sehingga bisa benar-benar terlihat mewah. Sebab yang saya rasakan kemarin saat menggunakan ini hanyalah sebuah kursi privat yang bisa diatur menjadi kasur dan mendapat ekstra makanan gratis. Selebihnya sama saja dengan gerbong lainnya. 

Oh ya, sedikit tips dari saya, apabila kalian akan bepergian menuju ke Yogyakarta pastikan kalian memesan seat di barisan A dan seat B jika kalian ingin menuju Jakarta sesuai dengan lajunya kereta. 

Itu dia sedikit review dan pengalaman saya dalam menjajal gerbong luxury Taksaka dari PT Kereta Api Indonesia. Semoga dapat memberi sedikit pencerahan saat perjalanan darat kalian. Terimakasih!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

emde