Pesona Unik Kota Lama Semarang, Peninggalan Belanda yang Penuh Sejarah

Pesona Unik Kota Lama Semarang, Peninggalan Belanda yang Penuh Sejarah 1

Siapa yang tidak kenal Kota Lama Semarang? Sebuah destinasi unik yang penuh sejarah ini menjadi spot wisata andalan Kota Lumpia satu ini. Terletak di Jalan Letjen Suprapto dengan luas 31 ha. Bila Anda ingin mengunjungi Kota Lama, dapat menggunakan BRT atau Bus Rapid Transit dan turun tepat di halte Kota Lama. Tak perlu khawatir dengan biaya masuk, karena wisata ini tidak merogoh kocek sama sekali alias gratis.

Pemandangan yang pertama kali akan Anda lihat adalah bangunan-bangunan bergaya arsitektur kolonial zaman Belanda yang masih kokoh berdiri, misalnya Gereja Blenduk dan Jembatan Mberok. Terlihat juga pada jalannya yang tidak diaspal melainkan menggunakan tehel yang memang semenjak dulu menjadi pertanda kawasan Kota Lama. Ada pula Taman Srigunting yang berisi tempat duduk untuk bersantai serta tanaman-tanaman yang menambah kerindangan. Apabila anda ingin mencoba berkeliling Kota Lama dengan sepeda, maka terdapat penyewaan sepeda ontel dan scooter denga harga berkisar Rp20.000-Rp.30.000. Asyik sekali bukan?

Lelah berkeliling, Anda bisa singgah di beberapa Coffee Shop kawasan Kota Lama ini. Perlu diketahui bahwa tak hanya bangunan di Kota Lama saja yang menggunakan gaya arsitektur zaman kolonial, namun bagian dalam café pun menggunakan gaya bangunan yang kental dengan sejarah. Dilengkapi dengan barang antik sehingga menambah citra otentik di dalamnya. Beberapa café antara lain Spigel, Retro Café, Nuris Café, Marabunta Café, dan Tekodeko.

Tak hanya bersantai dan berkeliling saja, namun di kawasan Kota Lama ini juga terdapat pasar barang antik, museum 3D, dan gallery seni. Bagi Anda yang suka berburu barang-barang antik maka Anda tidak boleh melewatkan pasar yang satu ini. Pasar ini terletak di dalam sebuah bangunan besar dan luas sehingga Anda akan puas berkeliling dari pintu masuk hingga pintu keluar. Mulai dari majalah lama, kamera antik, telepon kuno, hingga pajangan khas zaman dahulu diperjual-belikan disini. Jangan khawatir dengan harga karena Anda bisa melakukan tawar menawar dengan penjual hingga mendapat harga yang sesuai. Sebelum melangkah ke pintu keluar, Anda akan melewati sebuah gallery baju yang luas berisikan kumpulan berbagai macam batik dan blouse zaman dahulu. Di pintu keluar, Anda akan menemukan berbagai macam penjual makanan khas Jawa Tengah. Untuk menambah citra kuno, banyak penjual makanan yang menggunakan bakul dan alat-alat zaman dahulu saat menjajakan makanan mereka.

Pesona Unik Kota Lama Semarang, Peninggalan Belanda yang Penuh Sejarah 3

Tak jauh dari pasar antik, terdapat gallery seni. Gallery ini merupakan sebuah galeri seni yang memamerkan puluhan karya seni dari mulai kriya, lukis, foto, maupun patung. Gallery memajang koleksi karya dari seniman Indonesia maupun luar. Dengan merogoh uang sebesar Rp10.000 maka Anda bisa melihat berbagai pameran seni bertema acara pameran tematik atau jenis karya tertentu, hingga pameran yang diselenggarakan komunitas atau penggiat seni tertentu.

Selanjutnya sekitar 50 meter dari Gereja Blenduk dan Taman Srigunting terdapat museum 3D. Dalam museum terdapat 4 ruangan pameran, yang memilki koleksi sekitar 100 foto 3D. Semua gambar 3D dalam museum ini bertemakan banguanan khas Semarang, budaya Semarang, tokoh nasional, tokoh dunia, dan beberapa karakter dalam film layar lebar dunia.

Apabila Anda berasal dari luar Kota Semarang, maka bisa menginap di Bobobox Pods Kota Lama Semarang yang terletak tepat di tengah-tengah kawasan wisata ini. Dengan harga yang berkisar antara Rp125.000-Rp200.000, Anda bisa mengistirahatkan tubuh dan melanjutkan wisata keesokan harinya.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sylvianidya