Senang membantu orang tapi justru merasa kewalahan? Ini Alasannya!


Senang membantu orang tapi justru merasa kewalahan? Ini Alasannya! 1

Membantu orang lain adalah bagian dari kehidupan yang perlu dilakukan oleh setiap manusia. Tolong menolong antar sesama adalah sikap baik yang dimiliki oleh sisi kemanusiaan setiap manusia. Menolong orang lain juga dilakukan dengan banyak cara seperti membantu secara materi, emosional, atau tindakan. Namun, pernahkah kamu membantu orang lain dan merasa lelah secara psikologis?.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa seseorang merasakan kelelahan psikologis.

Tidak memiliki cukup waktu untuk diri sendiri

Senang membantu orang tapi justru merasa kewalahan? Ini Alasannya! 3

Memedulikan dan membantu orang lain merupakan hal yang positif, namun hal ini dapat meenjadi penyebab kelelahan psikologismu jika kamu tidak memiliki waktu untuk memedulikan dan merawat diri sendiri. Seringkali orang yang mudah berempati dan merasa kasihan terhadap orang lain justru terjebak dalam dunia dan permasalahan orang yang dibantunya karena tidak mampu menolak/ berkata “tidak” sehingga orang tersebut justru berakhir menanggung masalah yang bukan milikinya.

Tidak Membuat Batasan

Senang membantu orang tapi justru merasa kewalahan? Ini Alasannya! 4

“Tidak semua masalah dapat kita selesaikan, apalagi jika masalah itu milik orang lain” Apakah kamu tipikal orang yang selalu membantu orang lain tanpa mampu menolak dan tidak memedulikan apakah masalah tersebut diluar kapasitasmu?. Jika iya, saatnya kamu membuat batasan. Tidak membuat batasan membuat seseorang menerima setiap beban yang diberikan kepadanya bahkan jika itu sebenarnya adalah beban orang lain. Menanggung beban diluar kapasitas diri hanya akan membuat seseorang merasa kewalahan dan lelah secara psikologis.

Emphaty Overload

Senang membantu orang tapi justru merasa kewalahan? Ini Alasannya! 5

Empati merupakan bagian dari kecerdasan emosional dan sosial. Seseorang yang memiliki empati yang tinggi dapat dikatakan memiliki kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi. Namun, menggunakan empati secara berlebihan dan terlibat terlalu dalam denga pengalaman orang lain justru dapat membuat seseorang merasa kelalahan bahkan depresi. Larut dalam permasalahan orang lain tanpa mengontrol empati pada akhirnya membuat seseorang kehilangan energi dan merasakan kelelahan psikologis dan fisik.

Berempati dan membantu orang lain merupakan hal yang mulia, namun jangan lupa untuk memberi waktu pada tubuh dan pikiran untuk beristirahat dan menikmati hari tanpa memikirkan permasalahan orang lain. Ingatlah bahwa kebahagiaan bukan hanya diperlukan orang lain, diri sendiri juga perlu untuk bahagia. Jangan lupa untuk membahagiakan dirimu sebesar keinginanmu memberi kebahagiaan pada orang lain.


Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

Riadhun Na'im

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments