Pentingnya Kesehatan Mental Dalam Menghadapi Pandemi


Pentingnya Kesehatan Mental Dalam Menghadapi Pandemi 1

Saat ini Indonesia masih diselimuti berita duka. Nah bagaimana tidak, ketika semua orang diwajibkan untuk melakukan segala aktivitas di rumah. Tentunya akan memberikan dampak yang cukup berat bagi mentalnya. Jika orang tersebut belum siap, stress adalah hal yang cukup memungkinkan terjadi.

Pentingnya Kesehatan Mental Dalam Menghadapi Pandemi 3

Sebelumnya tadi saya bicara tentang mental sehat, nah apa sih mental sehat itu? Bagaimana mental sehat sangat berpengaruh terhadap kejiwaan seseorang? Sebenarnya stress disebabkan oleh kecemasan dan kekhawatiran yang berlebih terhadap sesuatu. Mental sehat memungkinkan seseorang untuk dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya dan memiliki hubungan ‘positiv’ dengan orang lain. Kesehatan mental merupakan sebuah keadaan dimana jiwanya merasa tenang dan tentram dalam menjalani hidup serta dapat menghargai orang lain. Ternyata stress juga ada pembagiannya loh dan juga ada pembahasannya. Simak baik-baik ya.

Stress dan Pembagiannya

Kesehatan mental menjadi sebuah penyakit yang terkadang disepelekan. Padahal kesehatan mental merupakan unsur penting yang dapat menentukan keadaan jiwa seseorang. Keadaan mental yang sakit disebabkan oleh keadaan khawatir yang berlebihan terhadap sesuatu. Dengan kata lain bisa disebut sebagai tekanan (stress). stress pada saat pandemi bisa digolongkan menjadi beberapa hal :
  • Stress akademik
    Akademik selalu dicirikan dengan dunia pendidikan. Biasanya stress akademik dihadapi oleh pelajar dan mahasiswa. Stress akademik dapat disebabkan oleh adanya tuntutan tugas yang banyak. Apalagi ketika pandemi, semua pembelajaran dilakukan dengan daring (online). Membuat para pelajar dan mahasiswa merasakan kebosanan yang besar dan semakin banyak tugas yang harus dikerjakannya.
  • Stress kerja
    Tekanan yang dialami para pekerja akibat pandemi ialah karena adanya work from home yang menyebabkan adanya social distancing. Padahal salah satu hal yang dapat mengobati stress ialah berkomunikasi dengan orang lain atau berjumpa dengan seseorang. Akibatnya produktivitas kerja menjadi menurun. Apalagi adanya isu tentang pengurangan karyawan yang membuat para karyawan semakin tertekan, sedangkan bagi mereka yang bekerja dibidang usaha dan jasa harus melerakan diri untuk keluar rumah dengan rasa was-was yang tinggi.
  • Stress dalam keluarga
    Pandemi membawa keuntungan bagi semua keluarga, yakni waktu kedekatan antara anggota keluarga semakin bertambah sehingga tali persaudaraan semakin erat. Namun terlalu lama dalam rumah dapat menyebabkan anggota keluarga terkena stress, seperti Ibu yang biasanya menyiapkan sarapan dan lain sebagainya. Dengan adanya pandemi membuat tugas Ibu semakin bertambah yakni mengajari anaknya layaknya guru.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah stress saat pandemi

  • Memahami diri sendiri. Cobalah untuk memahami dan mengerti apa yang ada dalam diri, dimulai dari mengenali kekurangan dan kelebihan, kemampuan diri, hobi, dan lain sebagainya. Dengan memahami diri dapat membuat kita mengetahui cara yang tepat untuk mencegah stress.
  • Peduli terhadap diri sendiri. Setelah memahami diri, proses selanjutnya ialah peduli terhadap diri sendiri.
  • Menyeimbangkan segela aspek yang ada dalam diri manusia, seperti Aspek Mental Emosional, Aspek Intelektual, Aspek Fisik, Aspek Spiritual, dan Aspek Rekreasional.
  • Bersikap aktif dengan berusaha mencegah stress.
  • Memiliki sinergi yang baik. Menurut Palang Merah Indonesia (2015) mengatakan bahwa proses yang dilakukan secara beruntun dengan sadar untuk semangat dalam mengatasi stress.

Selain cara diatas, ada beberapa manajemen yang bisa dilakukan untuk meredakan stress

  • Mengikhlaskan suatu masalah yang sulit untuk dihadapi.
  • Selalu berpikir positif dengan menerapkan pada diri sendiri bahwa yang telah terjadi dalam hidup terdapat makna (hikmah).
  • Mendengarkan segala saran yang diberikan oleh orang yang terpercaya.
  • Melatih emosional dan berusaha mencari solusi pada setiap permasalahan yang dihadapi.
  • Menyibukkan diri dengan melakukan hal yang positiv dan bermanfaat.
  • Memanfaatkan waktu dengan baik dengan mengutamakan kualitas yang dimiliki.


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Emiliya Fatmawati

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments