Peringatan Dini Waran AYLS, “Detak Kehidupan” yang lemah


Peringatan Dini Waran AYLS, “Detak Kehidupan” yang lemah 1

Agro Yasa Lestari Tbk, PT adalah penerbit waran ini dengan kode AYLS-W. Perusahaan yang berdiri sejak 2010, bergerak di bidang konstruksi dengan spesifikasi Geosynthetics serta melingkupi  design, pengadaan barang, dan pemasangan / installer.

Berdasarkan informasi yang disediakan oleh KSEI.co.id, waran ini di-listing pada 12 Februari 2020 lalu dan akan expire 12 Februari 2021 ini. Bila di hitung dari sejak terbitnya artikel ini, maka sisa waktu waran AYLS tinggal ± 1 (satu) bulanan.

Peringatan Dini Waran AYLS, “Detak Kehidupan” yang lemah 3

Lantas bagaimana pergerakan AYLS-W selama hampir 1 tahun ini? Dan bagaimana kelanjutan pergerakan waran ini di penghujung expire-nya ini?

Gambar 1. Daily Charting AYLS-W (Waran)
Gambar 1. Daily Charting AYLS-W (Waran)

Gambar 1 bagian A, grafik Garis MA (10, 20, 50) dan Candlestick. Selama hampir setahun, candlestick bergerak disekitaran garis MA 50 (garis biru). Pada awal bulan pembukaan, candlestick bergerak di bawah garis MA 10, 20, 50. Dan di penghujung tahun 2020 candlestick kembali bergerak di bawah ketiga garis MA. Demikian juga dengan posisi garis MA 10 dan 20 yang selalu bergerak tidak jauh dari garis MA50. Hal ini memberikan pengertian :

  • Harga rata-rata yang terbentuk adalah harga downtrend.
  • Garis MA 50 merupakan pembatas gerakan harga.
  • Harga bergerak sideways/trendless; harga bergerak di antara level 5 – 3.
  • Selama sepekan terakhir (4 – 8 Januari 2021) harga terpantau turun – keluar dari sideways zone.

Gambar 1 bagian B, grafik MACD. Sejak awal harga terbentuk merupakan harga downtrend. Hal ini terbukti dari garis MACD yang terbentuk berada di zona minus atau di bawah garis 0. Harga waran 12 Februari 2020 dibuka dan ditutup di harga yang sama yaitu Rp. 169, namun pada hari yang sama, harga pernah turun mencapai level 123. Pada hari ke-2 perdagangan dibuka dengan harga 169 kemudian jatuh ke harga terendahnya yaitu level 19 dan ditutup pada level 28. Setelah itu harga terus turun hingga pekan lalu dengan penutupan di harga Rp. 4,-/lembar waran.

Sejak awal harga terbentuk merupakan harga downtrend

Gambar 2. Daily Charting AYLS (Saham)
Gambar 2. Daily Charting AYLS (Saham)

Bila kita bandingkan dengan grafik Saham AYLS di atas ini dengan gambar 1. Daily Charting AYLS-W, ternyata pola pergerakan Waran ini memiliki kemiripan dengan pola pergerakan sahamnya. Harga naik tinggi di awal kemudian turun hingga harga terendah Rp. 50,- per lembar saham. Seperti alat Elektrokardiogram (EKG), dalam beberapa bulan, saham ini seperti kehilangan “detak jantungnya” dan hanya menunjukkan “tanda kehidupan” yang lemah.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, hampir setahun perjalanan AYLS-W, “detak jantung sebagai tanda kehidupan” adalah lemah. Bila diproyeksikan ke depan, waran ini akan terus mengalami pelemahan alias penurunan harga.
apakah dalam masa 1 bulan terakhir ini akan ada kemungkinan harga naik di luar kebiasaan? Potensi itu tetap ada, namun dalam persentase yang sangat kecil. Sebuah “kejangan” spontan sebelum membentuk garis lurus tanda berakhirnya kehidupan.

Lantas apa yang harus dilakukan? Kalau Anda masih mengkoleksi waran ini, ada baiknya segera dijual kembali dengan harga berapapun yang kemungkinannya timbul. Potensi harga rata-rata tertinggi ada pada level Rp. 4 dan kemudian akan berlaku harga menurun.

Akhir kata, penulis mengingatkan kembali, bahwa tulisan di atas ini hanyalah opini dan sebuah analisa teknikal yang didasarkan pada informasi yang disajikan pada sebuah grafik saja, sedangkan pada realitasnya harga saham sangat dipengaruhi banyak faktor. Jadi Keputusan yang tepat tetap ada di tangan Anda. Terima kasih.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Paulus Hary

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap