Perbedaan Perbuatan Melawan Hukum dengan Wanprestasi Dalam Hukum Perdata


Perbedaan Perbuatan Melawan Hukum dengan Wanprestasi Dalam Hukum Perdata 1

Dalam hukum perdata dikenal dua istilah perbuatan melawan hukum dengan wanprestasi, namun tak banyak yang tahu definisi maupun implikasi nya secara umum. Dua istilah ini memiliki persamaan juga memiliki perbedaan. Untuk perbuatan melawan hukum sendiri, menurut pasal 1365 Kitab Undang-undang hukum perdata arti perbuatan melawan hukum sendiri adalah perbuatan yang melanggar hukum diatur dalam hukum yang disahkan oleh seseorang yang karena kesalahan itu telah menimbulkan kerugian bagi orang lain.

Perbedaan Perbuatan Melawan Hukum dengan Wanprestasi Dalam Hukum Perdata 3

Perbuatan melawan hukum diatur dalam buku III BW tentang perikatan perikatan yang dilahirkan demi undang-undang. Sedangkan empat syarat atau unsur perbuatan melawan hukum menurut beberapa pakar yaitu bertentangan dengan kewajiban hukum si pelaku, bertentangan dengan hak subjektif orang lain, bertentangan dengan kesusilaan, bertentangan dengan kepatutan ketelitian dan kehati-hatian.

Bahwa tentang arti melanggar hukum dalam pasal 1365 menurut hukum pidana apabila suatu perbuatan dilarang dan diancam dengan hukuman menurut undang-undang adalah salah. yang kedua walaupun tidak dengan tegas dilarang dan diancam dengan hukuman oleh undang-undang melainkan juga asas-asas umum yang terdapat di dalam lapangan hukum.

Dalam Pasal 372 KUHP melawan hukum sebagai unsur yang tidak dapat disebut dalam rumusan delik tetapi menjadi dasar untuk menjatuhkan pidana sebagai melawan hukum secara umum contoh dalam Pasal 351 KUHP. sedangkan dalam hukum perdata sendiri. unsur melanggar hukum sendiri dan jelas tercantum dalam undang-undang atau peraturan hukum yang dilanggar yang kemudian menimbulkan kerugian bagi orang lain.

Kemudian dari kerugian tersebut orang lain menuntut atas kerugian tersebut Atas dasar perbuatan melawan hukum. sedangkan wanprestasi sendiri adalah adanya ingkar janji atas dasar perjanjian antara satu pihak dengan pihak lain. Wanprestasi adalah pelaksanaan kewajiban yang tidak dapat dipenuhi atau adanya ingkar janji atau kelalaian.

Sebagai misal dilakukan oleh debitur karena tidak melaksanakan apa yang di perjanjian dalam perjanjian tersebut untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang menurut perjanjian diatur secara jelas istilah wanprestasi sendiri berasal dari bahasa Belanda yaitu wanprestatie yang artinya tidak dipenuhi nya prestasi atau kewajiban yang telah ditetapkan pada pihak-pihak tertentu dalam suatu perikatan, yaitu dari perikatan yang dilahirkan menurut perjanjian atau perikatan yang muncul karena undang-undang.

Akibat perbuatan wanprestasi pihak yang dirugikan dapat menuntut gugatan wanprestasi ke pengadilan menuntut ganti rugi atas dasar adanya kelalaian atau ingkar janji yang dilakukan oleh salah satu pihak. dan menimbulkan kerugian. mengenai wanprestasi ini diatur dalam pasal 1239 dan pasal 1267 KUHP Perdata mengenai wanprestasi.

Perbedaan yang mendasar mengenai definisi perbuatan melawan hukum dengan wanprestasi adalah terletak pada dasar perbuatannya, jika dalam perbuatan melawan hukum kerugian yang terjadi akibat adanya pelanggaran hukum terhadap undang-undang, akan mengenai perjanjian, namun karena akibat dari perjanjian tersebut melanggar undang-undang atau peraturan hukum, sehingga menimbulkan kerugian bagi orang lain.

Sedangkan wanprestasi kerugian itu timbul karena adanya kelalaian atau ingkar janji atas perjanjian yang dibuat kedua pihak tersebut, sehingga menimbulkan kerugian atas salah satu pihak, misalnya antara Kreditur dan Debitur, Debitur mendapat kerugian, sehingga harus memenuhi prestasi tersebut. Kemudian perbuatan melawan hukum dan wanprestasi adalah sama-sama menimbulkan kerugian yang dapat dituntut namun kerugian tersebut disebabkan oleh dua hal yang berbeda.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap