Perencanaan Pajak Sebagai Alat Strategi Bisnis Paling Aman & Menguntungkan

Perencanaan Pajak Sebagai Alat Strategi Bisnis Paling Aman & Menguntungkan

Pada hakikatnya tujuan utama dari suatu perusahaan ialah memperoleh laba semaksimal mungkin dengan pengeluaran seminimal mungkin.

Pajak yang tinggi pasti terjadi ketika perusahaan mendapatkan keuntungan yang tinggi pula.

Membayar pajak merupakan salah satu kondisi dimana suatu perusahaan sangat ingin menghindarinya dikarenakan pajak merupakan suatu kewajiban yang bersifat memaksa.

Hal inilah yang menyebabkan banyak perusahaan yang melakukan perencanaan pajak dengan sebaik mungkin.

Sebelum membahas lebih lanjut, kita membahas pengertian perencanaan pajak terlebih dahulu.

Perencanaan pajak adalah salah satu cara yang dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak dalam bisnisnya dengan cara mengorganisasi usahanya namun perencanaan pajak ini dilakukan tanpa melanggar konstitusi atau Udang-Undang Perpajakan yang berlaku.

Baca juga  5 Tips Ampuh Jualan Online, Auto Laris!

Tujuan dari perencanaan pajak itu sendiri ialah merekayasa beban pajak agar dapat ditekan serendah mungkin dengan memanfaatkan peraturan yang ada.

Dalam Perencanaan Pajak ini ada 3 macam cara yang dapat dilakukan oleh wajib pajak dalam menekan jumlah pajaknya, antara lain:

a. Penghematan Pajak (Tax Saving)

Penghematan Pajak merupakan suatu tindakan dalam menghemat pajak yang dilakukan secara legal dan aman karena tidak bertentangan dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

b. Penghindaran Pajak (Tax Avoidance)

Penghindaran Pajak adalah sebuah strategi dalam perencanaan pajak yang sifatnya legal dan aman karena tidak bertentangan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Strategi yang digunakan ialah dengan cara memanfaatkan kelemahan yang terdapat dalam ketentuan perpajakan yang berlaku.

Baca juga  Upaya Menghadapi Perlawanan Terhadap Pajak DI Masa Pandemi COVID 19

c. Penggelapan Pajak (Tax Evasion)

Penyelundupan Pajak ini merupakan kebalikan dari penghindaran pajak dimana strategi penggelapan pajak ini bersifat ilegal dan tidak aman bagi wajib pajak.

Cara penyelundupan pajak ini bertentangan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku dan wajib pajak yang melakukan strategi penggelapan pajak ini dapat dipidana.

Dengan adanya pajak terutang kepada negara tentunya akan mengurangi laba usaha yang diperolehnya, sehingga banyak dari Wajib Pajak cenderung mencari cara dalam mengurangi beban pajak terutang.

Maka dari itu penghindaran pajak dianggap sebagai pengeksploitasian secara kompleksitas, teknikal, dan celah hukum dalam perpajakan.

Terdapat banyak kasus mengenai penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan besar bahkan tak hanya terjadi di Indonesia bahkan sudah lazim terjadi secara global.

Baca juga  Menelaah Hakikat Pajak Sebenarnya

Berikut perusahaan global yang memiliki kasus skandal penghindaran pajak antara lain Google, Apple, Microsoft, Amazon, Ikea, dan banyak perusahaan besar lainnya.

Maka dari itu, kita dapat menyimpulkan bahwa perencanaan pajak merupakan langkah awal dari manajemen pajak yang dilakukan untuk menghindari pajak terutang.

Salah satu caranya ialah dengan melibatkan konsultan hukum dan mengkaji peraturan perpajakan lebih lanjut dengan maksud dapat menjadikan celah dalam peraturan itu sebagai strategi untuk menurunkan pajak terutang.

Manajemen pajak harus dilakukan sebaik mungkin agar tidak menjurus kepada pelanggaran aturan perpajakan yang berlaku.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Melisa Safrida