Seperti Ini Cantik yang Sebenarnya

Seperti Ini Cantik yang Sebenarnya

Allahu al jamil wa yuhibbu al jamal. (Allah itu indah dan mencintai keindahan..)

Isyarat sederhana dari hadist Nabi Saw di atas, adalah kita dituntut untuk memelihara keindahan, kecantikan, ketampanan, kebersihan, kebeningan, kejernihan, dan semua sifat elok yang berhubungan dengan jasmaniah. Namun, untuk kali ini saya ingin sedikit bicara mengenai ‘indah’ yang ada dalam diri manusia, wabi al khusus yang melekat dalam diri kaum hawa.

rupawan nan menawan, tubuh seksi nan atletis, body aduhai nan bahenol, serta semat sekian eksotis dan kesempurnaan jasadi lainnya. Semua merupakan dambaan setiap . Tak jarang, jika sebagian merogok koceknya dalam-dalam demi untuk membeli kosmetic mahal bak artis Hollywood, busana mewah berharga jutaan hingga milliaran. Wawww, fantastis.. Tujuannya, tak lain dan tak bukan demi untuk mempertahankan kemolekan.

Baca juga  Mengenal Sosok Si Alpha Female

Lalu, itu apa?
Pokoknya, apapun yang dirasa atau dilihat menyejukkan jiwa itu . Kata lainnya, segala sesuatu yang nampak menyenangkan.
Oke. Jika begitu, itu relatif, dong?! Yess, benar itu! Kita ambil pendapat umum dulu. Sebab, tulisan ini konteksnya umum. Hemat kata, sesuai kacamata kita masing-masing. Jika yang berambut pirang itu menurut yang menyukainya, ya itulah . Atau yang berambut keriting itu , yang lurus, atau apalah. Jelasnya, itu tergantung persepsi kita masing-masing. Wess… titik!

Baca juga  KDRT Rawan Terjadi Selama Pandemi, Perempuan & Anak Harus Dilindungi

Namun, yang terpenting, itu karunia, pemberian yang perlu dijaga, dipelihara, agar jangan sampai yang bukan haknya menikmatinya. Jangan sampai kumbang liar menghisap madunya.
Ingat, setiap terlahir , karena lelaki tidak memilikinya. Kecantikan yang sempurna hanya dimiliki oleh yang jiwanya. Semuanya hanyalah sia-sia, jika dijual murah, tidak berbenteng ‘iman’ dan ‘takwa’.
Seperti kata ulama’, “Jamalu al-libas ‘ala su’i al-haiah ka al-dzubabi al-akhdhar ‘ala al-jayfah..” (busana yang cantik di atas amoral bagai lalat hijau hinggap di kotoran). Istilahnya, the real beauty itu cantik yang berstandar akhirat. Maksudnya, ia ekspresikan demi tujuan akhirat hingga kelak menjadi bidadari penghias surga.

Baca juga  Catat! 5 Alasan Perempuan Sangat Mampu Menjadi Atasan di Kantor

Adalah kecantikan yang terhormat, jika dikenakan oleh orang-orang yang bermartabat. Sebuah kemolekan yang luar biasa, manakala ada dalam diri orang-orang yang berakhlak mulia. Cantik hanyalah rangkaian tulang yang dibungkus gumpalan daging. Istimewanya, jika cantik itu dibalut dengan etika yang berstandar agama. Ibarat sebuah buku, tak hanya sampulnya yang menarik. Namun, juga isinya berbobot.Terakhir, sekali lagi, semua kaum hawa itu cantik. Semuanya. Karena lelaki tidak memilikinya. Lagian payah, kalau misal lelaki cantik. Hehe. Nah, untuk itu, jaga kemilau cantikmu!Wallahu A’lam…

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Holikin