Peran LAZ Al-Azhar dalam Mengurangi Angka Pengangguran di Indonesia

Peran LAZ Al-Azhar dalam Mengurangi Angka Pengangguran di Indonesia 1

Pembangunan ekonomi adalah sebuah proses multidimensi yang melibatkan perubahan-perubahan besar dalam struktur sosial, sikap masyarakat, dan 23 kelembagaan nasional, seperti halnya percepatan pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketidakmerataan dan pemberantasan kemiskinan mutlak (Todaro, 1988). Pengangguran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembagunan ekonomi . pengangguran merupakan problematika besar yang di hadapi oleh negara-negara berkembang. Pengangguran tidak hanya berdampak pada masalah ekonomi akan tetapi juga dapat menimbulkan masalah sosial seperti tindakan pencurian,pembunuhan dan tidakan kriminalitas lainnya.

Berdasarkan data BPS menunjukkan jumlah penduduk Indonesia yang mengalami kenaikan dari tahun-ketahun. Dimulai pada tahun 1980 sebesar 146.777.000 sampai pada tahun 2017 sebesar 261.890.900 jiwa (BPS, 1980 dan 2017). Kenaikan tersebut juga diikuti oleh kenaikan jumlah pengangguran, hal ini menunjukkan kenaikan jumlah penduduk tidak terserap ke lapangan pekerjaan sehingga jumlah pengangguran pun naik.Terbatasnya akses pendidikan dan lapangan kerja menjadi menjadi faktor utama dalam pengangguran. Terbatasnya lapangan kerja menyebabkan adanya kelebihan penawaran tenaga kerja di bandingkan dengan permintaan tenaga kerja.

Minimnya tingkatan pendidikan dan keterampilan menyebabkan seseorang itu sulit untuk menjadi tenaga kerja. Akhirnya, orang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan pun hanya bisa menjadi pekerja kasar. Berbagai langkah telah di lakukan pemerintah dan lembaga amil zakat dalam meningkatkan pendidikan dan keterampilan pemuda usia produktif seperti pemberian uang sekolah gratis, pelatihan softskil, pengadaan diklat keterampilan dan banyak lainnya. Tidak hanya itu, tingkat kemiskinan juga menjadi faktor penyebab pengangguran.sebuah penelitian menyatakan bahwasanya sebagian besar pengangguran itu berasal dari keluarga menengah kebawah. Tidak adanya keinginan untuk keluar dani zona kemiskinan dan memiliki kehidupan yang berkualitas meneyebabkan penganggur tersebut terus berlarut dalam kemiskinan.

LAZ Al-Azhar adalah satuan kerja yang dibentuk oleh Yayasan pesantren islam Al-Azhar yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dhuafa melalui optimalisasi dana zakat, infaq, sedekah dan dana sosial kemanusiaan lainnya. Salah satu program dari laz al-azhar yang bergerak dalam pemberdayaan pemuda produktif yaitu “ rumah gemilang Indonesia” yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Rumah gemilang Indonesia didirikan pada tahun 2009 rumah gemilang Indonesia menjadi trendsetter model solusi pengurangan angka pengangguran khususnya pemuda usia produktif yatim dan dhuafa dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 2.397 pemuda sudah mendapatkan pelatihan ketagakerjaan yang di selenggarakan oleh rumah gemilang Indonesia. Lebih dari 80% alumni telah berpenghasilan dan dapat berkontribusi membantu ekonomi keluarga.

Untuk saat ini, rumah gemilang Indonesia menyediakan delpan jurusan, yaitu :

1. Jurusan Tatabusana, di jurusan ini siswa akan diajarkan bagaiamana cara menggunakan mesin jahit, tidak hanya itu di kelas ini siswa juga diajarkan mendesign busana. Setelah lulus dari RGI biasanya alumni jurusan tatabusana akan bekerja di konveksi-konveksi ternama dan tidak sedikit pula alumni jurusan tatabusana membuka usaha jahit mereka sendiri mulai dari bisnis rumahan sampai ke pertokoan.

2. Jurusan fotografi dan videografi, dijurusan ini siswa akan diajarkan keterampilan mengambilan foto dan video layaknya seorang fotographer yang handal. Siswa juga diajarkan editing foto dan video. Setelah lulus dari RGI biasanya alumni jurusan fotografi dan videografi akan membuka jasa foto dan video undangan pernikahan, wisuda dan lainnya.

3. Jurusan design grafis, di jurusan ini siswa akan di ajarkan editing grafis sehingga mereka jago untuk membuat poster, banner dan berbagai macam hal terkait design.

4. Jurusan Teknik komputer dan jaringan, di jurusan ini siswa diajarkan dunia IT seperti jaringan, web, mikrotik, hardware dan sopware. Alumni jurusan Teknik komputer dan jaringan biasanaya akan menjadi teknisi komputer di berbagai perusahaan.

5. Jurusan aplikasi perkantoran, di jurusan ini siswa akan di ajarkan apklikasi-aplikasi yang sering digunakan dalam dunia perkantoran seperti Microsoft Office, excel dan akun sosial media.

6. Jurusan rekayasa perangkat lunak, di jurusan ini siswa akan diajarkan menciptakan web, game, Bahasa program html, java script dan style sheet.

7. Jurusan kelistrikan, di jurusan ini siswa akan diajarkan instalasi listrik rumah tangga, pemanfaatan tenaga listrik, pemasangan dan pengoperasian sistem distribusi. Alumni jurusan kelistrikan biasanya akan langsung direkrut oleh PLN jikalau Ketika magang mereka bisa menunjukkan performa yang bagus.

8. Jurusan otomotif, di jurusan ini siswa akan diajarkan keterampilan mengenai dunia mekanik dan perbengkelan seperti belajar kerja mesin, kelistrikan, service dan manajemen bengkel. Alumni jurusan otomotif biasanya akan bekerja pada pada bengkel-bengkel besar seperti di HONDA AHHAS dan tidak sedikit juga alumni jurusan ini yang membuka usaha bengkel sendiri.

9. Jurusan kuliner halal, di jurusan ini siswa diajarkan tatacara memasak dan dibina untuk menjadi chef yang professional sehingga alumni jurusan kuliner halal ini bisa membuka usaha di bidang kuliner atau menjadi chef di berbagai restoran dan hotel ternama.

Untuk saat ini RGI sudah tersebar di 7 titik se Indonesia yaitu di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, depok, sentra primer, dan di magelang. Kita berharap RGI dapat semakin berkembang dan memiliki cabang di setiap daerah, karena semakin banyak RGI maka semakin banyak pula pemuda usia produktif yang memiliki hardskill dan softskill yang siap untuk bekerja sehingga dapat mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Johan Putramoro