Sastra Cyber: Alternative Universe


Sastra Cyber: Alternative Universe

Karya sastra sebagai produk kebudayaan dari masa ke masa telah melewati berbagai macam bentuk karya sastra mulai dari sastra lisan, sastra tulisan, sastra cetak, dan seiring perkembangan zaman muncul istilah sastra cyber.

Ratna (2007) mengatakan jika esensi dasar komunikasi dalam suatu karya sastra mencakup interaksi sosial, aktivitas bahasa, dan mekanisme teknologi.

Istilah sastra cyber mulai dikenal dan berkembang di Indonesia pada akhir tahun 1990-an, ditandai dengan munculnya buku antologi puisi cyber.

Sastra cyber banyak dijumpai di situs, forum, blog, dan berkembang melalui jejaring sosial.

Saat ini, bahkan sudah ada berbagai macam aplikasi yang menunjang kemudahan untuk menulis sastra cyber.

Sekitar tahun 2010-an, aplikasi bernama Wattpad mulai melihatkan popularitasnya di Indonesia.

Dibuktikan dengan munculnya sastra cyber berbentuk prosa yang sudah dibaca jutaan orang, dan akhirnya terbit menjadi buku fisik.

Tentunya perkembangan sastra cyber masih terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi dan kreatifitas pengarang.

Alternative universe adalah istilah yang dipopulerkan oleh penggemar idola untuk menyebut sebuah genre dalam fanfiction.

Arti dari alternative universe adalah dunia alternatif, di mana para penggemar membuat cerita tentang idola mereka dengan latar di dunia alternatif yang mereka ciptakan sendiri.

Istilah alternative universe mulai mengalami pergeseran makna ketika sastra cyber dengan sebutan alternative universe muncul di platform Twitter.

Sastra cyber tersebut berbentuk prosa yang dikreasikan oleh pengarang dengan memanfaatkan fitur bertukar pesan untuk menggantikan narasi dialog pada prosa.

Pada akhir tahun 2010-an, alternative universe mulai mencapai popularitasnya. Sama seperti Wattpad, alternative universe di platform Twitter membuktikan kepopulerannya dengan diterbitkannya sastra cyber tersebut menjadi sebuah buku fisik.

Bahkan, ada beberapa alternative universe yang diangkat menjadi sebuah web series atau film. Hal ini tentunya membuat kesuksesan alternative universe tidak bisa dianggap remeh.

Kemunculan sastra cyber memang penuh pro dan kontra. Banyak yang berspekulasi bahwa sastra cyber merupakan salah satu bentuk kemunduran pada sastra.

Namun, tidak bisa dipungkiri juga jika adanya sastra cyber ini justru memperluas akses sastra untuk lebih dikenal khalayak umum.

Selain itu, sastra cyber membantu menumbuhkan kreatifitas dalam berkarya.

Dapat disimpulkan jika keunggulan sastra cyber terhadap kesusastraan adalah sebagai media publikasi serta sarana berkreasi untuk melahirkan karya sastra dengan kreatifitas tanpa batas.

Adanya sastra cyber memberikan kesempatan bagi seluruh orang untuk menciptakan karyanya.

Dalam hal ini, semua orang bebas menulis dan mempublikasikan karya sastra di platform yang mereka pilih.

Terlebih, untuk platform seperti Wattpad dan media sosial tidak diperlukan semacam seleksi publikasi agar karya sastra diterbitkan.

Kemudahan ini tentunya memiliki sisi negatif dan positif. Kebahasaan karya sastra yang khas dan pebuh estetika akan berkurang karena banyaknya sastra cyber.

Kepopuleran sastra cyber membuat orang berlomba-lomba agar karyanya dikenal, tanpa memperhatikan kualitas sastra itu sendiri, khususnya pada alternative universe yang memang bisa dibuat oleh semua orang tanpa memandang umur dan pengalaman.

Kamunculan sastra cyber khususnya alternative universe memang membawa keunikannya tersendiri. Hal tersebut membuktikan jika keberadaan sastra cyber mampu menggali kreatifitas yang dimiliki pengaramg.

Namun, kemudahan akses untuk membuat dan mempublikasikan karya sastra kerap kali diragukan mutu dan kualitas karya sastra tersebut.