Politik identitas dan Pencerdasan Politik Masyarakat

Politik identitas dan Pencerdasan Politik Masyarakat 1

Politik identitas bukan lagi suatu masalah baru yang muncul dalam kehidupan berpolitik masyarakat dunia. Politik yang mengutamakan kepentingan suatu kelompok tertentu sudah merambat sampai pelosok dunia yang kini sama dirasakan dan dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Negara Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat memungkinkan politik identitas dapat tumbuh dan berkembang dalam politik masyarakat Indonesia karena negara Indonesia adalah negara yang penuh dengan keberagaman suku, budaya, agama, dan ras.

Berangkat dari fakta yang terjadi pada situasi politik di Indonesia, politik identitas sangat sulit dihindari dalam praktek politik di Indonesia. Praktek politik identitas menjadi salah satu kendala besar dalam proses perkembangan dan kemajuan bangsa. Hal ini dapat dilihat dari fakta yang terjadi saat praktek demokrasi yang dilakukan dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta. Pengaruh yang sangat kuat dalam praktek politik ini adalah praktek politik agama. Dimana agama dijadikan sebagai boncengan politik untuk menjatuhkan lawan politiknya demi memenangkan kompetisi politik untuk menduduki kursi gubernur. Permainan politik yang tidak sehat ini menodai Pancasila sebagai dasar ideologi persatuan Indonesia.

Melampaui politik identitas,fakta politik identitas yang terjadi di Indonesia akan berdampak buruk bagi kesatuan dan persatuan di Indonesia bahkan meruntuhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini menjadi salah satu persoalan yang harus dipecahkan dan diselesaikan bersama. Sebelum melangkah lebih jauh tentang dampak buruk politik identitas, patut untuk diketahui apa itu politik identitas.    

Politik identitas adalah politik yang didasari sikap pada sikap tertutup kelompok identitas lain, serta hanya mementingkan suatu kelompok tertentu. Menurut Cressida Heyes, politik identitas adalah suatu jenis aktivitas politik yang dikaji secara teoritik berdasarkan pada pengalaman-pengalaman persamaan dan ketidakadilan yang dirasakan oleh golongan-golongan tertentu, sehingga menghimpun kesatuan untuk menaikan  derajat dan martabatnya. Selain itu Stuart Hall berpendapat bahwa politik identitas dimaknai sebagai suatu proses yang dibentuk melalui sistem bawah sadar manusia, sistem ini terjadi karena adanya ketidakpuasan dalam menghadapi berbagai macam masalah-masalah sosial yang terjadi. Karena itu dapat disimpulkan secara umum bahwa politik identitas adalah politik yang didasari pada kesamaan masyarakat yang terpinggirkan atau yang mencoba menghimpun kekuatan untuk meniadakan kelompok-kelompok tertentu. Secara khusus pengertian politik identitas adalah sebuah alat politik suatu kelompok seperti etinis, suku, budaya, agama, untuk tujuan tertentu sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukan jati diri suatu kelompok tertentu.

Beranjak dari pengertian di atas, dapat diketahui bahwa politik identitas merupakan politik yang hanya mengutamakan kepentingan suatu kelompok tertentu untuk mewujudkan cita-cita suatu kelompok atau etnis tertentu. Gaya politik seperti ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar ideologi bangsa Indonesia khususnya sila ketiga yakni persatuan Indonesia. Dasar dari politik identitas adalah kesempitan berpikir dan rasa takut akan perbedaan. Penerapan praktik politik identitas yang diterapakan dalam masyarakat akan mengakibatkan runtuhnya persatuan bangsa Indonesia.

Praktik politik identitas yang sering digunakan di negara ini adalah praktik politik agama. Politik agama adalah politik yang menjadikan suatu agama tertentu sebagai dasar ideologi politik karena merasa bahwa suatu kelompok agama tertentu adalah mayoritas. Persoalan yang diambil dalam kaitannya dengan pratik politik Indonesia yang berasaskan Pancasila tertuju pada demokrasi. Bagaimana jika demokrasi politik Indonesia dipengaruhi dengan politik identitas dalam persaingan untuk memperoleh kedudukan di bangku gubernur, presiden, dan lain sebagainya di negara Indonesia? Tentu saja akan terjadi perpecahan dalam masyarakat. Inilah yang dinamakan penodaan terhadap Pancasila. Mengapa demikian? Karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dampak lain yang muncul akibat politik identitas yang mempengaruhi politik demokrasi bangsa Indonesia adalah terpilihnya pemimpin negara yang tidak berkualitas dalam kinerjanya dan kemampuan rasionalnya. Dengan demikian, negara Indonesia tidak akan pernah maju karena pemimpinnya tidak berkualitas, sebab dipilih karena identitasnya sebagai penganut suatu agama atau berasal dari ras dan suku bangsa tertentu tanpa melihat kualitas.

Dampak-dampak negatif akibat politik identitas yang terjadi di Indonesia perlu ada tindak lanjut untuk pemugaran kualitas politik di Indonesia yang telah dipengaruhi oleh politik identitas. Pemugaran ini harus dilakukan mulai dari akarnya yakni masyarakat. Pemugaran yang dimaksud adalah pemugaran rasional masyarakat dalam berpolitik. Pemugaran politik dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara PENCERDASAN POLITIK masyarakat. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk pencerdasan politik bagi masyarakat. Pencerdasan politik yang dimaksud adalah pencerdasan rasional masyarakat untuk berpolitik secara benar, tepat, dan mampu memilih pemimpin yang berkualiatas untuk memajukan dan mengembangkan bangsa demi tercapainya kesejahteraan dan keadilan dalam masyarakat yang sudah ada dalam Pancasila sebagai dasar negara. Pencerdasan politik masyarakat dapat terwujud dengan cara pemberian pendidikan ilmu politik bagi masyarakat.       

Menurut Brendan O’Leary,”Ilmu politik merupakan disiplin akademis, dikhususkan pada penggambaran, penjelasan, analisis dan penilaian yang sistematis mengenai politik dan kekuasaan.” Selain itu Roger F. Soltou berpendapat bahwa ilmu politik adalah kajian tentang negara,tujuan-tujuan negara, dan lembaga-lembaga negara yang akan melaksanakan tujuan-tujuan itu ;hubungan antara negara dan warga negaranya, serta dengan negara-negara lain. Berdasarkan pemikiran para pakar politik diatas,dapat disimpulkan bahwa ilmu politik adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan yang sangat penting untuk kemajuan bangsa yang patut untuk dipelajari dalam masyarakat sebagai salah satu cara pencerdasan politik masyarakat sehingga mampu berpikir dan menganalisis praktik politik yang dilakukan secara tepat demi tercapainya kemajuan dan perkembangan bangsa yang adil dan sejahtera tanpa berpatokan pada identitasnya sebagai suatu kelompok tertentu. Selain itu, pencerdasan politik masyarakat dapat dilakukan dengan cara sosialisasi berpolitik yang baik oleh partai politik tertentu bagi masyarakat, sehingga  masyarakat bisa berpolitik secara benar dan mampu memilih pemimpin yang berkualitas tanpa memandang identitas suatu kelompok. Dengan demikian persoalan politik identitas dapat diselesaikan dan dampak yang ada akibat politik identitas tidak lagi terjadi. Prilaku ini dapat menciptakan semangat nasionalis yang secara tidak langsung mendukung kemajuan bangsa.

Hrold D. Laswell mendefenisikan tentang politik dalam bukunya yang berjudul Politcs: Who Gets What, When, and How, politik identitas bisa dimaknai sebagai strategi dan konsentrasi ikatan simbol dan kultural primordial (agama, kesukuan, ras, kelompok ) dalam memperjuangkan siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana. Praktik politik seperti ini sangat tidak cocok dengan Pancasila yang menjadi dasar ideologi bangsa Indonesia. Persatuan dan kesatuan negara akan runtuh karena peraktik politik identitas yang semata-mata hanya mementingkan suatu kelompok tertentu dalam kehidupan bangsa dan bernegara yang hidup dalam kemajemukan. Tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya politik identitas harus dimulai dari pencerdasan politik masyarakat yang dapat membantu rasional masyarakat untuk mengkritisi proses politik yang terjadi di dalam sistem politk bangsa yang bermokrasi ini.

 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

chelvin sosa