Saham FREN di Penghujung Tahun 2020, Apakah Masih Friendly?


Saham FREN di Penghujung Tahun 2020, Apakah Masih Friendly? 1

Bagaimana perkiraan (jangka pendek) gerak saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) di penutupan akhir tahun ini ?

Gambar 1. Grafik Harian (Daily Chart) Saham FREN.
Gambar 1. Grafik Harian (Daily Chart) Saham FREN.

Gambar 1 bagian A dapat kita lihat, per tanggal 15 Desember lalu, harga saham mulai tertekan turun. Gerakan harga rata-rata 5 hari  (MA5, garis merah) menunjukkan pembelokan arah garis secara tajam menuju ke arah bawah dan memotong gerakan harga rata-rata 10 hari (MA10, garis biru). Pada akhirnya gerakan kedua garis ini mulai turun mendekati garis pergerakan harga rata-rata 20 hari (MA20, garis hijau) dan bahkan sudah sedikit melakukan persinggungan oleh garis MA5.

Indikator MACD pada gambar 1 bagian B, per tanggal 10 Desember, harga FREN dikonfirmasi bullish. Hal ini ditandai dengan garis MACD (biru) yang memotong garis tengah (garis 0) dan masuk ke area positif. Namun sejak tanggal 15 Desember, garis ini secara perlahan-lahan bergerak turun dan mendekati garis 0. Sisi lain yang perlu kita perhatikan adalah timbulnya 2 sinyal penting walaupun sifatnya lemah. Yang pertama, telah terjadi deadcross line (walaupun masih di area positif) dan yang kedua adalah terbentuknya batangan histogram (tipis) di area negatif atau di bawah garis 0. Ini mengartikan bahwa walaupun harga saat ini masih dikonfirmasi bullish, namun memiliki potensi untuk terus turun.

Indikator Stochastic pada gambar 1 bagian C, menunjukkan pasar melakukan pelepasan saham. Atau pengertiannya yang lain adalah pasar lebih menghendaki penjualan sahamnya daripada mengkoleksi (pembelian) saham FREN. Tampak pada garis stochastic maupun garis signal (garis putus-putus) bergerak beriringan turun dengan landai melewati garis tengah atau garis nol.

Nah … sampailah kita pada pengertian akhir dari ketiga indikator di atas. Dengan melihat gejala yang timbul, sesungguhnya pasar sedang menghendaki pelepasan saham, oleh karena perilaku ini, harga saham mendapat tekanan untuk turun. Dan dengan kedua sinyal awal ini (yang dijelaskan di atas), harga saham berpotensi melanjutkan penurunannya hingga penutupan tahun 2020 ini.

Seperti biasa, penulis mengingatkan kembali, bahwa tulisan di atas ini hanyalah sebuah analisa yang didasarkan pada informasi yang disajikan pada grafik saja, sedangkan pada realitasnya harga saham sangat dipengaruhi banyak faktor. Jadi Keputusan yang tepat tetap ada di tangan Anda. Terima kasih.


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Paulus Hary

   

Subscribe
Notify of
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments