Pertemuan Saat Di Masa Yang Tak Abadi

Pertemuan Saat Di Masa Yang Tak Abadi 1

Pertemuan terkadang menjadi kado terindah ataupun menjadi jebakan dalam hidup namun tetap membahagiakan walau sekilas berbeda sudut pandang atau penilaian. Ketika berjalan dalam keadaan saat ini, sebenarnya harus menikmati dalam rasa syukur dan berjuang dalam rasa sabar, mengikuti perintah sesuai dengan peraturan yang telah dibuat sang pencipta dan yakinlah semua akan berakhir dalam keadaan yang bahagia dan dalam keridhoannya.

Mengenal baru seseorang di awal sangat menyenangkan, ketika sudah lama mengenalnya peliharalah hatimu dalam kesabaran karena banyak pelajaran saat bersama mereka, dan tidak boleh ada rasa membenci atau membosankan, isilah dengan senyuman, karena waktu sangat cepat, suatu saat nanti ada rasa rindu yang datang  ketika tidak lagi dapat setiap saat melihat atau bersama.

Pertemuan mengajarkan banyak hal, tentang waktu yang sangat singkat, seakan waktu tidak dapat digenggam, tentang rasa yang tak abadi, kadang sedih dan kadang juga bahagia,  tentang seseorang yang silih berganti datang dan pergi, kadang ada dan kadang tidak ada, semua menjadi kembali pada diri pribadi dan seperti sedang berdiri ditengah-tengah keramaian hanya bisa memandangi kejadian yang terjadi di sekitar, dan mengambil hikmah pelajaran untuk diri.

Pertemuan dimana saat itu ada rasa sangat menyenangkan seakan berbicara pada waktu, tunggu kami engkau jangan pergi waktu, bisakah kami bersama untuk beberapa waktu lagi, dan berbicara kepada rasa, bisakah engkau tetap setia rasa, walau saat jauh dan sedikit waktu untuk bertemu.

Pertemuan bisa jadi sangat menyedihkan, karena ada amarah yang berambisi, mungkin ambisi dalam menginginkan atau menggapai sesuatu, setiap manusia mempunyai cita-cita, tetapi tidak boleh cita-cita hanya dalam angan-angan atau kebohongan, dan dalam mencapai cita-cita berhati-hati tidak boleh mengambil hak kebahagiaan dan tetap pada jalur yang baik, bukan satu arah melainkan segala arah. Terkadang mengalah dan menyerahkan segalanya kepada sang pencipta adalah salah satu untuk menggapai cita-cita tanpa harus menjadi beban diri sendiri maupun orang lain.

Saat bertemu dengan seseorang seperti adanya sebuah cerita dan membuat menggambarkan banyak hal dalam berbagai keadaan. Ketika tidak menerima suatu keadaan maka akan sangat menyakitkan dan menyedihkan, maka saat dihadapi dengan suatu keadaan maka terimalah dengan lapang dada dan terasa akan membahagiaakan, dan mencari solusi yang terbaik dengan petunjuk sang pencipta, karena terdapat setiap proses untuk mencapai keridhoan dan kecintaannya. 

Pertemuan disana ada senyuman dan juga ada kesedihan, ketika ingin berpisah dari sebuah pertemuan ada rasa penyesalan, karena tidak menggunakan waktu pertemuannya dengan baik, maka saat raga berdiri atau berada didalam suatu masa, gunakanlah masa itu jiwa dan raga dengan senyuman, ketulusan, dan kebaikan, dan berjuanglah menapaki melangkah dengan kebaikan, mulailah dengan kebaikan dan berakhirlah dalam kebaikan, karena suatu masa akan berubah, dan  masa itu akan berakhir di suatu masa yang abadi.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.