Sama-sama Menggunakan Bahan Benang Rajut, Ini Beda Knitting dan Merajut


Sama-sama Menggunakan Bahan Benang Rajut, Ini Beda Knitting dan Merajut 1

Merajut saat ini menjadi trend yang digemari semua kalangan. Hobi merajut ternyata berdampak positif bagi kesehatan fisik dan psikis. Bahkan merajut digunakan sebagai terapi beberapa penyakit. Kita dapat belajar merajut melalui workshop, dari buku maupun dari youtube. Modal utama dalam belajar merajut adalah ketekunan dan ketelatenan. Bukan hanya oleh nenek-nenek, kegiatan merajut saat ini banyak dikerjakan oleh remaja putri dan remaja putra.

Dalam dunia rajut dikenal dua istilah yaitu knitting dan merajut. Keduanya sama-sama menggunakan benang rajut sebagai bahan. Apa perbedaan antara knitting dan merajut? Kita simak yuk!

1. Dari arti kata

Merajut dalam Bahasa Inggris berarti  knitting. di Indonesia kegiatan yang saat ini banyak digemari disebut merajut, sedangkan sebenarnya alat dan teknik yang digunakan adalah crochet. Jadi ada pertukaran makna Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam menyebut kata merajut.  Crochet dalam Bahasa Inggris berarti merenda. Namun istilah crochet digunakan sebagai nama lain dari kegiatan merajut di Indonesia. 

2. Alat

Alat yang digunakan untuk merajut berbagai model hasil rajutan sama, yaitu berbentuk panjang dengan bagian ujung terdapat pengait untuk menarik benang. Alat ini disebut dengan hookpen atau hakpen. Terdapat beberapa ukuran hookpen, tergantung ukuran benang yang dirajut.

Sedangkan knitting dikerjakan dengan alat yang disebut knitting needle. Alat ini berupa jarum dengan ujung runcing. Dalam proses knitting jumlah jarum yang digunakan minimal dua buah, tergantung bentuk rajutan yang akan dibuat. Setiap  bentuk rajut juga mengggunakan alat yang berbeda. Misalnya untuk membuat bentuk lurus menggunakan SPN atau single pointed neddle. Sedang untuk membuat produk melingkar dengan ukuran kecil seperti kaos kaki dan topi menggunakan DPN atai double pointed needle. Untuk membuat produk melingkar berukuran besar seperti sweater dan kaos menggunakan CPN atau circular pointed needle.

3. Hasil rajutan

Untuk produk wearable atau produk pakaian lebih bagus dengan knitting karena produk yang dihasilkan lebih lembut dengan helaian benang yang lebih rapat. Sedangkan pada proses merajut atau crochee hasil rajutan kurang rapat dan ada bagian yang berlubang

4. Istilah yang digunakan

Dalam merajut atau crochet simpul-simpul yang dibuat dikenal dengan istilah sc atau single crochet, DP atau double crochet, HDC atau half double crochet, chain atau rantai. Sedangkan dalam knitting dikenal istilah-istilah  knit (K), purl (P) K2tog dan lainnya

5. Simbol dalam penulisan rumus

Simbol dalam penulisan rumus merajut berbentuk bulatan, silang dan tanda plus, sedangkan pada knitting berupa garis lurus.

Antara knitting maupun crochet sama-sama memerlukan kesabaran dalam proses pembuatan. Mana yang lebih baik? Sama saja. Tergantung selera. Produk yang dibuat dengan teknik knitting biasanya berupa pakaian, sedang produk yang dibuat dengan teknik crochet biasanya berupa tas, dompet dan tamplak meja.  


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Isnaini

   

Mantan bankir, ibu rumah tangga yang mempunyai hobi menulis dan merajut. Menulis merupakan cara untuk menambah teman, ilmu dan wawasan.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap