Rumah Bukanlah Tempat Paling Nyaman

Rumah Bukanlah Tempat Paling Nyaman 1

kukira rumah tempat berteduh paling nyaman ternyata tidak, ketika kita lagi banyak masalah, kita pasti mencari rumah untuk membuat diri kita menjadi lebih baik ternyata bukan lah rumah kita sendiri sebagai tempat kita bersandar. saya dan beberapa teman saya yang sering saya jumpai dan kami sering berbincang-bincang tentang keluh kesah kehidupan dikeluarga kami, ternyata permasalahannya hampir sama yaitu tidak merasa nyaman dirumah sendiri, kenapa ? iya karena ketika kita pulang dengan segudang masalah yang kita dapat dari luar rumah, orang rumah bukannya meringankan pikiran kita tapi malah membuat menjadi menumpuk masalah tersebut.

Pulang kerumah bukan kebahagian yang kita dapat tapi kesedihan yang bertambah, apalagi untuk keluarga broken home 🙁 , banyak hal yang sering menyakiti perasaan apabila kita berada dirumah, entah orang tua yang hanya tahu nya kita bersenang-senang tapi tidak mau tahu keadaan kita sesungguhnya itu hal yang sangat menyedihkan, bahkan terkadang yang membuat kita depresi itu ya perilaku orang rumah yang se enaknya tanpa memikirkan perasaan kita. berbicara kasar tanpa berpikir dahulu, membentak tanpa tahu keadaan seseorang, i hate this situation……..

Banyak sekalali orang atau anak-anak mereka yang berpikir “andai saya punya banyak uang mungkin saya sudah bisa berpergian kemanapun  yang saya mau”, atau “saya pergi saja dari dunia ini supaya tidak lagi ada beban keluarga” karena yang sering menyakiti diri kita itu bukan orang lain tapi orang terdekat kita sendiri, jadi yang keluarga nya selalu bahagia banyak-banyak bersyukur yaa, karena banyak sekali diluar sana orang yang ingin merasakan kebahagian di keluarganya :). 

Hanya diri sendiri yang dapat mengerti kita bukan orang lain ataupun orang terdekat kita, karena kita sering kali dikecewakan oleh keadaan, kita yang telah melakukan kebaikan tetapi belum tentu kita menerima sebaliknya, sering kali kita disakiti dan dikecewakan oleh keadaan, terkadang kita butuh tempat berteduh untuk meringankan rasa kecewa kita, tapi terkadang bukan rumah lah yang tepat untuk dijadikan tempat berteduh, rumah hanya bisa kita jadikan tempat singgah ketika kita lagi bahagia dan berjaya bukan ketika kita lagi terpuruk, karena sifat manusia yang tidak ingin memperhatikan keadaan orang lain tetapi selalu ingin diperhatikan orang lain.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rada Safa