Review Saham FREN Selama Tahun 2020


Review Saham FREN Selama Tahun 2020 1

FREN tahun 2020 merupakan saham downtrend. Akhir 2019 tahun lalu, saham ini ditutup pada level Rp. 138,-/lembar. Akhir tahun 2020, saham ditutup turun di level Rp. 67,-/lembar. Besaran penurunan -71 point atau  -51,4%. Bila kita berandai-andai saja, seorang investor yang memiliki 1000 lot, maka nilai investasinya akan turun sebesar -7,1jt di akhir tahun 2020.

Review Saham FREN Selama Tahun 2020 3
Gambar 1. Charting Bulanan Saham FREN

Kita mulai dari gambar 1 bagian B terlebih dahulu, batangan histogram selama setahun terus bergerak dibawah garis 0 atau bergerak di area minus. Pergerakan ini merupakan pelanjutan dari penurunan harga di pertengahan tahun 2019. Angka penurunan terendah ada pada bulan Maret 2020 (Batang ke 3 dari sebelah kiri). Pada bulan Maret ini-lah secara resmi harga dikonfirmasi downtrend, hal ini di tandai dengan pemotongan garis MACD (garis biru) terhadap garis 0 dan memasuki area minus.

Gambar 1 bagian C – indikator stochastic; selama tahun 2020 investor masuk ke zona pelepasan saham dengan mode jenuh jual. Baik garis stochastic dan garis signal bergerak bersamaan di bawah garis 20% (area jenuh jual). Pada indikator ini terlihat juga, pasar berusaha mengangkat naik harga saham keluar dari daerah jenuh jual, namun sepertinya ada “kekuatan lain” yang tetap menghendaki harga bergerak di area minis ini. Seolah-olah hendak mengatakan “sabar, belum waktunya menaikkan harga. Silahkan investasikan dana Anda lebih lama lagi di bawah ini.

Gambar 1 bagian A – indikator candlestick & moving average; Harga pembukaan awal tahun 2020 adalah Rp. 139,-, harga tertinggi Rp. 168,-, harga terendah Rp. 50,-, dan penutupan harga di akhir tahun 2020 adalah Rp. 67,-. Delapan bulan terjadi penurunan harga, 2 bulan kenaikan harga, serta 2 bulan harga dibuka dan ditutup pada level yang sama.

Review Saham FREN Selama Tahun 2020 4

Bila kita melihat lebih jauh ke dalam, ada sesuatu yang menarik untuk kita bicarakan di sini. Harga-harga yang terjadi secara rata-rata tidak mampu melewati garis MA 10 (garis merah). Umumnya harga bergerak di bawah garis MA 10 dan paling kuat hanya menyentuhnya saja. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa ada 3 bulan di mana harga mampu melewati garis MA 10. Namun ke 3 bulan harga ini pun tidak mampu bergerak menembus di garis MA 20 (garis hijau).

Untuk volume transaksi, dalam setahun jumlah transaksi FREN mengalami peningkatan. Peningkatan ini terjadi dikarenakan isu yang “dilemparkan” ke pasar (seperti isu merger) dan gerakan teknikal dari gelombang trend yang ada pada alat analisis teknikal.

Penutup

1. Saham FREN 2020 adalah Saham lepasan investor (alias dijual) dengan kecenderungan harga ditekan ke bawah.

2. Dengan melihat gejala yang timbul seperti di atas, yaitu:

  • Celah garis MA10 dan garis MA20 yang masih lebar,
  • Garis MA10 masih berada di bawah garis MA20
  • Gejala Candlestick yang (rata-rata) bergerak dibawah garis MA10, 
  • Garis MACD dan garis signal MACD yang masih bergerak lurus turun di bawah garis 0 (zona minus)

Dapat disimpulkan, Saham FREN Januari 2021, diprediksi masih tetap downtrend.

3. Kalaupun ada terjadi peningkatan harga, sifatnya sementara dengan kekuatan yang lemah.

4. Perkiraan range harga yang terjadi di Januari 2021 adalah 50 – 107.

Akhir kata, penulis mengingatkan kembali, bahwa tulisan di atas ini hanyalah sebuah analisa teknikal yang didasarkan pada informasi yang disajikan pada sebuah grafik saja, sedangkan pada realitasnya harga saham sangat dipengaruhi banyak faktor. Jadi Keputusan yang tepat tetap ada di tangan Anda. Terima kasih.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Paulus Hary

   

Subscribe
Notify of
1 Comment
Oldest
Newest
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap