Proses Legalisir Ijazah SMA/sederajat untuk Kuliah di Korea Selatan (Apostille)

Proses Legalisir Ijazah SMA/sederajat untuk Kuliah di Korea Selatan (Apostille) 1

Annyeonghaseyo! Wah, siapa nih yang tidak tertarik untuk melanjutkan studi di luar negeri khususnya Korea Selatan? Siapa tahu ketika jalan di depan kampus tiba-tiba bertemu member BTS. 

Baiklah, tanpa panjang lebar, sesuai judulnya kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana proses pengurusan dokumen Apostille yang dibutuhkan untuk keperluan kuliah di Korea Selatan (Korsel). Apostille adalah istilah untuk dokumen legalisir ijazah yang diperuntukkan bagi Korea Selatan.

Kala itu saya mengurus dokumen ini milik teman dikarenakan dia sudah berada di Korea Selatan dan kebetulan saya yang tinggal di Jakarta berbaik hati untuk membantu. Menurut saya pengurusannya membutuhkan proses yang panjang dan agak rumit, tapi saya berharap semoga tulisan ini dapat membantu kalian nantinya. 

Apabila kalian ingin mengurus untuk orang lain juga, siapkan surat kuasa terlebih dahulu ya!

Ijazah terjemahan

Tahap awal yang kita perlukan adalah menyiapkan ijazah yang telah diterjemahkan oleh seorang Penerjemah Tersumpah atau Penerjemah Notaris atau Sworn Translator dimana nantinya penerjemah ini membubuhkan tandatangan di atas Affidavit (semacam sumpah yang tertulis pada dokumen yang telah diterjemahkan) diatas ijazah terjemahan. Pada setiap langkah selanjutnya, ijazah terjemahan yang asli harus terus dibawa ya karena inilah yang nantinya akan dilegalisir.

Notarized oleh Notaris

Istilah yang lebih familiar bagi kita adalah melegalisir fotokopi ijazah hasil terjemahan oleh Notaris. Setau saya notaris dimanapun bisa, tetapi ada baiknya untuk menelfon dan menanyakan terlebih dahulu ketersediaannya supaya ketika kita kesana Sang Notaris ada di tempat. 

Legalisir KEMENKUMHAM

Proses selanjutnya adalah melegalisir ijazah di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kita musti daftar terlebih dahulu secara daring melalui situs legalisasi.ahu.go.id. dan lakukan regristasi seperti biasa. Waktu itu, yang mendaftar pada situs ini adalah teman saya.

Pendaftarannya cukup mudah, setelahnya kita diminta untuk membayar di Bank BNI dan menunggu untuk disetujui. Selanjutnya dengan membawa bukti pembayaran, menuju ke Gedung CIKS yang bertempat di Jl. Cikini Raya No.14, RT.10/RW.5, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 

Disana kita hanya mengantre sebentar lalu dipanggil dan diberikan sticker untuk ditempel di fotokopi ijazah terjemahan yang merupakan bukti pengesahan atau legalisir. 

Legalisir KEMLU

Selanjutnya kita menuju Kementrian Luar Negeri. Prosesnya hampir sama sperti di KEMENKUMHAM, hanya saja pendaftaran daringnya menggunakan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone yaitu “Legalisasi Dokumen”. Setelah melakukan pendaftaran dan pembayaran, maka segeralah menuju Kantor Kementrian Luar Negeri di Jl. Taman Pejambon No.6, RT.9/RW.5, Senen, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta karena batas waktu pengambilan setelah pembayaran hanya berlaku satu jam.

Saran saya, pendaftarannya dilakukan di pagi hari, dikarenakan ada proses verifikasi sebelum pembayaran, maka ada baiknya setelah verifikasi selesai, langsung berangkat menuju kantor Kemlu dan melakukan pembayaran di jalan. Sesampainya di sana, kita cukup mengantre dan ketika dipanggil, ambillah stiker pengesahannya.

Legalisir Kedubes Korea Selatan

Nah, ini merupakan langkah terakhir. Kita menuju ke Kedutaan Besar Korea Selatan yang berada di Jl. Gatot Subroto No.Kav 57, RT.1/RW.4, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kita bisa datang kesana langsung tanpa melakukan pendaftaran apapun.

Hanya saja pastikan kalian menyiapkan uang cash untuk melakukan pembayaran administrasi. Sampai di sana, kita cukup menyebutkan keperluan untuk melegalisir ijazah, menyerahkannya dan surat kuasa.

Nah, di awal saya menyebutkan untuk menyiapkan surat kuasa bukan? Dari seluruh rangkaian proses ini, hanya di Kedubes-lah yang dimintai surat kuasa. Selanjutnya, kita cukup menunggu saja untuk dipanggil dan mengambil hasil legalisirnya.

Itu dia cerita panjang perjalanan saya untuk membantu teman dalam kepengurusan dokumen apostille. Sangat melelahkan dan prosesnya tidak hanya berlangsung sehari. Namun hasil dari pengalamannya dapat saya bagikan dengan kalian disini. Terimakasih sudah membaca, semoga tidak bosan! 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

emde