Sering Memarahi anak? ini bahaya yang akan terjadi

Sering Memarahi anak? ini bahaya yang akan terjadi 1

Saat anak melakukan kesalahan, tanpa kita sadari terkadang langsung memarahi anak. Namun tahukah bunda ada dampak buruk yang akan anak alami?Pada saat masa pertumbuhan anak

Pada masa pertumbuhan anak akan lebih sering aktif melakukan berbagai hal, dan terkadang tingkah lakunya akan membuat bunda merasa jengkel hingga memarahinya, apalagi jika si kecil sulit untuk dinasihati dengan baik.

Tetapi meneraiki anak, memarahi, dan bahkan memaki bukanlah solusi yang tepat, melainkan akan menimbulkan trauma psikis yang embuat anak mengalami ganngguan kesehatan mental dan kangguan kecerdasan.

Apa saja sih dampak yang akan ditimbulkan jika bunda sering memarahi anak?ini  dia beberapa dampaknya :

1. Anak Menjadi Penakut dan Tidak Percaya Diri

Saat bunda memarahi atau bahkan meneriaki si kecil, mungkin ia akan terdiam. Namun apakah bunda tahu? saat si kecil terdiam itu merupakan respon ia sedang merasa takut dan terancam.

Hal tersebut malah bisa membuat si kecil memiliki sifat penakut iho bund. Terlalu sering dimarahi juga akan membuat si kecil tidak percaya diri, karena ia akan merasa apa yang dia lakukan selalu salah dimata bunda.

2. Perkembangan Otak Anak Terganggu

Saat bunda sering meneriaki si kecil maka bagian otak yang paling terganggu adalah bagian memproses bahasa dan suara. Hal tersebut dikarenakan otak lebih cepat menangkap peristiwa negatif dibandingkan peristiwa positif.Tak hanya itu saja, tetapi juga dapat membuat ukuran otak anak menjadi mengecil.

3. Menjadi Sosok Pemarah di Kemuadian Hari

Semakin sering anak dimarahi akan membuat anak memiliki pola pikir, bahwa marah atau memaki adalah hal biasa untuk menyelesaikan masalah. Tak hanya itu saja anak akan tumbuh menjadi seorang yang agresif.

4. Anak akan Mengalami Gangguan Mental dan Depresi

Memarahi anak membuat si kecil merasa takut, selain itu anak juga bisa meresa tidak berharga, kecewa, sedih, dan terluka hatinya. Hal itu akan berdampak buruk terhadap kesehatan mentalnya. Jika terjadi terus menerus, maka anak juga bisa mengalam depresi.

Ini dia bunda Tips agar tidak mudah memarahi anak :

  • Tarik napas yang dalam lalu hembuskan, samapai bunda merasa tenang.
  • Saat amarah bunda memuncak, sebaikkan sibukkan diri bunda dengan kegiatan yang menyenangkan bagi bunda. Hindari
  • Jangan lupa tanamkan pada pikiran bunda bahwa memarahi anak bukanlah solusi.
  • Beri tahu anak apa yang boleh ia lakukan dan apa yang tidak boleh ia lakukan, dengan bahasa yang mudah dipahami.
  • Jangan lupa untuk selalu menghargai kerja si kecil ya bunda.

Memberi anak hukuman kecil saat ia melakukan kesalahan juga perlu bunda, namun dalam batas yang wajar ya, dan juga jangan lupakan untuk memberi  hadiah saat anak melakukan perbuatan baik atau membuat prestasi.

Sekarang bunda sudah tau kan dampak dari  terlalu sering memarahi anak, sebenarnya memarahi anak sekali duakali adalah hal yang wajar apalagi saat anak susah untuk dinasihati secara baik.Tetapi meneriaki atau bahkan hingga memaki bukanlah solusinya bunda, tenangkan diri bunda dulu saat ingin memarahi anak, tarik napas dalam dalam lalu hembuskan. Agar bunda bisa mengendalikan emosi bunda

Semoga Membantu ya bunda 🙂

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

GG