[Puisi] Syair Rindu Untuk Ayah


[Puisi] Syair Rindu Untuk Ayah 1

Engkau tak mengandungku, tak melahirkan, juga tak menyusuiku

Namun tanpamu aku tak ada

Tak selalu bersamaku , tak selalu temaniku

Pergi ketika aku masih tidur dan pulang ketika aku sudah tidur

Tahuku engkau pergi bekerja

Mauku kau tukar dengan lelahmu

Inginku kau tebus dengan peluhmu

Ku hanya tahu meminta

Tak bertanya ada ataupun tidak

Kuhanya tahu memaksa

Tak peduli bagaimana kau mendapatkannya

Tak pernah kutahu engkau terkadang menangis

Ya.. tak pernah kutahu karena engkau tak ingin aku tahu

Tak kusadari terkadang engkau terdiam dalam sakitmu

Ya..tak kusadari karena engkau tak menunjukannya

Aku yang selalu memberontak ketegasanmu

Aku yang sering membantah keputusanmu

Sekarang kutahu ketegasanmu menempa jiwaku menjadi tangguh

Keputusanmu menjadikanku tahu kemana aku harus melangkah

Terima kasih ayah..

Aku bahkan belum sempat mengukir senyum di bibirmu

Aku bahkan belum mampu membuatmu mengecap sedikit bahagia

Ayah, maafkan aku..

Sudah terlambat mengatakan ini, namun kuhanya punya kata maaf mewakili rasaku

Senja telah membawamu pergi bersama mentari yang tenggelam

Sesalku tak bisa mengubah takdirmu

Tinggal harapan akan bahagiamu

Menyatu dalam doa dan kerinduanku

Untukmu cinta pertama dalam hidupku

Semoga bahagia di keabadian

Kusulam rindu bersama kenangan

Kusimpan rapi di dalam hatiku

Untuk kubawa kembali kepadamu

Hingga nanti kita bertemu

Rindu tak pernah pupus untukmu cinta terhebatku


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Emilie Beribe

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap