Siapa yang Menciptakan PENSIL WARNA?

Siapa yang Menciptakan PENSIL WARNA? 1

Pastinya bukan saya. Ini zaman modern, semua serba ada, serba praktis, dan tentunya saya baru lahir ketika benda-benda apik seperti pensil warna sudah umum digunakan.

Nah! Tahukah kalian bagaimana sejarah pensil warna diciptakan? Atau pensil itu sendiri, bagaimana ia bisa ada? Siapa pula gerangan yang membuatnya? Apakah orang itu termasuk kaum gabut seperti kita hingga karena kegabutannya maka munculah ide kreatif karena otak terlalu lama dibuat nganggur? Oh tentu tidak.

Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest

Mungkin bagi kita sudah tidak asing dengan berbagai macam informasi yang tersaji di televisi atau media sosial, tentang gua-gua lama sewaktu diteliti justru ditemukan gambar-gambar di dindingnya. Saat diteliti rupanya gambar tersebut sudah tua sekali, bahkan lebih tua dari buyut-buyut Anda. Atau buyut-buyut peliharaan Anda.

Umumnya, masyarakat purba zaman dahulu menggambar atau menulis tentang perburuan dan masa pemerintahan raja. Dan kebanyakan digambar atau diukir menggunakan batu. Apakah ini bisa melatar belakangi penemuan pensil pertama? Hem, sayangnya saya bukan ahli sejarah. Itu hanya pembuka saja, ya agar kita tidak lupa jika masyarakat zaman dulu sudah canggih pada zamannya.

Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Prehistoric Art | Sumber gambar : pinterest
Prehistoric Art | Sumber gambar : pinterest

Eh nah btw, kalau untuk pensil sendiri seperti pensil-pensil pada umumnya yang ya, seperti yang sedang berada di atas meja Anda sekarang atau terselip di buku bahkan di telinga hingga di toko tetangga Anda, seperti itu lah bentuknya baik dari kayu atau yang sudah berubah dari berbagai macam bahan, apapun. Tahu ga sih, siapa yang menciptakan pensil untuk pertama kalinya. Dan pensil warna? Penasaran? Baca penjelasan yang sedikit berikut.

Dilansir dari kabar6.com, pensil berbentuk “modern” alias bercasing kayu itu untuk pertama kalinya ditemukan pada 1795 oleh Nicolas-Jacques Conte, seorang insinyur berkebangsaan Prancis.

Nicolas-Jacques Conte | Sumber gambar : pinterest
Nicolas-Jacques Conte | Sumber gambar : pinterest

Conte membuat pensilnya dengan campuran bahan grafit dan tanah liat. Pada mulanya, pensil dibuat dari bahan grafit yang mana tekstur, warna, dan bentuknya semacam arang.

Nah kalau untuk nenek moyang pertama ditemukannya pensil secara ori, belum ada yang memastikan. Karena pada 1560 saja, sudah diyakini pensil pernah ditemukan di benua Eropa. Namun jauh sebelumnya pula, suku Aztec (di sentral Meksiko) malah sudah terlebih dahulu menggunakan pensil dari bahan grafit untuk penanda.

Lantas bagaimana dengan pensil warna?

Dari taman kanak-kanak hingga dewasa kini, kita semua sudah mengenal pensil warna. Atau bahkan crayon.

Dilansir lagi dari htory.home.blog, ceritanya hampir sama dengan penjelasan pensil di atas bahwa pensil warna untuk permulaannya sendiri kapan ditemukan menjadi suatu hal yang belum pasti karena kurang terdokumentasi.

Tapi ya, selanjutnya pensil warna untuk awal kepopulerannya pada abad 19 masih digunakan sebagai “pemeriksaan dan penandai”.

Pada tahun 1834, Johann Sebastian Staedtler pemilik perusahaan Staedtler menemukan pensil warna pastel minyak. Lantas pensil warna mulai diproduksi untuk kebutuhan seni pada awal abad 20-an.

Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest

Nah, pensil warna untuk seni tersebut diciptakan pada tahun 1924 oleh Faber-Castell dan Caran d’Ache. Sedangkan pada tahun 1938 pensil warna dibuat oleh perusahaan Berol.

Serta Derwent, Progresso, Lyra Rembrandt, dan Blick Studio mulai memproduksi pensil warna pada akhir tahun 30-an dan di awal 40-an.

Okeh itu dia informasi terkait sejarah penemuan pensil warna para pembaca digstraksi yang budiman. Semoga bermanfaat ya. Sampai jumpa lagi 🙂

Referensi :

https://kabar6.com/ini-dia-penemu-pensil-pertama-di-dunia/

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Soreane Sore