Sang Ksatria Gundam yang Hebohkan Dunia Maya


Sang Ksatria Gundam yang Hebohkan Dunia Maya

Halo teman-teman berjumpa lagi dengan saya. Saat ini penggunaan media sosial sudah sangat meluas. Bahkan orang-orang tua pun sudah banyak yang gaul.

Bersamaan dengan itu maka penyebaran informasi pun juga semakin mudah dan cepat.

Orang di Jawa bisa dengan mudah mendapat info dari Papua bahkan dari luar negeri. Namun, info yang menyebar ini belum tentu benar dan banyak sekali yang sifatnya hoax.

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti salah satu berita di Facebook. Di situ terdapat akun yang bercerita bahwa mainan miliknya diambil oleh keponakannya.

Kemudian, saat ia meminta tentenya mengembalikan mainan tersebut tantenya menolak. Tantenya menganggap kalau harga mainan tersebut murah.

Saya cukup paham jika mainan sejenis itu harganya tidaklah murah, bisa ratusan ribu bahkan jutaan.

Mungkin sampai sini ceritanya terdengar sangat menyedihkan dan membuat pembacanya kesal pada tante si pemilik akun.

Nah, beberapa jam setelah cerita tersebut terdapat akun lain yang membagikan bukti-bukti bahwa akun tersebut menyampaikan cerita bohong.

Tentu saja orang-orang yang awalnya menaruh simpati pada si pemilik akun menjadi kesal karena ditipu.

Namun, saya pun tidak bisa memastikan apakah bukti-bukti kebohongan tersebut memang benar. Jadi, kalau kalian penasaran silahkan saja search beritanya dan simpulkan sendiri.

Cukup menyenangkan sebenarnya melihat atau membaca cerita-cerita hoax ini atau yang biasa disebut sebagai “dongeng”.

Saya sendiri termasuk orang yang santai saja saat tahu jika suatu berita atau kabar hanyalah hoax dan lebih menganggapnya sebagai sebuah joke.

Namun, yang mengkhawatirkan adalah mereka yang percaya dengan sebuah berita yang belum pasti kebenarannya dan langsung membagikannya kepada teman-temannya. 

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk terhindar dari hal seperti itu adalah dengan membaca dulu berita atau informasi yang baru kalian dapat.

Jika terasa tidak masuk akal maka sebaiknya jangan di-share dan cukup kalian simpan sendiri saja. Setidaknya biarkan berita-berita yang berpotensi hoax itu berhenti di kalian jangan sampai tersebar ke orang lain.

Baca Juga

Exit mobile version