Sejarah Klub Persija Jakarta disebut Macan Kemayoran


Sejarah Klub Persija Jakarta disebut Macan Kemayoran 1

Persija Jakarta klub sepak bola Indonesia merupakan klub yang berada di ibukota Indonesia, yang berada di Jakarta yang memiliki kepanjangan Persatuan Sepak bola Indonesia Jakarta. Macan Kemayoran didirikan oleh dua orang bernama Sorie dan Ali pada tahun 1928.

Klub sepak bola Persija sekarang di markas di Stadion Gelora Bung Karno Stadion kebanggaan Republik Indonesia. Persija ini memiliki sejarah panjang di kompetisi sepakbola Indonesia atau bernama PSSI dengan mengoleksi 11 kali gelar juara di kompetisi Liga Indonesia, serta beberapa memenangkan Copa Indonesia atau Piala Indonesia.

Klub Persija Jakarta
Klub Persija Jakarta

Persija sendiri merupakan klub besar di Indonesia yang dihuni oleh beberapa pemain-pemain bintang Indonesia dan juga pemain asing berkualitas di Asia. Selain itu Persija sendiri punya antusias dari para penonton atau pendukung dari klub Persija sendiri yang bernama The Jakmania yang selalu memadati Stadion ketika pertandingan Persija berlangsung dengan warna orange kebangaan Suporter The Jak Mania.

The Jak Mania
The Jak Mania

Rekor bagus saat laga Persija pada waktu pertandingan Persija waktu di AFC Cup pertandingan melawan Johor tahun 2018 merupakan rekor terbesar yang ada di Indonesia akan mengalahkan pertandingan laga Piala AFC yang lain, yaitu dengan Jumlah penonton 60.157 orang yang memadati Stadion Gelora utama Bung Karno Jakarta.

Pemain Persija Ismed Sofyan 
Pemain Persija Ismed Sofyan 

Selain antusias penonton besar, ada sosok legenda hidup Persija diantaranya bintang Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan dan beberapa pemain lain menjadi pemain legenda Persija paling lama yang berada di Macan Kemayoran telah mencatatkan rekor sebagai pemain produktif bagi persija maupun timnas indonesia sekaligus peran penting Persija sepanjang masa.

Macan Kemayoran
Macan Kemayoran

Sementara julukan Persija “Macan Kemayoran memiliki sejarah tersendiri, mengapa disebut Macan Kemayoran? Macan kemayoran sendiri memiliki sejarah bermula dari seorang pemuda bernama Murtado, yang jago beladiri dan mampu membasmi penjahat di kampungnya di Batavia, hingga Murtado dijuluki Macan Kemayoran, dan sejak itulah Persija dijuluki Macan kemayoran hingga saat ini, dengan mengingat sosok seorang Murtado yang tangguh.

Menurut kisahnya Murtado lahir pada 1869 sosok yang pemberani dalam mendukung rakyat dari semua hal kejahatan di tanah Betawi, maupun saat itu antek-antek Belanda. Karena sifatnya yang pemberani, dan keberaniannya saat membela rakyatnta dengan menolong warga yang mengalami korban kejahatan, hingga namanya terkenal se Jakarta.

Murtado tak pernah patah semangat dalam menolong rakyattnya, hingga membuat namanya tersohor di tanah Betawi, dan dia bena-benar sosok pahlawan hebat di tanah Jakarta.

Tak hanya itu saja, cerita sejarah berawal dari adanya binatang buas Harimau, yang berkeliaran namun saat itu bukan di Kemayoran, akan tetapi di Tanjung Priuk, harimau diburu oleh Belanda saat itu, karena cukup membahayakan. Maka itu sejarah Persija mengapa disebut macan kemayoranm ternyata memiliki sejarah tersendiri khususnya Persija di dunia sepak bola Indonesia.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Faizal Chandra

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap