Sekarang Zamanya Entrepreneur Akhirat

Sekarang Zamanya Entrepreneur Akhirat 1

Sudah banyak pengusaha sukses di dunia ini. Kesuksesan kali ini tidak memandang batasan usia, waktu, dan tempat. Kini semua usia dapat sukses merintis usahanya dalam alur kewirausahaan. Entrepreneur cilik telah bermunculan namanya. Mereka rata-rata sukses merintis usahanya melalui usaha dan kerja keras. Ada Nabilah rizky dan Almeyda Nayara yang sukses merambah dunia bisnis dagang. Namun, ada juga para pebisnis cilik yang dapat meraih kesuksesan ekonomi melalui konten kanal youtube. Mereka rata-rata menyanyi serta konten kreator. Seperti Aishwa dan Naisha yang berhasil meraih plakat bergengsi youtube. Banyaknya subscriber juga ikut mendongkrak views yang didapatkan. Adsense yang dihasilkan melalui jumlah viewer juga tidak sedikit jumlahnya. Bukan hanya Pundi-pundi rupiah dapat dihasilkan, akan tetapi kiat sukses atas kemandirian, keuletan, dan konstribusi kepada sesama merupakan sebuah pencapaian. Walaupun kita tidak bisa menampik fakta entrepreneur muda lainya yang berkiprah. Sebut saja youtuber Raditya Dika yang merupakan penulis juga komedian yang berhasil berkiprah di kanal youtube. Belum lagi para calon pewaris tahta kerajaan bisnis para konglomerat RI dengan rata-rata usia masih belia. Putri dari CEO Trans Mart Chairul Tanjung juga tengah merintis karir semaian ayahnya tersebut dengan serius.

Tidak mungkin dikatakan entrepreneur apabila tidak ada konstribusi bagi sesama. Banyak faktor tentunya yang melatarbelakangi konstribusi tersebut. Adanya tanggung jawab moral serta penambah daya gedor kesuksesan usaha mereka menjadi alasanya. Tidak ayal bisa kita saksikan banyak tempat usaha yang melaksanakan grand launching yang membuat acara dengan tajuk peduli dan berbagi. Bisa jadi berbagi dengan para dhuafa’ dan yatama. Hal tersebut tentunya harus juga didorong dengan ketulusan dan keikhlasan dalam berbagi untuk amal kebajikan yang akan dapat diambil manfaatnya di akhirat kelak.

Kewirausahaan akhirat menjadi tajuk yang disematkan pada entrepreneur jenis ini. Allah telah berfirman pada surat al hasyr ayat 59:

كَىْ لَا يَكُونَ دُولَةًۢ بَيْنَ ٱلْأَغْنِيَآءِ مِنكُمْ…

Artinya: “Supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu”.(QS. Al Hasyr : 59).

Hal itu tentu saja menjadi tugas bagi para entrepreneur sejati agar menjaga semuanya menjadi seimbang. Ironisnya, hal itu terkadang sudah dilupakan oleh para pengusaha ketika sampai pada titik puncak kesuksesan. Seakan lalai dengan masa perjuangan ’45 merintis usaha sedari nol. Banyak yang melupakan esensi dari entrepreneur akhirat dimana tetap mempertahankan alur komersial digabung dengan sosial menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Mental pengusaha jenis ini haruslah mandiri dan ulet serta rajin sedekah.

Mandiri berarti tidak menggantungkan segala sesuatu pada orang lain jikalau kita mampu. Keyword-nya adalah mampu. Fakta akan terbalik tentunya apabila kita tak mampu melaksanaan sebuah tugas tertentu. Efek dari mandiri tentu saja banyak memberikan hal positif daripada negatifnya. Sedari dini seorang anak diajarkan mandiri untuk menopang daya jelajah diri yang cekatan sekaligus kuat mentalitasnya. Mentalitas tentu akan terbentuk secara baik apabila didukung dengan sifat ulet. Maknanya adalah Kerja keras tanpa batas tapi efektif. Akurasi dari kerja keras bukan berarti kita menjadi pribadi yang kerja keras bebas berjalan menorobos ruang dan waktu apapun. Sebaliknya, ulet membutuhkan akurasi sasaran vital untuk merengsek maju ke depan dalam mencapai tujuan yang dicita-citakan tesebut.

Terkhir adalah Sedekah. Siri makna sedekah lebih tertuju pada dijauhkan dari marabahaya, jalbul rizqi, dan menghilangkan kemiskinan. Tiga hal krusial tadi menjadikan sedekah lebih bermakna oleh manuver para entrepreneur akhirat tersebut. Sudah bukan zamanya lagi entrepreneur hanya memikirkan sisi komersial bisnis usahanya tanpa dibarengi dengan mentalitas bersedekah yang baik. Multiplier effect yang akan terjadi justru membuat iklim bisnisnya akan semakin besar. Logic pemikiranya ada pada broadcasting serta self promotion. Sedangkan balasan kebaikan di akhirat kelak sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Robbuna akan diberikan rahmat untuk selamat dari pedihnya siksaan api neraka.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

ahmad afif