Penting! Begini Cara Perawatan CVT dan Mesin Pada Motor Matic


Penting! Begini Cara Perawatan CVT dan Mesin Pada Motor Matic 1

Motor matic makin disenangi banyak kalangan. Bahkan, jumlahnya bisa dibilang telah mengalahkan pengguna motor gigi dan motor kopling. Betapa tidak, mengendarai motor matic jauh lebih simpel sehingga mudah dipakai mulai dari pria hingga wanita.

Namun, Sobat Mister tidak boleh juga sembarangan memakai motor matic. Motor matic juga harus senantiasa dirawat agar performanya tetap prima. Salah satu bagian paling vital adalah bagian mesin dan CVT. Berikut adalah beberapa cara mengecek mesin motor matic serta bagaimana perawatan CVT yang harus dilakukan.

Perawatan CVT

Biasanya, ruang CVT pada motor matic harus dibersihkan setiap 8.000 sampai 10.000 km pemakaian. Kotoran yang menempel di dalam CVT dapat membuat vibrasi dan memperpendek usia belt CVT. Sobat Mister bisa menyemprotkannya denan kompresor. Jika kotoran sudah menempel, sebaiknya gunakan amplas halus.

Semprot Filter Udara

Filter udara yang kotor dapat menyempitkan ruang udara yang masuk ke dalam CVT. Hal ini bisa berdampak pada overheat atau temperatur tinggi di atas toleransi. Cukup semprotkan dengan kompresor dan lanjutkan dengan bensin. Jika ingin memakai deterjen juga tidak masalah. Cuci dan keringkan.

Pelumasan Komponen CVT

Perawatan CVT motor matic bukan hanya itu saja. Setelah dibersihkan, berbagai komponen dalam ruang CVT juga perlu dilumasi. Fungsinya sendiri agar meminimalisir gesekan antar komponen. Pelumasan di bagian yang berputar dengan gemuk atau grease khusus.

Cek Tromol Kopling

Jika mesin dirasa sangat berisik dan pemakaian BBM jadi lebih boros, penyebabnya bisa jadi datang dari flywheel atau tromol kopling yang sudah baret. Sobat Mister bisa mengeceknya dengan melihat apakah ada goresan atau kehausan. Kalau ada, maka flywheel sudah saatnya diganti. Biasanya umur flywheel sama dengan belt.

Ganti Belt

Penting! Begini Cara Perawatan CVT dan Mesin Pada Motor Matic 3

Nah, komponen CVT yang punya umur tertentu adalah belt. Pergantian belt secara berkala dapat dilakukan setiap 24.000 sampai 25.000 km pemakaian. Jika tidak diindahkan, belt akan melar dan cengkramannya menjadi lemah. Dampaknya motor akan terasa memiliki performa yang berat.

Cek dan Ricek Bagian Roller

Roller sendiri memiliki umur berkisar 24.000 km pemakaian. Fungsinya adalah untuk menekan variator ke drive belt sehingga motor bisa berjalan. Oleh sebab itu, lingkaran roller harus rata semua. Jika ada permukaan lingkaran yang tidak rata, maka roller harus diganti semua dalam satu set. Kalau masih normal, Sobat Mister cukup membersihkannya dengan kuas dan sedikit bensin.

Kampas Kopling

Kampas Kopling bisa dibilang aus ketika permukaan kampas mulai rata dengan bawah, terutama bagian ujung yang dekat dengan mangkuk kopling. Agar lebih mudah, Sobat Mister bisa mengukur ketebalannya yang tidak boleh di bawah 2 mm. Ciri lainnya adalah ketika performa CVT mulai lambat dan saat pertama kali di gas muncul suara berdecit dari ruang CVT. Maka kampas kopling juga penting dalam perawatan CVT.

Penting! Begini Cara Perawatan CVT dan Mesin Pada Motor Matic 4

Jadi, itu tadi adalah beberapa cara mengecek mesin motor matic dan bagaimana perawatan CVT yang harus diperhatikan. Intinya lumayan simpel, yang penting mesin dan CVT motor matic selalu di cek secara berkala agar performanya tetap prima.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Mister IR

   

Akan membagikan segala informasi kepada Sobat Mister semua.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap