Resep Masakan Bersejarah dari Simalungun, Dayok Nabinatur

Resep Masakan Bersejarah dari Simalungun, Dayok Nabinatur

disematkan sebagai Warisan Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebagai makanan warisan, kuliner ini haruslah tetap terjaga. Berikut merupakan asli dari ,

Khas

Bahan-bahan :

  1. Ayam Kampung Jantan 1 ekor
  2. Sikkam (kulit batang daun salam) ukuran 5×30 cm
  3. Kelapa parut 1 buah
  4. Lengkuas 2 cm
  5. Jahe 1 cm
  6. Serai 5 batang
  7. Bawang merah 5 siung
  8. Bawang putih 2 siung
  9. Daun salam secukupnya
  10. Lada secukupnya
  11. Cabe merah/rawit secukupnya
  12. Darah ayam yang ditampung

Cara Membuat

Siapkan (daging halus)

Baca juga  Semuanya Masih Abu-abu

Resep Masakan Bersejarah dari Simalungun, Dayok Nabinatur

  1. Rebus daging ayam hingga hampir matang
  2. Ambil daging dari bagian dada lalu cincang hingga halus
  3. Memarkan sikkam sampai halus, kemudian tambahkan sedikit air supaya bisa diperas.
  4. Peras sikkam dan ambil airnya saja
  5. Campurkan air sikkam dengan darah ayam (ketika ayam dipotong, darahnya ditampung).
  6. Campurkan daging cincang dengan darah dan air sikkam. Campuran ketiga bahan itulah yang dinamakan

Siapkan Ayam

Resep Masakan Bersejarah dari Simalungun, Dayok Nabinatur

  1. Potong ayam dan kemudian bedah menurut anatominya, lalukan sesuai .
  2. Sisihkan daging dari bagian dada untuk dijadikan
  3. Haluskan semua bumbu-bumbu (lengkuas, jahe, bawang merah, bawang putih, lada) kecuali serai cukup dimemarkan.
  4. Tumislah bumbu yang telah dihaluskan di dalam kuali. Kemudian masukkan batang serai dan daun salam.
  5. Selanjutnya masukkan potongan daging ayam beserta bagian dalamnya. Masak hingga daging setengah matang.
  6. Ketika daging sudah setengah matang, bubuhkan kelapa parut yang sudah disangrai. Biarkan selama 30 menit sampai ayamnya benar-benar matang, lalu angkat.
Baca juga  5 Tempat Wisata Wajib di Toraja yang Harus Kamu Kunjungi

Cara Penyajian :

Resep Masakan Bersejarah dari Simalungun, Dayok Nabinatur

  1. Susun ayam di atas sebuah piring lonjong atau talam. Susunannya mulai dari kepala, bagian dalam, sayap, paha hingga bagian buntut.
  2. Taburi di sekeliling ayam yang sudah disusun tadi, lalu hidangkan.
Baca juga  Yuk sambut peluang ekonomi KSPN Danau Toba

Secara adatnya, orang yang memotong dan juga memasak harus jujur. Diharamkan menyicipi masakan saat masih dimasak dan tidak boleh menyembunyikan sepotong daging pun dari ini sendiri disajikan disaat yang dianggap sakral, seperti pada acara-acara , acara gereja (pembaptisan anak, angkat sidi, memasuki baru), dan acara penting keluarga seperti perayaan ulang tahun, memberangkatkan anak merantau, atau mendapat pekerjaan, wisuda dan lainnya.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Afnii_