Pentingnya Menganalisis Laporan Keuangan Sebelum Berinvestasi

Pentingnya Menganalisis Laporan Keuangan Sebelum Berinvestasi

Investasi bukanlah hal yang asing saat ini. Trennya yang terus meningkat dari tahun ke tahun membuat banyak masyarakat tertarik untuk ikut berinvestasi di berbagai instrumen.

Namun, ketertarikan masyarakat dalam berinvestasi tidak diiringi dengan pengetahuan mengenai apa saja yang harus dilakukan sebelum berinvestasi.

Salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah menganalisis laporan keuangan.

Laporan keuangan menyajikan informasi keuangan suatu perusahaan yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan (CALK).

Masing-masing laporan tersebut menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan.

Bagaimana perbandingan aset, liabilitas, dan ekuitas. Apakah perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan.

Dana yang dimiliki perusahaan lebih banyak dilarikan ke aktivitas operasi, pendanaan, atau investasi.

Dan masih banyak lagi informasi yang dapat disampaikan oleh perusahaan melalui laporan keuangannya.

Tidak banyak yang tahu bahwa informasi-informasi tersebut dapat membantu kita dalam berinvestasi.

Berikut akan dijelaskan secara sederhana mengenai masing-masing laporan keuangan dan bagaimana kita dapat mempertimbangkan informasi tersebut sebelum berinvestasi.

Laporan Posisi Keuangan

Laporan posisi keuangan memberikan informasi keuangan perusahaan mulai dari kas, piutang, pinjaman, nilai perlengkapan dan peralatan yang dimiliki, utang, beban/biaya, dan modal yang dimiliki perusahaan.

Pada laporan ini kita dapat melihat total aktiva, liabilitas, dan ekuitas kemudian melakukan perbandingan dengan menghitung total liabilitas terhadap aktiva dan total ekuitas terhadap aktiva.

Baca juga  Perhitungan Deviden dalam Kehidupan Ekonomi

Jika liabilitas lebih besar daripada ekuitas maka perusahaan menjalankan kegiatan usahanya menggunakan utang sementara jika ekuitas lebih besar daripada liabilitas maka perusahaan menjalankan kegiatan usahanya menggunakan modal.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi menampilkan informasi apakah perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan.

Calon investor dapat melihat apakah perusahaan terus mengalami keuntungan atau terus mengalami kerugian.

Atau apakah perusahaan mengalami naik-turun yang begitu signifikan atau tidak begitu signifikan.

Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menyajikan informasi ke mana saja dana yang dimiliki perusahaan dilarikan – aktivitas pendanaan, aktivitas operasi, atau aktivitas investasi – dan apakah arus kasnya lebih banyak arus kas masuk daripada arus kas keluar atau imbang.

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan perubahan ekuitas memaparkan perubahan modal yang dimiliki perusahaan.

Jika ekuitas terus mengalami kenaikan, artinya perusahaan mengalami keuntungan.

Sebaliknya, jika ekuitas terus menurun, artinya perusahaan mengalami kerugian.

Catatan atas Laporan Keuangan (CALK)

Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) berisi catatan-catatan rinci dan lengkap mengenai masing-masing akun yang terdapat dalam laporan keuangan suatu perusahaan.

Di sini calon investor dapat menemukan informasi seperti dari mana saja asal utang atau pinjaman perusahaan, siapa saja yang berinvestasi kepada perusahaan tersebut, perusahaan melakukan perjanjian apa dan dengan pihak mana yang berpengaruh terhadap keuangan perusahaan, dan lain-lain.

Baca juga  Tips Membaca Prospektus Perusahaan

Untuk dapat menganalisis laporan keuangan lebih terperinci, ada beberapa rasio yang dapat kita hitung sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan investasi, antara lain:

1. Likuiditas

Mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi atau melunasi liabilitas jangka pendeknya.

Likuiditas dapat dihitung dengan menggunakan angka rasio modal kerja, current ratio, acid test/quick ratio, account receivable turnover, dan inventory turnover.

2. Solvabilitas

Mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi atau melunasi liabilitas jangka panjangnya.

Solvabilitas dapat dihitung dengan menggunakan debt to equity ratio (DER) dan time interest earned.

3. Return on Investment (ROI)

Mengukur tingkat pengembalian investasi yang akan atau telah dilakukan oleh perusahaan.

ROI dapat dihitung dengan menggunakan return on total assets (ROA) dan return on equity (ROE).

4. Pemanfaatan Aktiva

Mengukur efisiensi dan efektivitas pemanfaatan tiap aktiva/aset yang dimiliki perusahaan.

Rasio ini dapat diukur dengan menggunakan rasio-rasio perputaran aktiva.

5. Kinerja Operasi

Mengukur efisiensi operasi perusahaan.

Rasio ini dapat diukur dengan menggunakan beberapa angka rasio dengan angka penjualan.

Selain rasio-rasio di atas, masih banyak lagi rasio yang dapat calon investor hitung.

Semakin detail calon investor menganalisis laporan keuangan maka semakin jelas bisa atau tidaknya calon investor mempercayakan modalnya kepada perusahaan tersebut sesuai dengan jangka waktu dan tujuan investasi calon investor.

Baca juga  Instrumen Investasi Apa Yang Cocok Buat Kamu ?

Melihat penjelasan-penjelasan di atas, terlihat bahwa menganalisis laporan keuangan merupakan kegiatan yang sulit dan memakan waktu, tetapi analisis tersebut memiliki manfaat yang sangat banyak bagi calon investor agar tidak menyesal di kemudian hari.

Manfaat-manfaatnya antara lain:

  • Menentukan besarnya modal yang akan diinvestasikan.
  • Calon investor dapat memprediksi kinerja perusahaan di masa depan.
  • Menjadi bahan pertimbangan calon investor untuk menilai baik tidaknya perusahaan tersebut dalam mengatur keuangannya.
  • Terhindar dari tindakan-tindakan penipuan laporan keuangan.
  • Meminimalisir kerugian yang mungkin akan terjadi.
  • Menjadi proyeksi investasi.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh MRB Finance, 500 investor Indonesia menyatakan 82% berinvestasi karena melihat laporan keuangan perusahaan.

Data tersebut menunjukkan bahwa membaca dan menganalisis laporan keuangan sebelum berinvestasi sangat penting agar calon investor tidak berinvestasi hanya karena sedang tren, coba-coba, dan alasan lainnya tanpa memperhatikan laporan keuangan.

Menganalisis laporan keuangan dapat membantu calon investor memprediksi keuntungan yang akan didapatkan dan terhindar dari kerugian kecil atau besar yang mungkin akan terjadi di masa depan jika berinvestasi di perusahaan tersebut.

Sumber:

Utami, Setyaningsih Sri. Analisis Laporan Keuangan sebagai Dasar untuk Mengetahui Efesiensi Penggunaan Dana

https://www.mrbfinance.com/blog/survey-pentingnya-laporan-keuangan-bagi-investor 

https://ajaib.co.id/baca-analisis-laporan-keuangan-sebelum-beli-saham/


Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Dewi Najla Hazima