Sedang Mencari Metode Berbenah Yang Paling Efektif? Baca 2 Buku Ini Aja!

Sedang Mencari Metode Berbenah Yang Paling Efektif? Baca 2 Buku Ini Aja! 1

Siapa diantara kamu yang hatinya merasa senang kala melihat seisi rumah rapih tanpa barang berceceran dimana-mana? Rumah yang rapi memang menjadi idaman semua orang dan mampu membangkitkan semangat anggota keluarga untuk bisa melakukan aktivitas sehari-hari dalam rumah dengan nyaman. Apalagi di era pandemi seperti sekarang ini semua kegiatan lebih banyak dilakukan di dalam rumah dibanding di luar rumah, sehingga suasana rumah dan kebersihannya menjadi hal yang sangat penting bagi kelangsungan aktivitas sehari-hari.

Untuk para Ibu yang tidak memiliki ART, berbenah rumah tentu menjadi hal yang sangat banyak menyita waktu. Meskipun tidak semua peralatan harus di bersihkan setiap hari, tetapi tetap saja dalam sekali pengerja’an butuh waktu yang banyak. Sedangkan selain berbenah juga masih banyak pekerjaan lain yang harus dikerjakan. Belum lagi harus melihat kenyataan bahwa anggota keluarga juga belum bisa diajak kerjasama dalam hal beberes rumah, semakin repotlah peran ibu dalam berbenah peralatan rumah karena otomatis peralatan yang sudah dibereskan akan berantakan lagi dan lagi. Agar proses berbenah menjadi menyenangkan dan kerapihannya dapat bertahan lebih lama, ada baiknya kamu membaca 2 buku ini untuk dapat menemukan cara berbenah yang paling efektif untuk diterapkan dirumahmu. Apa saja bukunya? Ini dia.

1. The Life Changing Magic Of Tidying Up

Sedang Mencari Metode Berbenah Yang Paling Efektif? Baca 2 Buku Ini Aja! 3

Siapa yang tak kenal Marie Kondo, seorang konsultan berbenah rumah yang sangat terkenal sampai sekarang, bahkan buku ini menjadi buku best seller nomor satu di new york times dan telah terjual lebih dari 5 juta kopi di seluruh dunia. Buku ini pertama kali diterbitkan di Indonesia oleh Sunmark Publishing pada tahun 2011 dan pada tahun 2016 diterbitkan oleh Bentang Pustaka.

Terdapat 218 halaman dan 9 bagian yang akan menjelaskan bagaimana metode yang diusung Marie Kondo ini dapat diterapkan. 9 bagian  tersebut terbagi menjadi bagian pendahuluan, bagian kenapa kita tidak bisa menjaga kerapihab rumah?, bagian membuang sampai tuntas terlebih dahulu, bagian berbenah berdasarkan kategori ajaibnya bukan main, bagian mencerahkan hidup, bagian menyimpan, bagian mencerahkan hidup dengan menyimpan secara apik, bagian keajaiban berbenah mengubah hidup anda secara dramatis dan bagian penutup. Adapun beberapa kalimat yang dianggap penting akan ditulis dengan font yang sudah di bold sehingga memudahkan pembaca untuk mengingat.

Alur isi dari buku ini adalah cerita perjalanan Marie Kondo menemukan metode berbenah yang paling efektif dan pada akhirnya banyak client yang meminta Marie Kondo mendatangi rumah si client agar dapat mengatasi masalah berbenah yang terjadi pada rumah si client. 

Adapun kesimpulan dari buku ini adalah Marie Kondo ingin memberikan metode yang paling efektif untuk berbenah dengan tahapan membuang barang yang tidak terpakai berdasarkan kategori (membuang dalam hal ini bisa juga dimaknai dengan menyumbangkan barang-barang yang memang masih layak pakai) tahapan selanjutnya adalah penyimpanan secara apik berdasarkan kategori (cara melipat, menyusun, menggabungkan kategori satu dengan yang lain dan sebagainya).

2. Good Bye, Things Hidup Minimalis Ala Orang Jepang

Sedang Mencari Metode Berbenah Yang Paling Efektif? Baca 2 Buku Ini Aja! 4

Buku yang diterbitkan oleh Gramedia ini merupakan buku yang ditulis oleh Fumio Sasaki yang ingin berbagi perjalanan hidup minimalisnya. Dimulai dari tempat tinggal yang dirasa penuh dengan barang dan membuat Sasaki tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari, akhirnya sasaki memiliki ide untuk mengurangi barang-barang yang dimilikinya dengan cara membuang secara ekstrim sampai Sasaki benar-benar merasa bahwa tempat tinggal ia dipenuhi oleh barang penting yang dibutuhkan dan digunakan setiap hari. Dalam buku ini juga dijelaskan sebelum membuang barang secara ekstrim untuk mengetahui lebih dulu kiat-kiatnya supaya tidak ada perasaan sayang yang berlebihan pada barang yang akan dibuang.

Tidak banyak tips yang diberikan oleh Sasaki mengenai cara penyimpanan seperti yang ditulis oleh Marie Kondo. Tetapi yang menjadi nilai lebih dari buku ini adalah, mencontohkan para pembaca untuk lebih mengandalkan sistem digital dibanding sistem konvensional. Contohnya jika kamu merasa sayang untuk membuang surat-surat yang sudah kamu kumpulkan dari zaman dulu, kamu bisa memotretnya dan simpan dalam penyimpanan yang dapat diakses sampai nanti seperti menyimpan dalam google drive, clouds dan lain sebagainya. Sehingga rasa bahagia saat ingin melihat benda-benda yang menimbulkan kenangan bisa terobati dengan melihat lewat layar handphone atau laptop. Cara seperti ini juga bisa diterapkan pada barang-barang lain yang memang sudah tidak dibutuhkan tetapi tidak ingin di buang agar bisa dibuang secepatnya.

Selain itu Sasaki juga menegaskan bahwa dalam membeli sesuatu harus mempertimbangkan aspek kebutuhan vs keinginan serta jangan sampai membeli terlalu banyak barang yang kembar alias memiliki fungsi yang sama. Sasaki juga menuliskan banyak sekali manfaat yang dirasakan setelah membuang barang yang memang sudah tidak digunakan lagi dan membiarkan barang yang benar-benar penting tetap ada.

Dua buku tadi bisa kamu jadikan jembatan dalam mendapatkan metode yang paling efektif untuk berbenah dirumahmu. Selamat membaca dan mengaplikasikan!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.